Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Cara Mengatasi Muntah pada Anak [3 Poin Penting]

Cara Mengatasi Muntah pada Anak [3 Poin Penting]

Muntah pada anak memang sering terjadi dalam masa tumbuh kembangnya. Baik dikarenakan terlalu banyak makan, gangguan pencernaan atau mungkin efek samping dari obat, nyatanya muntah benar-benar dapat mengganggu aktivitas si Kecil. Mengatasi muntah pada anak sebenarnya tidak sulit, hanya saja memang memerlukan kesabaran dan kecermatan agar yang Mums lakukan dapat berefek baik untuk si Kecil.

Penanganan untuk muntah pada anak-anak wajarnya hanya dilakukan sekedarnya. Mengapa demikian? Karena muntah diakibatkan hal-hal di atas sebenarnya akan berhenti dengan sendirinya dalam kurun waktu 6 hingga 24 jam. Baru kemudian jika muntah masih terjadi Mums bisa membawanya ke dokter. Namun demikian tetap saja hal ini tidak boleh disepelekan agar tidak mengarah pada hal yang mengancam keselamatan si Kecil.

Muntah yang Disepelekan

Pada beberapa kasus dimana orang tua kurang memperhatikan muntah yang dialami anaknya, menyebabkan si Kecil menjadi dehidrasi dan harus mendapatkan penanganan lebih lanjut di dokter atau fasilitas kesehatan lain. Padahal hal ini bisa dengan mudah dicegah jika Mums secara telaten memberikan asupan cairan bertahap pada si Kecil.

Muntah terkadang juga menjadi pertanda bahwa ada infeksi bakteri atau gangguan pencernaan pada si Kecil. Maka dari itu, ada baiknya Mums juga mewaspadai resiko tersebut dan tetap menanganinya dengan sebaik mungkin. Selain agar si Kecil cepat pulih, juga agar muntah yang dialaminya tidak menjalar ke gangguan lain yang lebih parah.

Mengatasi Muntah pada Anak

Hal utama yang harus Mums lakukan untuk mengatasi muntah pada anak adalah dengan menjamin si Kecil mendapat cukup asupan cairan. Muntah menyebabkan tubuh si Kecil mengeluarkan banyak tenaga serta cairan, dan mungkin juga sumber nutrisi yang baru dikonsumsinya. Ini akan membuat tubuhnya lemas dan mengalami kekurangan cairan tubuh.

Ketika muntah terjadi, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengistirahatkan si Kecil dengan berbaring hingga ia merasa sedikit membaik. Pada 6 jam pertama setelah muntah, berikan si Kecil asupan cairan seperti jus buah yang tidak terlalu asam untuk menggantikan cairan tubuhnya yang hilang akibat muntah. Hal ini bisa dilakukan dengan interval waktu 15 hingga 20 menit sebanyak 1 hingga 2 sendok makan. Naikan jumlahnya secara perlahan dan bertahap.

Setelah melalui masa 6 jam tanpa mengalami muntah lagi, Mums bisa mulai memberikan makanan padat. Namun ingat, makanan padat yang diberikan sebaiknya memiliki tekstur halus dan mudah dicerna. Kondisi muntah menyebabkan organ pencernaannya mengalami gangguan dan konsumsi makanan terlalu keras dapat membuat organ pencernaan si Kecil bekerja lebih berat.

Berikan roti atau crackers, kentang tumbuk atau nasi lembut. Mums dapat menambahkan beberapa buah atau jus buah untuk membantu si Kecil membersihkan organ pencernaannya karena mengandung serat. Selain baik untuk pencernaan, konsumsi jus buah atau buah dapat memberikannya nutrisi yang mudah diserap tubuh.

Yang perlu diingat dari setiap proses tersebut adalah harus dilakukan secara bertahap dan sedikit demi sedikit. Organ pencernaan seperti lambung dan usus memerlukan masa ‘istirahat’ dan pemulihan setelah melakukan kontraksi mengeluarkan makanan. Jangan sampai niat baik Mums memberikan asupan makanan justru memberatkan kerja organ dalamnya dan menyebabkan gangguan pencernaan lain.

Penanganan Lebih Lanjut

Untuk muntah yang terjadi sesekali pada tempo 24 jam (untuk anak usia 1 hingga 3 tahun) mungkin Mums tidak perlu khawatir dan cukup melakukan langkah di atas. Jika si Kecil mengalami beberapa hal yang dituliskan di bawah ini, sebaiknya Mums segera menghubungi dokter karena dapat menjadi indikasi bahwa ia mengalami gangguan pencernaan atau infeksi bakteri yang cukup serius.

  • Muntah berulang dalam tempo 24 jam.
  • Muntah disertai dengan diare, gangguan neurologis atau pernafasan.
  • Si Kecil menjadi lemas atau menunjukkan tanda dehidrasi.
  • Si Kecil mengalami sakit perut.
  • Pada muntahan si Kecil berwarna kehijauan atau mengandung darah.

Ketika tanda tersebut muncul, sangat direkomendasikan untuk Mums membawa si Kecil ke dokter untuk mendapat penanganan medis lebih serius karena ditakutkan muntah yang dialaminya tidak lagi disebabkan oleh hal-hal ringan.

Mengatasi muntah pada anak sebenarnya tidak sulit, hanya memerlukan kecermatan sehingga Mums dapat melakukan hal yang tepat pada waktu yang tepat. Masa pemulihan juga terbilang berlangsung cukup cepat, sehingga Mums tak perlu khawatir ini akan mengganggu proses tumbuh kembang alami yang terjadi pada si Kecil.

Setelah mengetahui cara mengatasi muntah pada anak dan gejala si Kecil mengalami muntah yang lebih serius, diharapkan ada pemahaman baru yang Mums dapatkan. Tentu saja, hal ini tidak perlu terjadi jika Mums menerapkan pola hidup sehat dan memenuhi asupan nutrisi hariannya. Untuk membantu Mums memenuhi asupan nutrisi harian, Mums bisa memberikan Friso Gold 3. Dengan teknologi Locknutri, kualitas alami nutrisi akan terjaga dan lebih mudah diserap tubuh si Kecil. Ini akan membantu si Kecil agar kuat dari dalam dan tidak mudah mengalami gangguan pencernaan.

Selamat! Mums beruntung berkesempatan mendapatkan Free Sample dari Friso!

Daftar Sekarang