Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Cegah-Anak-Kekurangan-Gizi-Dengan-Susu-Bebas-Sukrosa

Cegah Anak Kekurangan Gizi Dengan Susu Bebas Sukrosa

Mums, si kecil menyukai camilan yang mengandung pemanis? Hati-hati, terlalu banyak mengonsumsi gula atau sukrosa bisa menyebabkan kekurangan gizi pada anak. Sukrosa merupakan nama lain dari gula yang bisa Mums temui di berbagai makanan dan minuman manis. Sukrosa termasuk gula yang terdiri dari gabungan antara fruktosa dan glukosa. Dibandingkan fruktosa dan glukosa, sukrosa lebih sering dimasukkan ke dalam berbagai makanan dan minuman sehari-hari. Mums perlu waspada karena pemberian sukrosa yang berlebihan bisa menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan, salah satunya kekurangan gizi pada anak.

Selain makanan, sukrosa juga sering terdapat dalam susu formula untuk anak-anak. Ini yang perlu Mums perhatikan lebih teliti. Sebab, susu yang tujuannya untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak, justru bisa menimbulkan dampak kekurangan gizi pada anak. Oleh karena itu, sebaiknya Mums memilih produk susu bebas sukrosa agar nutrisinya terjamin dan dapat mendukung tumbuh kembang anak dengan optimal. Ada banyak jenis susu bebas sukrosa yang bisa jadi pilihan Mums untuk mencegah kekurangan gizi, salah satunya adalah susu FRISO Gold 3 yang diproduksi dan dikemas langsung di Belanda dengan kandungan nutrisi alaminya yang masih terjaga. 

Tahukah Mums bahwa Belanda merupakan negara penghasil susu sapi terbaik dengan kualitas tinggi yang sudah diakui oleh dunia? Susu dari Belanda ini mengandung nutrisi alami dengan struktur lembut yang mudah dicerna oleh sistem pencernaan anak. Susu ini juga tanpa ada kandungan sukrosa dan pemanis buatan, sehingga membantu mendukung pertumbuhan anak.

Kenapa Susu Bebas Sukrosa Penting?

Kenapa Susu Bebas Sukrosa Penting?

Selain mencegah kekurangan gizi pada anak, susu tanpa kandungan sukrosa dan pemanis buatan juga dapat membantu mendukung pertumbuhan anak agar energi dan berat badannya seimbang. Untuk mengetahui pentingnya susu tanpa kandungan sukrosa untuk pertumbuhan anak, Mums perlu mengenal cara pembuatan susu bebas sukrosa hingga bisa dikonsumsi oleh si kecil. Susu bebas sukrosa dihasilkan oleh para peternak Belanda dengan menggunakan keahlian peternak dan perusahaan susu yang telah ada sejak 140 tahun silam dan dikombinasikan dengan ilmu pengetahuan terbaru, sehingga menghasilkan susu sapi berkualitas tinggi. Susu sapi ini telah didistribusikan ke berbagai negara demi mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. 

Kenapa Susu Bebas Sukrosa Penting?

Setiap sapi memiliki sensor sendiri di bagian lehernya yang berguna untuk memonitor kondisi kesehatan dan aktivitas yang dilakukan sapi-sapi tersebut. Sensor ini berperan dalam memantau kondisi fisik dan kebutuhan nutrisi sapi. Para peternak di Belanda percaya bahwa sapi yang dirawat dengan baik pasti akan menghasilkan susu yang berkualitas tinggi. 

Kenapa Susu Bebas Sukrosa Penting?

Susu bebas sukrosa dipilih banyak orang tua di berbagai negara untuk mendukung tumbuh kembang anak lebih ideal. Susu bebas sukrosa ini berperan dalam menyeimbangkan energi dan berat badan si kecil. 

Dampak Mengonsumsi Sukrosa Berlebihan

  • Meningkatkan risiko obesitas

    Fruktosa yang ada di dalam sukrosa cenderung akan ditumpuk menjadi lemak oleh tubuh. Lemak ini seharusnya menjadi cadangan energi yang dibutuhkan anak. Namun sayangnya, sukrosa atau gula yang terdapat dalam susu, makanan, dan minuman lain bisa berkali-kali lipat lebih banyak dibandingkan kebutuhan energi anak yang sebenarnya. Akhirnya, gula yang terlalu banyak masuk ke dalam tubuh ini hanya akan menjadi tumpukan lemak dan bisa meningkatkan risiko obesitas pada anak. Kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan saja lho, Mums. Pasalnya, obesitas bukan hanya mengganggu aktivitas harian anak, tetapi bisa menyebabkan penyakit kronis di kemudian hari, seperti penyakit jantung dan diabetes. 

  • Meningkatkan risiko kekurangan gizi

    Seperti yang sudah dijelaskan di awal, mengonsumsi sukrosa berlebihan bisa meningkatkan risiko kekurangan gizi pada anak. Sebab, asupan nutrisi lainnya jadi tidak terpenuhi karena si kecil terlalu banyak mengonsumsi makanan manis yang membuatnya ketagihan. Bila kebiasaan mengonsumsi sukrosa terus berlanjut, nutrisi lain tidak tercukupi dan tubuh si kecil bisa berisiko kekurangan gizi.

  • Menimbulkan kerusakan gigi

    Mums pasti sering mendengar bahwa makanan atau minuman manis bisa menyebabkan gigi anak berlubang. Ini terjadi karena sisa gula yang menempel di celah-celah gigi akan bercampur dengan bakteri mulut yang akan menggerogoti giginya. Jika Mums tidak membiasakan si kecil sikat gigi dan mengurangi makanan manis, maka giginya akan semakin rusak dan si kecil akan mengalami sakit gigi. 

    Tapi tenang Mums, mulai sekarang Mums bisa mengurangi sukrosa dengan mengonsumsi makanan yang mengandung gula alami agar kesehatan si kecil tetap terjaga. Selain mengurangi asupan sukrosa, ada beberapa hal yang bisa Mums lakukan untuk mencegah terjadinya kekurangan gizi pada anak.

Cara Mencegah Kekurangan Gizi pada Anak

Kebutuhan nutrisi anak sejak di dalam kandungan hingga dua tahun pertamanya merupakan periode krusial yang perlu Mums perhatikan. Sebab, periode ini menjadi salah satu faktor penentu kesehatan fisik dan mental anak di masa depan, serta bisa terhindar dari masalah kekurangan gizi. 

Meskipun hal ini penting, mengapa masih banyak anak yang kekurangan gizi? Ada beberapa faktor penyebab, antara lain kurangnya pengetahuan orang tua, kondisi ekonomi, kebersihan lingkungan yang buruk, mengidap penyakit tertentu, dan faktor lainnya. Supaya anak tumbuh sehat, kuat, dan pintar, Mums perlu melakukan pencegahan agar si kecil terhindar dari kekurangan gizi, seperti:

Penuhi Asupan Gizi Seimbang

Cara mencegah kekurangan gizi yang paling utama adalah memberikan makanan dengan gizi yang seimbang. Gizi seimbang yang baik untuk anak harus mengandung protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin, dan mineral, seperti:

  • Sumber protein: Susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan serta hasil olahan lainnya
  • Sumber karbohidrat: Nasi putih, nasi merah, kentang, ubi, jagung, dan hasil olahan lainnya
  • Sumber vitamin dan mineral: buah-buahan dan sayuran

Pola Hidup Sehat Aktif 

Selain memenuhi nutrisi dari dalam, si Kecil juga perlu menjalani pola hidup sehat aktif. Mums perlu membiasakan si kecil aktif melakukan kegiatan fisik yang menyehatkan. Kebiasaan ini bisa Mums terapkan sedini mungkin agar si kecil terbiasa melakukannya hingga ia dewasa. Dengan menjaga kesehatan dari dalam dan luar tubuh, si Kecil pun akan terhindar dari kekurangan gizi. 

Pantau Tumbuh Kembang Anak

Salah satu cara agar si kecil tidak kekurangan gizi adalah dengan memantau tumbuh kembangnya secara rutin. Dengan begitu, Mums bisa mengetahui apa saja nutrisi yang belum terpenuhi, seberapa aktif si kecil, dan bagaimana perkembangan kemampuannya hingga saat ini. Kebiasaan ini merupakan bentuk kasih sayang dan perhatian Mums terhadap si Kecil lho. 

Pilih Susu Bebas Sukrosa

Cara lain dalam mencegah kekurangan gizi pada anak adalah dengan memberikannya susu bebas sukrosa seperti FRISO Gold 3 yang mendukung tumbuh kembang anak lebih ideal. Susu FRISO Gold 3 dengan kemasan baru tetap hadir dengan nutrisi alami dan bebas sukrosa untuk membantu meningkatkan pertumbuhan anak agar energi dan berat badannya seimbang. FRISO Gold 3 juga diperkaya dengan kandungan prebiotik, vitamin, dan mineral lainnya yang baik untuk kesehatan, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil dan membantunya kuat dari dalam.

 

frisogold-3