Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Ciri Radang Usus pada si Kecil, Waspadai 2 Penyakit Ini

Ciri Radang Usus pada si Kecil, Waspadai 2 Penyakit Ini

Sakit perut menjadi keluhan paling sering pada saat si Kecil menginjak usia 1 hingga 3 tahun. Meski kebanyakan keluhan ini disebabkan oleh gangguan atau penyakit ringan, Mums tidak boleh menyepelekan keluhan yang disampaikan si Kecil. Bisa jadi si Kecil terkena radang usus, yang harus disikapi secara serius. Artikel ini kemudian akan membahas jenis penyakit, ciri radang usus pada balita, serta pencegahannya.
Radang usus merupakan salah satu gangguan di bagian pencernaan si Kecil yang membuat si Kecil merasa sangat tidak nyaman. Selain terasa sakit, hal ini juga akan sangat menghambat penyerapan nutrisi pada makanan yang dikonsumsi si Kecil. Selanjutnya, tentu akan berpengaruh pada pertumbuhan yang dialami oleh si Kecil.
Secara umum terdapat dua kategori penyakit yang menyerang bagian pencernaan pada si Kecil. Kedua kategori tersebut adalah Kolitis Ulseratif dan penyakit Crohn.

IBD pada Anak-Anak

Kedua jenis penyakit ini sendiri masuk dalam kelompok yang disebut Inflammatory Bowel Disease atau IBD, dalam istilah bahasa Indonesia dikenal sebagai radang usus. IBD sendiri secara umum akan menyebabkan bagian usus menjadi merah dan bengkak, serta mengalami peradangan kronis jangka panjang.

Kolitis Ulseratif

Penyakit ini menyerang bagian usus besar pada si Kecil. Tidak semua bagian ikut terdampak penyakit ini. Hanya pada bagian Mukosa saja, atau lapisan usus besar yang paling dalam, yang terdampak penyakit ini. Secara umum, penyakit ini akan menyebabkan bisul atau benjolan berisi air pada bagian yang terdampak.
Benjolan atau bisul ini, bila pecah, dapat menimbulkan rasa sakit pada perut si Kecil. Tak jarang hal ini juga akan berujung pada pendarahan pada organ pencernaannya.
Untuk gejalanya sendiri, bisa dilihat pada kondisi si Kecil yang mengalami diare berat, buang air besar lebih dari 10 kali setiap harinya, serta rasa sakit yang teramat ketika ada dorongan untuk buang air besar. Rasa sakit yang parah ini biasanya akan berkurang setelah si Kecil buang air besar. Ketika si Kecil mengalami gejala ini, sangat disarankan untuk segera membawanya ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Crohn

Jika dibandingkan, penyakit Crohn sendiri memiliki indikasi yang lebih ringan daripada penyakit Kolitis Ulseratif. Gejala umumnya adalah nyeri perut dan diare berkepanjangan, serta penurunan berat badan yang cukup drastis. Dalam jangka panjang, penyakit ini akan menyebabkan gangguan pada pertumbuhan si Kecil, dimana tinggi dan berat badannya akan berada di bawah rata-rata teman seusianya.
Dilihat dari segi fisik, Crohn sendiri akan nampak pada bagian anus atau pantat si Kecil. Hal ini bisa diidentifikasi dengan adanya skin tag atau lipatan kulit ekstra yang bisa meradang. Ketika buang air besar, si Kecil akan merasakan sakit karena jaringan kulit tersebut tergesek oleh feses yang keluar. Skin tag juga dalam jangka panjang akan bernanah, sehingga memperparah keadaan.

Pencegahan

Sampai saat ini, kedua penyakit tersebut belum teridentifikasi penyebabnya sehingga pencegahan yang dilakukan adalah penerapan pola hidup sehat dan makanan yang bergizi. Hampir seluruh penyakit yang menjangkiti si Kecil akan mulai masuk, ketika daya tahan tubuh si Kecil sedang tidak prima. Ini mengapa, memberikan makanan bernutrisi dan menerapkan pola hidup sehat menjadi penting.
Pola hidup sehat serta makanan bernutrisi akan meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil, sehingga tidak mudah terserang penyakit dalam bentuk apapun. Tentu saja, hal ini juga terkait dengan kesehatan pencernaan si Kecil yang jadi instrumen utama penyerapan nutrisi ke dalam tubuh. Dalam kehidupan sehari-hari, Mums harus senantiasa memastikan nutrisi yang diperlukan si Kecil terpenuhi.
Nutrisi yang cukup akan menjadi bahan utama terbentuknya daya tahan tubuh. Buah, sayur serta jenis makanan lainnya bisa dipilih guna mendukung keterpenuhan nutrisi si Kecil.
Selain itu pola hidup sehat juga harus jadi perhatian. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan misalnya, aktivitas fisik yang teratur, serta aktivitas di luar ruangan dan program imunisasi. Jika setiap hal tersebut dilakukan, idealnya si Kecil akan memiliki daya tahan tubuh yang baik.

Dari kedua penyakit yang disebutkan di atas, ciri radang usus yang muncul secara umum tidak jauh berbeda. Diare, demam, nyeri pada bagian perut dan anus, keluarnya darah pada saat BAB serta berkurangnya nafsu makan dan penurunan berat badan jadi ciri utama. Ketika si Kecil mengalami gejala ini, Mums sebaiknya segera menghubungi dokter kepercayaan.

Setelah mengetahui ciri radang usus di atas, Mums bisa mulai cermat dalam memperhatikan keluhan si Kecil terkait rasa tidak nyaman di perutnya. Jangan lupa untuk tetap memberikan nutrisi yang diperlukan tubuh si Kecil, dengan memberikan Friso Gold 3. Dengan metode Single Process atau yang bisa disebut teknologi Locknutri, susu Friso Gold 3 tetap terjaga nutrisi alami-nya dan tidak rusak karena pemanasan berlebih, sehingga mudah diserap oleh tubuh si Kecil.

Untuk pertanyaan lebih lanjut mengenai nutrisi si Kecil, Mums juga bisa berkonsultasi dengan Ahli Nutrisi Alami Friso (ANA) pada situs resmi Friso secara langsung melalui fitur live chat.

Selamat! Mums beruntung berkesempatan mendapatkan Free Sample dari Friso!

Daftar Sekarang