Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Hati-hati, Ini Dampak Kekurangan Vitamin A pada Anak

Hati-hati, Ini Dampak Kekurangan Vitamin A pada Anak

Kekurangan vitamin A ternyata dapat menghambat pertumbuhan anak hingga jangka panjang. Yuk, ketahui cara mengatasinya di sini

Vitamin A merupakan salah satu nutrisi yang dapat menjaga kesehatan mata dan membantu perbaikan sel-sel dalam tubuh. Jika tubuh anak kekurangan vitamin A, maka akan terjadi beragam masalah kesehatan, mulai dari gangguan penglihatan, kulit kering, hingga risiko munculnya gangguan pertumbuhan. Perlu Mums ketahui bahwa kekurangan vitamin A tak hanya terjadi pada ibu hamil saja, tetapi bayi dan anak yang berusia di bawah 5 tahun pun rentan mengalami kekurangan vitamin A. 

Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2019 dari Kementerian Kesehatan RI, anak-anak yang berusia 1-3 tahun dianjurkan untuk mendapat asupan vitamin A harian sebanyak 400 RE. Jumlah asupan vitamin A ini bisa didapatkan dari makanan yang mengandung vitamin A maupun suplemen.

Akan tetapi, untuk pemberian suplemen vitamin A pada anak sebaiknya diberikan setelah ada dengan anjuran dari dokter. Sebab, setiap anak memiliki kondisi kesehatan yang berbeda, sehingga perlu suplemen dengan dosis yang tepat dari dokter.

Namun, apabila kondisi kesehatan anak masih terbilang normal dan tanpa ada keluhan medis tertentu, Mums bisa memberikan asupan vitamin A dalam bentuk makanan. Sebelum mengetahui apa saja makanan yang dapat mencegah kekurangan vitamin A, kita simak dulu dampak dari defisiensi atau kekurangan vitamin A pada anak, yuk! 

Dampak Kekurangan Vitamin A pada Anak

Berikut adalah beberapa dampak kekurangan vitamin A yang umum dialami oleh anak-anak, antara lain:

  1. Kesehatan mata terganggu

    Salah satu masalah kesehatan yang diakibatkan oleh kekurangan vitamin A adalah kesehatan mata terganggu. Perlu Mums ketahui bahwa anak-anak yang mengalami kondisi ini tidak akan langsung menunjukkan gejala berupa mata kering. 

    Artinya, gangguan penglihatan pada anak akan muncul dalam jangka panjang akibat kekurangan vitamin A dalam jumlah yang besar dan/atau jangka waktu yang lama. Maka dari itu, agar si Kecil terhindar dari masalah kesehatan mata di kemudian hari, sebaiknya Mums mencukupi kebutuhan vitamin A hariannya secara tepat.

  2. Mudah terserang infeksi

    Kekurangan vitamin A juga dapat menyebabkan anak-anak lebih mudah terserang infeksi. Ini karena vitamin A berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuhnya. Beberapa masalah yang muncul akibat kekurangan vitamin A di antaranya campak, diare, Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA), hingga pneumonia. 

  3. Gangguan pertumbuhan

    Seperti yang Mums ketahui, anak-anak membutuhkan nutrisi yang lengkap untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Nah, salah satu nutrisi yang harus tercukupi adalah vitamin A. Kekurangan vitamin A dalam jangka panjang dapat menghambat pertumbuhan anak sehingga tubuhnya bisa jadi di bawah rata-rata anak seusianya. 

  4. Kulit kering

    Kekurangan vitamin A juga berisiko menyebabkan masalah pada kulit, terutama kulit kering dan penyakit eksim. Hal tersebut terjadi karena vitamin A merupakan salah satu nutrisi penting yang ikut berperan dalam membantu membangun dan memperbaiki sel-sel kulit. 

Baca juga: 8 Penyakit pada Sistem Pencernaan yang Perlu Diwaspadai

Rekomendasi Makanan untuk Mencegah Kekurangan Vitamin A

Untuk membantu mencegah kekurangan vitamin A pada anak, Mums bisa memberikan beberapa jenis makanan yang kaya akan vitamin A secara alami, di antaranya: 

  1. Susu

    Untuk membantu mencegah kekurangan vitamin A, Mums juga dapat memberikan anak susu yang kaya nutrisi. Selain mengandung vitamin A, susu merupakan sumber protein hewani berkualitas yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan mata, membantu meningkatkan kecerdasan, memperkuat kesehatan tulang, dan lain sebagainya.

    Nah, kandungan vitamin A juga bisa Mums dapatkan dalam Susu FRISO Gold 3 yang kaya akan nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. 

    Susu FRISO Gold 3 diperkaya pula dengan kandungan prebiotik, probiotik, nukleotida, vitamin, dan mineral, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil agar membantunya kuat dari dalam.

  2. Hati sapi

    Salah satu makanan bersumber hewani yang kaya akan vitamin A adalah hati sapi. Di dalam 100 gram hati sapi setidaknya mengandung vitamin A sebanyak 14 mcg. Hati sapi juga mengandung nutrisi lain, seperti protein, vitamin B kompleks, zat besi, zinc, kalsium, kalium, fosfor, dan lainnya. Manfaat hati sapi pun cukup beragam, salah satu yang paling utama yang dapat mengurangi risiko anemia dan membantu menjaga kesehatan kulit. 

  3. Wortel

    Untuk mencegah kekurangan vitamin A, sebaiknya Mums memberikan si Kecil wortel sebagai salah satu sayuran yang tinggi vitamin A. dalam 100 gram wortel setidaknya mengandung vitamin A sekira 7,1 mg. Selain itu, di dalam sayuran ini juga mengandung protein, karbohidrat, serat, vitamin B6, vitamin C, vitamin B7, vitamin K, kalium, senyawa tumbuhan, dan lain sebagainya. 

    Dari beragam nutrisi tersebut, tak heran jika wortel bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan mata, meningkatkan sistem imun, melancarkan saluran pencernaan, membantu memperlancar sirkulasi darah, serta mengurangi risiko penyakit jantung. 

  4. Labu kuning

    Labu kuning juga termasuk makanan yang dapat mencegah kekurangan vitamin A pada anak. Menurut U.S. Department of Agriculture, dalam 100 gram labu kuning mengandung vitamin A sekira 900 mcg.

    Selain vitamin, A labu kuning termasuk buah yang memiliki beragam manfaat berkat kandungan nutrisi di dalamnya, mulai dari protein, karbohidrat, lemak, serat, vitamin C, kalsium, magnesium, kalium, zinc, hingga zat besi. Labu kuning baik untuk melancarkan saluran pencernaan, menjaga kesehatan mata, membantu meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjaga kesehatan jantung.

  5. Ubi jalar

    Makanan untuk mencegah kekurangan vitamin A yang lainnya yaitu ubi jalar karena di dalamnya mengandung vitamin A yang cukup tinggi. Dalam 100 gram ubi jalar terdapat vitamin A sekira 860 mcg. 

    Maka dari itu, ubi jalar bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan mata, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan saluran pencernaan, dan lainnya. 

  6. Bayam

    Selain dapat meningkatkan kesehatan mata, bayam juga memiliki manfaat lain yang tak kalah penting, di antaranya melancarkan saluran pencernaan, menangkal radikal bebas, membantu meningkatkan daya tahan tubuh, dan membantu memelihara kesehatan tulang. Bayam menjadi sayuran yang dapat mencegah kekurangan vitamin A karena dengan mengonsumsi 1 cup bayam atau setara 30 gram, si Kecil telah mendapatkan kebutuhan vitamin A hingga 56% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian. 

  7. Ikan

    Sudah jadi rahasia umum bahwa ikan merupakan makanan kaya akan nutrisi alami untuk tumbuh kembang si Kecil. Selain dapat meningkatkan kecerdasan dan daya ingat, ikan juga termasuk makanan laut yang kaya dapat meningkatkan kesehatan mata anak lho, Mums. Dalam 100 gram ikan setidaknya dapat memenuhi kecukupan vitamin A sekira 10% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian untuk mencegah kekurangan vitamin A. Selain itu, ikan juga mengandung nutrisi lain, seperti protein, asam lemak omega 3, vitamin D, vitamin B12, zat besi, yodium, dan lainnya. 

  8. Jeruk

    Jeruk termasuk buah yang membantu mencegah kekurangan vitamin A. Ini karena di dalam setiap 100 gram jeruk mengandung vitamin A yang mampu mencukupi sekira 5% kebutuhan vitamin A harian sesuai AKG. 

    Tak hanya penting untuk melancarkan saluran pencernaan dan membantu meningkatkan kesehatan mata, jeruk juga bermanfaat untuk mencegah risiko anemia, mencegah dehidrasi, dan membantu meningkatkan sistem imun tubuh. 

Perlu Mums ketahui, jika ingin mengolah makanan-makanan di atas, pastikan cara pengolahannya tepat ya. Hindari memasak dan memanaskan makanan lebih dari satu kali sehingga nutrisi alami di dalamnya tidak rusak, agar saluran pencernaan si Kecil lebih mudah mencerna makanan tersebut. 

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang