Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Informasi-Penting-untuk-Ibu-Menyusui-Memperlancar-ASI-hingga-Cara-Mengatasi-ASI-Tersumbat

Informasi Penting Ibu Menyusui: Cara Atasi ASI Tersumbat

Memberi segala yang terbaik untuk kembang bayi tentunya menjadi keinginan bagi setiap orang tua. Salah satu cara yang dilakukan oleh Mums adalah pemberian ASI. Sebab dari itu, ibu menyusui perlu menjaga produksi ASI yang diberikan kepada bayi.

Momen menyusui bagi tak hanya membuat ikatan antara Mums dan anak semakin erat, ibu menyusui juga bisa mendapatkan manfaat kesehatan seperti yang diungkapkan oleh spesialis Obstetri dan Ginekologi dari Cleveland Clinic, Sara Wiswell.

Disebutkan bahwa ibu menyusui bisa mendapatkan manfaat penurunan berat badan juga meminimalisir risiko kanker payudara. Untuk menjaga jumlah dan kualitas ASI, Mums bisa memenuhi kebutuhan nutrisi wajib selama masa menyusui.

Bukan tanpa pasal, langkah seperti ini dilakukan ibu menyusui untuk menjaga daya tahan tubuh, memelihara kekuatan tulang, dan memberikan energi kepada Mums selama pemberian ASI kepada bayi.

Cara Memperlancar ASI

Terapkan Pola Hidup Sehat

Pola hidup sehat tak hanya bermanfaat untuk kesehatan Mums, tetapi juga menjadi langkah untuk memperlancar ASI ibu menyusui. Pastikan Mums beristirahat dengan cukup juga mengonsumsi makanan yang bernutrisi. Hindari juga pola hidup yang bisa menghambat pemberian ASI seperti merokok dan konsumsi alkohol.

Perlama Waktu dan Perbanyak Frekuensi Menyusui

Jadwal pemberian ASI pada minggu pertama kelahiran mungkin belum bisa teratur, meski begitu Mums bisa memberikan ASI kapanpun bayi membutuhkannya. Mums bisa memberikan ASI dua atau tiga jam sekali karena bayi yang baru lahir biasanya bisa meminum ASI delapan hingga 12 kali dalam satu hari.

Semakin sering ibu menyusui memberikan ASI, produksi ASI akan semakin bertambah karena hormon prolaktin akan merangsang produksi ASI. Selain itu, Mums juga bisa memperlama waktu pemberian ASI yang bisa menstimulasi payudara.

Menyusui dengan Kedua Payudara

Mums, penting untuk menghindari menyusui bayi dengan hanya menggunakan salah satu payudara karena hal ini bisa menyebabkan salah satu payudara lebih aktif memproduksi ASI. Sementara volume ASI pada payudara yang jarang digunakan ibu menyusui akan semakin menurun.

Hindari Stres

Selama masa menyusui, Mums harus mengusahakan untuk bisa mengelola stres. Stres mungkin tidak mengurangi produksi ASI, tetapi diduga bisa menghambat proses keluarnya ASI. Mums bisa menyempatkan diri untuk melakukan relaksasi dengan melakukan yoga atau meditasi.

Mengatasi ASI Tersumbat

Sebagian besar ibu menyusui pernah mengalami ASI tersumbat. Hal ini biasanya terjadi pada salah satu payudara, namun ada pula kasus di mana kedua payudara ibu menyusui tersumbat.

Beberapa penyebab dari ASI tersumbat bisa dikarenakan saluran susu tidak mengalami pengosongan dengan baik, produksi ASI lebih banyak dibandingkan jumlah ASI yang dikonsumsi bayi, ibu menyusui tidak memberikan ASI secara teratur dan rutin, hingga tekanan berlebih pada payudara yang bisa berasal dari penggunaan bra hingga posisi tidur yang kurang tepat.

Kompres dengan Air Hangat

Langkah yang bisa Mums ambil jika ASI tersumbat adalah mengompres payudara dengan air hangat hal ini untuk memperlancarkan saluran ASI. Ibu menyusui juga bisa mandi air hangat, biarkan air hangat mengaliri payudara tersumbat aliran ASI-nya.

Lakukan Pijatan Lembut

Usai mengompres payudara, Mums bisa melakukan pijatan lembut dengan gerakan melingkar pada payudara yang mengalami sumbatan ASI. Hal ini dilakukan baik sebelum atau sesudah menyusui, cara ini bisa membantu untuk memperlancar saluran ASI.

Terus Beri ASI kepada Bayi

Hisapan bayi bisa menjadi pompa ASI yang terbaik untuk Mums. Oleh karena itu terus susui bayi agar saluran ASI Mums kembali lancar. Usahakan tubuh Mums berada di atas dengan payudara menggantung ke bawah agar aliran ASI yang diberikan lebih lancar.

Perah atau Pompa

Ketika ASI ibu menyusui tersumbat, pada intinya yang harus dilakukan adalah mengosongkan payudara. Setelah selesai menyusui, perah atau pompa ASI yang ada di dalam payudara yang bisa dilakukan secara manual menggunakan tangan.

Istirahat

Langkah selanjutnya jika ASI ibu menyusui tersumbat adalah dengan beristirahat secara cukup. Istirahat dibutuhkan sebagai proses untuk pemulihan saluran ASI di payudara Mums.

Jika Mums masih harus mengurusi bayi, bisa letakkan segala keperluan bayi yang dibutuhkan di dekat Mums atau di atas kasur agar Mums tidak sering beranjak dari tempat tidur dan bisa tetap beristirahat.

Selain harus mengetahui tanda-tanda dan cara mengatasi ketika memberikan ASI, ibu menyusui juga harus mengetahui tanda-tanda jika bayi sudah merasa kenyang setelah meminum ASI.

Tanda Bayi Kenyang ASI

Tertidur Pulas

Tanda bayi kenyang ASI salah satunya ditunjukkan saat bayi langsung tertidur pulas usai meminum ASI, khususnya bagi bayi yang baru lahir. Bayi akan kembali bangun dan menangis setelah 2-3 jam, hal ini akan terjadi hingga bayi berusia beberapa bulan.

Gerakan Dagu Bayi

Ibu menyusui bisa mengetahui bayi kenyang atau tidak saat minum ASI dengan memerhatikan gerakan dagunya. Bayi yang menegak ASI memiliki tanda dagunya bergerak turun naik. Gerakan naik turunnya dagu itu terjadi ketika bayi sedang menstimulasi payudara dengan isapannya, sedangkan ketika dagu turun ke bawah dan berhenti sejenak adalah tanda bahwa bayi mengisap ASI.

Pegangan Bayi pada Payudara Perlahan-lahan Dilepas

Tanda lain jika bayi kenyang ASI adalah gerakan tangannya. Ketika bayi sudah kenyang, dia akan membuka tangan dan terlihat lebih rileks, serta lengan yang terkulai lemas. Selain itu, bayi yang kenyang ASI juga biasanya akan mulai menyusui dengan mata terbuka serta menunjukkan ekspresi hanya fokus pada payudara.

Sementara itu, menurut National Health Service UK, ada beberapa tanda atau perilaku saat bayi kenyang ASI yang bisa diperhatikan oleh ibu menyusui:

  • Mengacuhkan payudara atau botol.
  • Menutup mulut saat ditawarkan payudara atau botol. 
  • Menyusu-berhenti-menyusu-berhenti berulang kali. 
  • Pipi bayi tetap bulat, tidak berlubang, saat mengisap.
  • Bayi mencabut mulutnya sendiri dari payudara ibu.
  • Mulut bayi terlihat lembap setelah menyusu.
  • Tampak puas dan tenang setelah menyusui.
  • Payudara terasa lebih lembut setelah menyusui.
  • Bayi tidur secara perlahan.
  • Pegangan tangan bayi pada payudara perlahan-lahan dilepas. 
  • Bayi lebih nyaman dan tenang daripada sebelumnya. 
  • Pergerakan mulut saat menghisap payudara melambat.
  • Melepeh atau mengeluarkan susu dari mulutnya.


Fase ibu menyusui memang membutuhkan perjuangan, untuk membantu Mums selama proses pemberian ASI ini Mums bisa mengonsumsi Frisomum Gold Dualcare+. Kandungan nutrisi yang lengkap dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian sehingga kondisi tubuh senantiasa terjaga.