Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Ini 9 Makanan yang Mengandung Kalsium, Cocok untuk si Kecil!

Ini 9 Makanan yang Mengandung Kalsium, Cocok untuk si Kecil!

Kalsium adalah salah satu mineral yang berperan penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi si Kecil. Selain itu, kalsium juga bermanfaat untuk menjaga fungsi jantung , otot, dan saraf. Ketika si Kecil masih mendapatkan ASI eksklusif, Mums tidak perlu khawatir dengan asupan kalsiumnya. Sebab, ASI mengandung kalsium yang cukup untuk pertumbuhan si Kecil. Namun, saat si Kecil sudah lepas dengan ASI yaitu saat ia berusia 3-6 tahun, Mums harus memberikan makanan yang mengandung kalsium agar nutrisi kalsiumnya tetap terpenuhi.

Kebutuhan kalsium untuk anak usia 1-3 tahun adalah 650-750 miligram per hari, sementara usia 4-8 tahun adalah 1000 miligram per hari. Pastikan Mums mencukupi kebutuhan tersebut. Sebab, jika Mums lalai mencukupi kebutuhan ini, si Kecil berpotensi mengalami defisiensi kalsium. Defisiensi kalsium bisa membuat si Kecil mudah lelah, nafsu makan berkurang, kuku dan tulang lebih rapus, serta meningkatkan risiko kesemutan pada si Kecil.

Tidak hanya itu, defisiensi kalsium dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko osteoporosis, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga kanker. Bahaya sekali bukan? Untuk menghindari defisiensi kalsium tersebut, salah satu cara yang bisa Mums lakukan adalah dengan memberikan makanan yang mengandung kalsium. Berikut adalah 9 makanan dengan kandungan kalsium yang baik untuk si Kecil.

Makanan Laut

Ini 9 Makanan yang Mengandung Kalsium, Cocok untuk si Kecil!

Ikan salmon, tongkol, dan sarden adalah contoh makanan laut yang mengandung kalsium tinggi. Dalam tiap 2 ons makanan laut mengandung 286 miligram kalsium. Cukup besar bukan? Selain kalsium, ikan salmon, tongkol, dan sarden juga mengandung Omega-3 yang baik untuk tumbuh kembang si Kecil. Ikan-ikan tersebut pun kaya akan kandungan Vitamin D yang dibutuhkan tubuh agar dapat menyerap kalsium dengan baik. Jika si Kecil sangat menyukai hidangan yang terbuat dari ikan dan tidak memiliki alergi terhadap makanan laut, Mums bisa memberikan hidangan berupa ikan laut kepadanya.

Bayam

Bayam menjadi salah satu contoh sayuran hijau yang kaya akan kalsium. Umumnya, dalam tiap 100 gram bayam mengandung 150 miligram kalsium. Selain kalsium, sayur bayam juga mengandung beberapa nutrisi lain seperti asam folat, Zat Besi, Zinc, dan Selenium yang baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh si Kecil. Dengan berbagai kandungan tersebut, bayam sangat baik dikonsumsi si Kecil untuk memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. Saat menyajikan bayam pada si Kecil, sebaiknya Mums tidak memasaknya terlalu lama. Memasak bayam terlalu lama dapat menghilangkan rasa renyah dan membuat rasa bayam menjadi pahit.

Brokoli

Ini 9 Makanan yang Mengandung Kalsium, Cocok untuk si Kecil!

Makanan yang mengandung kalsium selanjutnya adalah brokoli. Dalam 100 gram brokoli terdapat 47 miligram kalsium. Mengingat tak semua si Kecil mau mengonsumsi brokoli, Mums bisa menghidangkan brokoli dengan cara-cara kreatif tertentu. Misalnya, dengan memotong brokoli menjadi potongan-potongan kecil, lalu menumisnya dengan sayuran-sayuran lain. Mums juga bisa mengolahnya menjadi sup krim, mengukusnya, atau menyajikannya bersama dengan makanan yang si Kecil suka.

Kacang Almond

Kacang almond merupakan jenis makanan berupa kacang-kacangan yang mengandung kalsium tinggi. Dalam 100 gram kacang almond terdapat 264 miligram kalsium. Mums bisa memberikan kacang almond pada si Kecil dengan mengolahnya menjadi berbagai hidangan seperti pancake, puding, dan sereal. Mums juga bisa memberikan susu almond yang sudah diolah dengan baik agar si Kecil tetap bisa mendapatkan manfaatnya.

Kacang Kedelai

Ini 9 Makanan yang Mengandung Kalsium, Cocok untuk si Kecil!

Kacang kedelai menjadi salah satu makanan yang mengandung kalsium cukup tinggi jika dibandingkan dengan jenis kacang-kacangan lain. Dalam setiap 100 gram kacang kedelai, terdapat 277 miligram kalsium. Jenis makanan ini tentu sangat baik dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan kalsium si Kecil.

Tidak harus memberikan kacang kedelai secara langsung, Mums bisa memberikan berbagai produk olahan kacang kedelai seperti susu, tempe, tahu, dan lain sebagainya. Namun perlu Mums ketahui, kandungan kalsium kacang kedelai berpotensi berkurang ketika sudah melalui proses pengolahan.

Buah Jeruk

Tak hanya kaya akan Vitamin C, buah jeruk juga terkenal sebagai makanan yang mengandung kalsium tinggi. Kandungan tersebut mencapai 40 miligram dalam setiap 100 gram buah jeruk. Mums bisa menyajikan buah jeruk sebagai camilan di sore hari. Buah manis dan menyegarkan ini cocok dihidangkan setelah si Kecil beraktivitas seharian.

Buah Pepaya

Ini 9 Makanan yang Mengandung Kalsium, Cocok untuk si Kecil!

Buah yang dikenal sebagai sumber makanan yang mengandung kalsium selanjutnya adalah buah pepaya. Salah besar jika Mums hanya mengandalkan buah ini untuk mengatasi sembelit. Pasalnya, buah pepaya tak hanya mengandung serat yang baik untuk melancarkan pencernaan, namun juga kaya akan kalsium yang bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Dalam 100 gram buah pepaya, terdapat 20 miligram kandungan kalsium. Mums bisa menyajikan buah pepaya sebagai camilan setelah makan untuk si Kecil.

Yogurt

Yogurt bisa menjadi pilihan makanan yang mengandung kalsium untuk si Kecil. Dalam setiap 100 gram yogurt mengandung kalsium sebesar 100 miligram. Selain kalsium, yogurt juga mengandung Vitamin A yang baik untuk kesehatan mata si Kecil. Yogurt tidak banyak disukai karena rasanya yang cukup asam. Untuk mengakalinya, Mums bisa mencampurkan yogurt dalam olahan salad buah.

Baca Juga: Buat si Kecil Lahap Makan dengan 5 Menu Sarapan Sehat Ini

Ternyata makanan yang mengandung kalsium cukup banyak ya, Mums. Tak hanya makanan, Mums juga bisa mendapatkan sumber kalsium dari olahan minuman seperti susu tinggi kalsium. Namun, jangan pilih susu sembarangan ya, Mums. Pilih susu yang juga diperkaya berbagai nutrisi sehingga bisa memenuhi kebutuhan nutrisi harian si Kecil sekaligus.

Friso Gold 4 dengan beragam nutrisi seperti ALA, LA, Prebiotik, Nukleotida, Vitamin A, C, E, Zinc, dan Selenium sangat baik untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil. Friso juga dilengkapi dengan teknologi Locknutri yang menjaga kualitas alami nutrisi sehingga mudah dicerna dan diserap oleh tubuh si Kecil. Selalu berikan asupan yang terbaik untuk mendukung si Kecil agar tetap kuat dari dalam dan mendapatkan tumbuh kembang yang optimal.