Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Jangan Sampai Terlewat, Ini 5 Imunisasi Dasar untuk Anak!

Jangan Sampai Terlewat, Ini 5 Imunisasi Dasar untuk Anak!

Memberikan imunisasi pada si Kecil sejak ia berusia dini merupakan hal wajib. Bahkan, hal ini sudah menjadi program negara, dimana ada beberapa imunisasi dasar wajib yang diberikan sebelum usia si Kecil menginjak 1 tahun. Mums bisa saja mendapatkan informasinya di Posyandu. Namun berhubung Mums sedang membaca artikel ini, tidak ada salahnya meneruskan ke bagian selanjutnya, karena akan Mums temui juga imunisasi dasar yang wajib diberikan pada si Kecil.

Imunisasi diberikan dengan tujuan memicu daya tahan tubuh si Kecil untuk menghadapi kuman, bakteri, atau virus berbahaya yang bisa mengancam keselamatan. Sehingga ketika ia tumbuh dan berkembang, si Kecil akan memiliki kekebalan pada penyakit yang sudah diberikan vaksinnya. Secara umum setidaknya ada 5 imunisasi dasar yang wajib diberikan sebelum usia si Kecil 1 tahun. Berikut daftarnya!

Hepatitis B

Jangan Sampai Terlewat, Ini 5 Imunisasi Dasar untuk Anak!

Seperti namanya, jenis imunisasi dasar Hepatitis B ditujukan untuk mencegah si Kecil tertular penyakit Hepatitis B. Penyakit ini akan menimbulkan infeksi hati yang dapat memicu berbagai komplikasi lain yang lebih berbahaya. Vaksin Hepatitis B sendiri sebenarnya diberikan sebanyak 4 kali, setelah si Kecil dilahirkan (12 jam setelah kelahiran, usia 2 bulan, usia 3 bulan, dan usia 4 bulan).

Pada kondisi tertentu dimana Mums terjangkit Hepatitis B ketika proses persalinan, maka vaksin ini harus diberikan paling lambat 12 jam setelah si Kecil lahir. Si Kecil juga wajib diberikan suntikan Imunoglobulin Hepatitis B, atau biasa disebut HBIG, untuk menghasilkan kekebalan tubuh pada virus ini dalam waktu yang lebih cepat. Otomatis resiko si Kecil akan meningkat jika Mums memiliki sejarah penyakit ini.

Imunisasi Dasar : Polio

Vaksin Polio sendiri diberikan untuk mencegah si Kecil tertular penyakit akibat infeksi virus pada bagian sistem saraf di otak dan saraf tulang belakang. Terdengar menyeramkan ya Mums? Namun hal ini benar adanya. Polio sendiri sejak lama sudah jadi ancaman besar untuk anak-anak, maka dari itu pemberian vaksin atau imunisasi Polio wajib dilakukan.

Diberikan dengan cara ditetes atau oral, Mums juga dapat memberikan vaksin ini dengan cara suntikan. Usia diberikannya imunisasi dasar yang satu ini adalah ketika si Kecil baru lahir (atau maksimal usia 1 bulan untuk fase pertama), kemudian usia 2, 3, dan 4 bulan. Untuk periode terakhir (pada usia 4 bulan) vaksin diberikan dengan cara disuntik.

Imunisasi Campak

Jangan Sampai Terlewat, Ini 5 Imunisasi Dasar untuk Anak!

Sebagai upaya pembentukan kekebalan tubuh pada virus campak, imunisasi yang satu ini wajib diberikan pada si Kecil. Terdapat 3 periode pemberian vaksin, yakni pada usia 9 bulan, 18 bulan, dan 6 tahun. Pada kondisi dimana si Kecil sudah diberikan vaksin MR/MMR di usia 15 bulan, maka imunisasi fase kedua (usia 18 bulan) tidak diperlukan karena vaksin tersebut sudah mengandung vaksin campak.

Campak sendiri dapat memicu pneumonia, diare, hingga radang otak. Jika dibiarkan dan tidak segera diobati, penyakit ini dapat berakibat fatal. Tentu cara terbaik mencegahnya adalah dengan vaksin. Namun jika masih tertular, segera konsultasikan dengan dokter kepercayaan Mums agar mendapatkan penanganan cepat dan tepat.

Imunisasi BCG

Pernahkah Mums mendengar penyakit TB atau Tuberkulosis? Ya, imunisasi ini bertujuan untuk mencegah si Kecil terluar penyakit tersebut. TB sendiri dapat menyerang saluran pernapasan, bagian tulang, otot, kulit, hingga kelenjar getah bening dan juga otak. Resikonya cukup besar, maka dari itu imunisasi BCG menjadi salah satu imunisasi wajib yang diberikan untuk anak-anak.

Mengingat hingga saat ini angka penderita TB di Indonesia masih cukup tinggi, maka Mums jangan sampai lupa memberikan imunisasi dasar yang satu ini. Vaksin BCG hanya diberikan 1 kali saja pada rentang usia 2 sampai 3 bulan. Berbeda dengan imunisasi yang bisa diberikan secara oral, vaksin BCG diberikan melalui suntikan pada kulit si Kecil.

DPT-HB-HiB

Jangan Sampai Terlewat, Ini 5 Imunisasi Dasar untuk Anak!

Terakhir dari 5 imunisasi dasar yang wajib diberikan pada si Kecil sebelum usia 1 tahun adalah imunisasi DPT-HB-HiB. Imunisasi ini merupakan upaya pembentukan imun pada 6 penyakit sekaligus, yakni Difteri, Pertusis, Tetanus, Hepatitis B, Pneumonia, dan Meningitis. Tentu resiko penyakit-penyakit tersebut juga cukup besar, maka sebisa mungkin melakukan langkah pencegahan.

Dilihat dari jumlah imunisasi yang diberikan, DPT-HB-HiB diberikan sebanyak 4 kali, yakni pada usia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, dan terakhir pada usia 18 bulan. Untuk memastikan si Kecil mendapat imunisasi tepat waktu, Mums dapat berkonsultasi dengan dokter atau secara rutin mendatangi Posyandu untuk hal ini.

Baca Juga : 5 Tips Menjaga Kesehatan Anak dengan Pola Hidup Sehat

Memberikan imunisasi dasar sesuai dengan jadwal adalah hal wajib untuk setiap anak Indonesia. Sederhana, agar si Kecil bisa tumbuh dengan optimal dan tidak mengalami penyakit yang beresiko tinggi. Untuk turut memastikan kesehatan dan tumbuh kembangnya, Mums juga wajib menerapkan pola hidup sehat dan menjaga asupan nutrisi harian. Dengan demikian, kualitas ASI yang diberikan pada si Kecil bisa maksimal dan memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. Tambahkan juga Frisomum Gold Dualcare+ selama masa menyusui, agar kebutuhan nutrisi harian Mums terpenuhi.