Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Jenis Dongeng Anak yang Cocok untuk Si Kecil [4 Kategori Umum]

Jenis Dongeng Anak yang Cocok untuk Si Kecil [4 Kategori Umum]

Membacakan dongeng mungkin identik dengan cerita pengantar tidur untuk si Kecil. Padahal, pembacaan dongeng anak pada si Kecil bisa disampaikan tidak hanya pada waktu ia akan terlelap. Dongeng bisa disampaikan ketika momen bermain bersama, sekedar berkumpul di akhir pekan, atau mungkin dalam perjalanan ketika akan mengunjungi sanak saudara.

Dongen sendiri memiliki beragam jenis jika dilihat dari isi ceritanya. Secara garis besar, apa yang disampaikan dalam dongeng umumnya adalah nilai-nilai kebaikan yang dapat menjadi contoh untuk si Kecil dalam kehidupannya. Hal ini sekaligus menjadi media belajar yang baik untuk kemampuan membaca, mendengarkan serta melatih daya imajinasi si Kecil.

Jika demikian, apa sajakah jenis dongeng yang baik untuk si Kecil? Untuk mengetahui beberapa jenis dongeng anak yang cocok untuk si Kecil, Mums bisa menyimak uraian berikut ini.

Persahabatan

Dongeng anak dengan tema persahabatan cocok untuk si Kecil yang mulai masuk sekolah. Mengapa? Karena pada fase usia ini, si Kecil akan menjalin pertemanan dengan banyak orang, mulai dekat dengan beberapa teman yang membuatnya merasa nyaman, serta menjadi topik paling dekat dengan kehidupannya di sekolah.

Jenis dongeng ini banyak mengajarkan tentang arti persahabatan, apa yang rela dilakukan untuk sahabat, kasih sayang pada sahabat, dan segala macam seputar persahabatan. Disamping akan memberikan hiburan, dongeng ini akan memberikan paparan nilai persahabatan yang diperlukan si Kecil dalam menjalin pertemanan.

Nilai Kebaikan

Dongeng dengan jenis ini lebih tepat diberikan ketika si Kecil masih berusia 3 tahun. Dongeng dengan tema nilai kebaikan bisa memberikan dasar moral yang baik untuk si Kecil ketika ia tumbuh dewasa kelak. Selain itu, nilai kebaikan yang disampaikan secara halus benar-benar bisa tertanam dalam ingatan jangka panjangnya, dan memberikan pola pemikiran yang baik.

Ada beragam nilai kebaikan yang bisa dipelajari dari dongeng, misalnya memberi pada yang membutuhkan, tidak mencuri, kejujuran, keberanian bertanggung jawab, toleransi dan saling menghargai. Nilai tersebut tidak akan tertanam jika tidak secara rutin diceritakan dan dilakukan sehingga si Kecil mengalaminya secara langsung.

Cerita Rakyat

Dongeng anak ini bertemakan asal-usul atau legenda yang berada di sebuah daerah. Menceritakan bagaimana nama daerah tersebut diperoleh, legenda apa yang konon pernah terjadi di daerah tersebut hingga asal norma yang kini dipegang erat di suatu daerah. Jenis ini cocok untuk si Kecil yang mulai tumbuh, katakanlah pada usia 6 tahun.

Pengetahuan mengenai cerita rakyat dan legenda dapat memberikan si Kecil gambaran bagaimana keadaan lingkungannya dahulu. Tentu saja, dongeng tipe ini juga memiliki banyak pesan moral yang bisa diserap oleh si Kecil sehingga memberikan paparan nilai kebaikan yang diperlukannya.

Cerita Pengantar Tidur

Mungkin ini menjadi salah satu jenis dongeng yang paling sering disampaikan. Cerita pengantar tidur memiliki karakteristik yang cukup berbeda dengan beberapa jenis sebelumnya. Cerita di dalamnya cenderung ringan, menggunakan kosa kata yang sederhana, tokoh atau karakter yang tidak terlalu banyak serta cerita yang tidak terlalu panjang.

Cerita ini, sama seperti namanya, merupakan cerita paling cocok yang diberikan pada si Kecil sebagai pengantar tidur. Karena ceritanya tidak terlalu panjang, Mums bisa menyelesaikan cerita ini dalam satu kali proses penyampaian sehingga si Kecil tidak penasaran atas keberlanjutan ceritanya. Cerita yang selesai dalam satu kali baca akan memberikan si Kecil tidur yang lebih nyenyak karena tidak memikirkan kelanjutan ceritanya.

Beberapa jenis cerita atau dongeng di atas bisa Mums sampaikan sesuai dengan keadaan dan usia si Kecil. Ada beberapa cerita yang cocok untuk satu masa usia tertentu, ada juga yang tidak. Misalnya saja, tidak relevan bukan menyampaikan cerita mengenai persahabatan pada anak berusia di bawah 3 tahun? Lingkungan keluarga yang ada di sekitarnya kurang tepat jika si Kecil diberikan cerita mengenai persahabatan.

Sebaliknya, ketika si Kecil mulai bersekolah, cerita mengenai Kancil Mencuri Ketimun atau Lomba Antara Kancil dan SIput juga tak lagi relevan. Anak pada usia tersebut sudah memiliki lingkungan di luar keluarga, sehingga dapat memproses pesan atau nilai baik yang disampaikan dalam cerita yang lebih kompleks.

Membacakan dongeng untuk anak-anak tak hanya sekedar memberikan rasa senang, namun menjadi latihan yang baik untuk mempelajari kosa kata baru serta penggunaannya. Dengan banyak mendengarkan cerita yang Mums bacakan, si Kecil akan terpancing untuk terus belajar kata baru, serta meningkatkan kemampuan mendengarkannya secara bersamaan.

Membacakan dongeng anak juga perlu didukung dengan pemenuhan nutrisi harian agar efek stimulusnya bisa lebih optimal. Nah, untuk membantu Mums memenuhi kebutuhan nutrisi harian si Kecil, Mums bisa memberikan Friso Gold 4. Dengan teknologi Locknutri, kualitas alami nutrisi akan terjaga dan lebih mudah diserap tubuh si Kecil. Ini akan membantu si Kecil agar kuat dari dalam dan lebih mudah menyerap nilai baik yang disampaikan melalui dongeng yang dibacakan.