Lompat ke isi utama
jenis kacang-kacangan

Jenis Kacang-kacangan yang Bermanfaat Bagi Anak

Jenis kacang-kacangan seperti apa yang aman dikonsumsi oleh anak-anak? Dan apa saja manfaatnya bagi tumbuh kembang?

Mums pasti sudah mengenal beragam jenis kacang-kacangan yang biasa dikonsumsi sehari-hari, kan? Namun, apakah semua jenis kacang-kacangan tersebut aman dikonsumsi oleh anak-anak? Nah, di artikel ini kita akan menjelaskan lebih lengkap mengenai jenis kacang-kacangan, serta manfaat dan olahannya. Simak penjelasannya sampai selesai yuk, Mums! 

Jenis Kacang-kacangan Sebagai Sumber Protein Nabati

Seperti yang Mums ketahui, sumber protein terbagi menjadi 2, yaitu protein hewani dan protein nabati. Protein hewani mencakup sumber makanan berprotein dari hewan, sementara protein nabati mencakup sumber makanan berprotein dari tumbuhan. Salah satu sumber protein berkualitas adalah semua jenis kacang-kacangan. 

Sumber protein hewani dan protein nabati sama-sama dibutuhkan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil, yaitu sebagai sumber energi, pembentukan dan pemeliharaan sel-sel dan jaringan tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, dan membantu mengangkut zat gizi lainnya di dalam tubuh. 

Oleh karena itu, selain memenuhi asupan protein hewani dari susu, telur, ikan, daging merah, dan daging putih, Mums juga perlu mencukupi asupan protein nabati dari semua jenis kacang-kacangan, biji-bijian, serta beberapa jenis sayuran dan buah-buahan. Selain protein, kacang-kacangan juga mengandung nutrisi lain yang tak kalah penting, seperti karbohidrat, serat, serta beragam vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh si Kecil. 

Ragam Jenis Kacang-kacangan yang Aman untuk Si Kecil

Berikut adalah beberapa jenis kacang-kacangan yang bisa Mums berikan untuk si Kecil, di antaranya: 

  1. Kacang kedelai

    Kedelai juga termasuk jenis kacang-kacangan yang dapat dikonsumsi si Kecil. Kacang kedelai bermanfaat untuk membantu menjaga kesehatan dan kekuatan tulang, mengurangi kadar kolesterol jahat, dan membantu memelihara kesehatan organ tubuh. Mums bisa mendapatkan manfaat kacang kedelai dalam produk olahannya, seperti tahu, tempe, serta sari kedelai, termasuk susu soya untuk pertumbuhan.

    Sari kedelai memang termasuk minuman berwarna putih yang sering dianggap sebagai susu. Padahal, minuman ini bukanlah susu. Berbeda dengan susu sapi atau susu dari produk hewani lainnya, sari kedelai terbuat dari kacang kedelai yang digiling dan direbus, sehingga warnanya mirip seperti susu sapi. 

    Perlu Mums ketahui bahwa kandungan nutrisi di dalam sari kedelai tidak setinggi nutrisi pada susu sapi. Apalagi sari kedelai tidak memiliki asam amino esensial yang lengkap, sehingga dapat menghambat tumbuh kembang si Kecil jika dikonsumsi secara berlebihan. Selain itu, konsumsi sari kedelai secara terus menerus juga bisa meningkatkan risiko kanker di kemudian hari dan ketidakseimbangan kadar tiroid. 

  2. Kacang almond

    Almond termasuk jenis kacang-kacangan yang mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin B9 (asam folat), zat besi, magnesium, fosfor, kalium, vitamin E, dan lainnya. Meskipun tinggi lemak, sebagian besar lemak pada kacang almond tergolong menyehatkan. 

    Penelitian menunjukkan bahwa kandungan lemak tersebut dapat menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Selain itu, jika si Kecil mengonsumsi kacang almond secara rutin dan sesuai batas normal, maka dapat membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan dan mengontrol berat badannya. 

  3. Kacang mete

    Sama seperti almond, mete juga termasuk jenis kacang-kacangan yang tinggi kandungan protein, lemak, vitamin, dan mineral. Kacang mete juga mengandung fitonutrien yang berperan sebagai antioksidan, seperti polifenol dan karotenoid. Manfaat kacang mete dapat memperbaiki metabolisme tubuh dan dapat membantu meningkatkan kolesterol baik dalam darah. 

  4. Kacang hijau

    Sama seperti jenis kacang-kacangan lainnya, kacang hijau merupakan salah satu sumber protein yang baik, rendah lemak, serta mengandung banyak serat dan antioksidan. Oleh karena itu, manfaat kacang hijau untuk si Kecil yaitu dapat melancarkan saluran pencernaan, mengontrol berat badan, menurunkan kadar kolesterol jahat, dan membantu menambah stamina tubuh. 

  5. Kacang merah

    Jenis kacang-kacangan yang dapat dikonsumsi si Kecil selanjutnya adalah kacang merah. Selain sebagai sumber protein, kacang merah juga mengandung karbohidrat, lemak, serat, vitamin B9 (asam folat), kalium, zat besi, magnesium, dan fosfor. Itulah sebabnya, kacang merah bermanfaat untuk mengontrol gula darah, menjaga kesehatan jantung, dan mengontrol berat badan. 

  6. Kacang polong

    Dalam 100 gram kacang polong, terkandung sekira 85 kalori dan beragam nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti protein, karbohidrat, serat, serta berbagai vitamin dan mineral. Di balik nutrisi tersebut, manfaat kacang polong dapat mengontrol gula darah, menjaga kesehatan jantung, dan menjaga kesehatan saluran pencernaan. 

  7. Kacang tanah

    Berbeda dengan jenis kacang-kacangan yang berasal dari pohon atau tree nuts, seperti kacang almond, mete, dan kenari, kacang tanah termasuk ke dalam kelompok legume, yaitu tanaman dalam keluarga kacang-kacangan. Meskipun begitu, kacang tanah memiliki manfaat yang hampir mirip dengan jenis kacang-kacangan lainnya, yaitu dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh, menjaga kesehatan saluran pencernaan, dan menjaga kesehatan jantung si Kecil. 

  8. Kacang kenari

    Tak kalah bermanfaat dengan jenis kacang-kacangan lainnya, kacang kenari juga dapat membantu mengurangi peradangan, mengontrol berat badan, menjaga kesehatan saluran pencernaan, membantu menurunkan tekanan darah, dan baik untuk kesehatan otak. Semua manfaat kacang kenari bisa Mums dapatkan berkat kandungan protein, karbohidrat, kalori, serat, lemak, vitamin B9 (asam folat), magnesium, fosfor, vitamin E, zat besi, dan lainnya. 

  9. Kacang pistachio 

    Meskipun disebut kacang, ternyata pistachio sebenarnya adalah biji dari pohon pistacia vera lho, Mums. Jenis kacang-kacangan ini menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan tubuh si Kecil, di antaranya dapat menurunkan kadar kolesterol jahat, menjaga kesehatan pembuluh darah, menjaga kesehatan saluran pencernaan, menjaga kesehatan mata, dan menjaga kadar gula darah. 

  10. Hazelnut 

    Mums pasti sering mendengar jenis kacang-kacangan satu ini dalam olahan makanan maupun minuman. Hazelnut adalah kacang yang dipanen dari pohon hazel. Di balik rasanya yang lezat, hazelnut mengandung beragam nutrisi, mulai dari protein, asam lemak omega 3, asam lemak omega 6, protein, karbohidrat, serat, vitamin B1, vitamin E, vitamin B6, vitamin B9 (asam folat), magnesium, zat besi, zinc, kalium, fosfor, dan mangan. 

    Tak heran jika hazelnut bermanfaat untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan, membantu melawan radikal bebas, menurunkan kadar gula darah, mengurangi peradangan, mengontrol berat badan, dan menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh si Kecil. 

  11. Kacang lentil

    Kacang lentil mungkin masih cukup asing di telinga Mums dibandingkan jenis kacang-kacangan lainnya. Lentil merupakan biji yang berasal dari keluarga kacang-kacangan yang mirip dengan kacang hijau. Jenis kacang-kacangan ini disebut sebagai sumber protein yang baik, tetapi rendah lemak dan serat. Beberapa manfaat kacang lentil di antaranya dapat membantu menjaga kesehatan jantung, menjaga kesehatan saluran pencernaan, dan membantu mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh. 

Di balik beragam kandungan nutrisi dan manfaat pada jenis kacang-kacangan tersebut, ada hal lain yang harus Mums perhatikan, yaitu cara pemberian kacang-kacangan kepada si Kecil. Hindari memberikan kacang-kacangan dalam bentuk utuh kepada anak-anak berusia di bawah 5 tahun karena dapat membuatnya tersedak. 

Pemberian kacang-kacangan yang tepat yaitu dengan ditumbuk terlebih dahulu sampai halus atau diolah menjadi makanan dan camilan sehat. Mums juga perlu waspada dengan kemungkinan munculnya alergi kacang pada si Kecil, terutama jika memiliki riwayat alergi kacang di keluarga. 

Seperti yang telah disebutkan, kacang memang merupakan sumber protein nabati yang berkualitas. Namun, asam amino dalam protein nabati tidak selengkap protein hewani. Oleh karena itu, jika Mums ingin tumbuh kembang si Kecil lebih optimal, pastikan memenuhi asupan protein hewani, salah satunya dari susu Friso Gold 3 karena mengandung nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. Susu Friso Gold 3 juga diperkaya dengan kandungan prebiotik, probiotik, nukleotida, vitamin, dan mineral, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil agar membantunya kuat dari dalam. 

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang