Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Kandungan Alpukat dan Manfaatnya untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Kandungan Alpukat dan Manfaatnya untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Mums, apakah si Kecil sudah terbiasa mengonsumsi buah-buahan setiap harinya? Kebiasaan mengonsumsi buah-buahan harus diterapkan sedini mungkin untuk mendukung kebutuhan nutrisi harian si Kecil lho, Mums. Nah, salah satu buah yang bisa dipilih adalah alpukat. Di balik rasanya yang lezat dan teksturnya yang lembut, ternyata kandungan alpukat cukup beragam dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Yang lebih menariknya lagi, buah alpukat dapat diolah menjadi berbagai menu lezat dan sehat untuk anak-anak. Bahkan, alpukat juga sering dijadikan bahan utama untuk MPASI karena dapat mendukung tumbuh kembang bayi. Menurut data kesehatan yang diterbitkan oleh National Institutes of Health, manfaat buah ini cukup beragam, di antaranya dapat mendukung kesehatan jantung, mengontrol berat badan, menjaga kesehatan mata, saluran pencernaan, dan lainnya. Semua manfaat ini berasal dari kandungan alpukat yang kaya akan nutrisi. 

Nutrisi dalam Kandungan Alpukat

Sebelum mengetahui manfaat alpukat, Mums juga perlu tahu kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Berikut beberapa jenis nutrisi dari zat makro dan zat mikro dalam alpukat yang penting untuk kesehatan si Kecil: 

Kandungan Alpukat: Protein

Protein merupakan salah satu zat gizi penting yang ada dalam kandungan alpukat. Protein ini memiliki fungsi khas yang tidak dimiliki oleh zat gizi lain, yaitu dapat membangun dan memelihara sel-sel serta jaringan tubuh. Dalam 100 gram alpukat, terdapat sekitar 0,9 gram protein yang mendukung tumbuh kembang si Kecil. Jika Mums ingin memaksimalkan kebutuhan protein si Kecil, pastikan untuk mengonsumsi sumber makanan berprotein tinggi lainnya, seperti susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan, serta hasil olahannya. 

Kandungan Alpukat: Karbohidrat

Karbohidrat juga termasuk nutrisi dalam kandungan alpukat yang dibutuhkan oleh tubuh. Untuk setiap 100 gram alpukat, karbohidrat yang terkandung hanya sekitar 8,53 gram. Namun menariknya, kandungan serat di dalamnya sekitar 6,7 gram sehingga karbohidrat bersih buah alpukat hanyalah sekitar 1,83 gram saja lho, Mums. Tak heran jika buah ini selalu jadi pilihan bagi orang-orang yang sedang diet atau menjaga berat badan lebih ideal. 

Kandungan Alpukat: Lemak 

Perlu Mums ketahui, lemak yang terkandung dalam alpukat merupakan jenis lemak baik yang dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan alpukat ini dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), sehingga Mums tidak perlu khawatir memberikan alpukat kepada si Kecil. Kolesterol baik tersebut dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, kolesterol baik dapat membantu mengatur kadar trigliserida serta mencegah penyakit diabetes. 

Kandungan Alpukat: Zat Besi

Kandungan alpukat selanjutnya adalah zat besi yang memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh. Zat besi tak hanya berhubungan dengan produksi sel darah merah, melainkan berperan juga dalam membantu menjaga sistem kekebalan tubuh si Kecil. Dalam 100 gram alpukat terdapat zat besi sekitar 0,9 mg. 

Kandungan Alpukat: Vitamin

Kandungan alpukat yang tak kalah penting adalah vitamin C, vitamin E, vitamin K, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, dan asam folat (vitamin B9). Kehadiran vitamin-vitamin ini sangat dibutuhkan oleh tubuh dalam menunjang kesehatan sejumlah organ, membantu meningkatkan metabolisme, membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, dan lainnya. 

Kandungan Alpukat: Zinc 

Zinc merupakan salah satu zat mikro yang berfungsi dalam reaksi metabolisme tubuh. Kandungan alpukat dari mineral ini akan membantu tubuh untuk menangkal radikal bebas agar tak masuk ke dalam tubuh. Dalam 100 gram alpukat terdapat sekitar 0,4 mg zinc.

Kandungan Alpukat: Karotenoid

Di dalam kandungan alpukat juga terdapat beragam jenis karotenoid, seperti beta-karoten, alfa-karoten, lutein, serta jenis phytonutrient yang baik untuk kesehatan tubuh. Mengonsumsi makanan yang kaya akan karotenoid dapat memberikan tubuh banyak asupan vitamin A yang penting untuk kesehatan mata. Peran karotenoid juga dapat membantu menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh dan kesehatan fungsi sistem reproduksi. Karotenoid dalam kandungan alpukat ini dapat larut dalam lemak, sehingga mengoptimalkan penyerapan nutrisi. 

Selain jenis nutrisi di atas, kandungan alpukat lainnya yang tak kalah penting antara lain asam lemak omega 3, kalsium, natrium, tembaga, fosfor, dan magnesium yang baik untuk kesehatan tubuh jika dikonsumsi dengan tepat. 

Manfaat Alpukat untuk Kesehatan Si Kecil

Dari banyaknya nutrisi dalam kandungan alpukat tersebut, si Kecil pun bisa mendapatkan beragam manfaat dari buah satu ini, di antaranya: 

Melancarkan Pencernaan

Alpukat mengandung serat yang tinggi sehingga menjadi salah satu buah yang direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Bahkan, alpukat pun bisa diolah menjadi MPASI bayi agar sistem pencernaannya lebih lancar dan terhindar dari sembelit. 

Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat alpukat untuk membantu menjaga kesehatan jantung sudah lama diketahui oleh banyak orang. Manfaat ini muncul berkat kadar lemak tak jenuh yang tinggi di dalam kandungan alpukat yang dapat mengurangi kolesterol darah pada tubuh.

Menunjang Tumbuh Kembang

Makanan yang kaya akan nutrisi, termasuk alpukat dapat mendukung tumbuh kembang si Kecil lebih optimal. Dengan catatan, Mums tetap harus menyeimbangkan asupan nutrisi dari berbagai jenis zat gizi yang baik untuk kesehatan. Selain itu, tumbuh kembang si Kecil juga akan optimal jika menjalani pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan agar si Kecil terhindar dari berbagai penyakit. 

Menjaga Kesehatan Mata

Di dalam kandungan alpukat juga terdapat antioksidan lutein dan zeaxanthin yang membantu menyehatkan mata. Dilansir dari jurnal investigative Ophthalmology and Visual Science menyebutkan bahwa mengonsumsi alpukat secara rutin dapat membantu mengurangi risiko gangguan penglihatan di masa mendatang. Sebab, lutein dan zeaxanthin merupakan senyawa yang dapat mencegah katarak dan degenerasi makula. 

Mendukung Perkembangan otak 

Tahukah Mums, kandungan asam lemak omega 3, protein, kolin, dan antioksidan dalam alpukat sangat penting untuk mendukung perkembangan otak si Kecil lho. Beberapa penelitian menjelaskan bahwa asupan omega 3 dan kolin yang tercukupi pada bayi dan anak-anak dapat membuatnya menjadi lebih cerdas, serta memiliki daya pikir dan ingat yang lebih baik. 

Mencegah Anemia

Kandungan alpukat yang meliputi asam folat (vitamin B9), zat besi, vitamin C, dan vitamin B6 berperan penting dalam produksi sel darah merah dalam tubuh. Oleh karena itu, alpukat termasuk buah yang baik untuk dikonsumsi oleh bayi di atas 6 bulan dan anak-anak agar terhindar dari risiko anemia. 

Cara Memilih Alpukat yang Matang

Dalam mengolah alpukat menjadi menu kesukaan si Kecil, Mums pasti ingin memilih alpukat yang matang agar rasanya lebih lezat, bukan? Saat hendak membeli alpukat untuk si Kecil, ada beberapa hal yang perlu Mums perhatikan, antara lain:

  • Periksa tekstur alpukat

    Salah satu ciri alpukat yang sudah matang adalah daging buahnya yang terasa lunak. Mums bisa memeriksa tingkat kelunakan alpukat dengan cara menekannya dengan pelan. Hindari menekan permukaan luar alpukat terlalu dalam ya, Mums. Alpukat yang sudah matang biasanya akan empuk jika Mums tekan perlahan. Jika masih keras, Mums perlu menunggu selama beberapa hari hingga alpukat matang dan siap dikonsumsi oleh si Kecil. 

  • Perhatikan warna alpukat

    Langkah selanjutnya dalam memilih alpukat matang adalah warna kulitnya. Jika alpukat memiliki warna hijau yang lebih terang dibandingkan yang lainnya, kemungkinan besar alpukat tersebut masih belum matang sempurna. Sementara, alpukat yang sudah matang biasanya memiliki warna hijau yang lebih gelap dan pekat, hampir seperti warna hitam. 

  • Hindari membeli alpukat yang terlalu lembek

    Alpukat yang matang memang lebih lunak saat ditekan, namun hindari membeli alpukat yang justru terlalu lembek ya, Mums. Itu tandanya, alpukat tersebut sudah terlalu matang dan cenderung akan busuk dengan cepat. Selain itu, hal lain yang perlu Mums ketahui adalah cara memasak alpukat dengan benar. Hindari memasak atau memanaskan alpukat lebih dari satu kali, agar nutrisinya tidak hilang. 


Nah, itulah penjelasan mengenai kandungan alpukat dan manfaatnya yang baik untuk kesehatan si Kecil. Selain alpukat, Mums juga tetap harus memenuhi asupan nutrisi lain untuk si Kecil agar kuat dari dalam. Salah satu nutrisi yang penting adalah Susu Friso Gold 4 yang dapat membantu tumbuh kembang si Kecil agar lebih optimal. Friso hadir dengan nutrisi alami tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. Diformulasikan dengan teknologi Locknutri, menjaga kualitas nutrisi alami sehingga mudah diserap tubuh si Kecil dan membantunya kuat dari dalam. Yuk, saatnya rutin mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi setiap hari!

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang