Lompat ke isi utama
Kandungan Pisang dan Manfaatnya untuk Kesehatan Si Kecil

Kandungan Pisang dan Manfaatnya untuk Kesehatan Si Kecil

Mums, si Kecil suka mengonsumsi buah pisang? Buah yang berwarna kuning ini memang banyak disukai oleh anak-anak hingga orang dewasa. Selain rasanya yang lezat dan mudah dikonsumsi, kandungan pisang juga memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh lho, Mums. Pisang juga jadi camilan sehat yang sangat praktis karena bisa dibawa ke mana saja tanpa repot. Si Kecil cukup mengupas kulitnya dan langsung memakan daging buahnya menjadi camilan sehat dan mengenyangkan. 

Mums juga pasti sudah tahu jenis-jenis buah pisang yang beragam, mulai dari pisang ambon, pisang nangka, pisang tanduk, pisang kepok, pisang raja, pisang cavendish, pisang susu, pisang lampung, dan lainnya. Meskipun jenisnya berbeda-beda, namun kandungan pisang tak perlu diragukan lagi. Supaya Mums mengetahui manfaat di balik kandungan pisang, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini yuk!

Kandungan Pisang dan Manfaatnya untuk Kesehatan Si Kecil

Pisang bisa menjadi salah satu buah yang baik dikonsumsi oleh bayi yang sudah berusia enam bulan ke atas hingga orang dewasa. Sebab, buah ini memiliki tekstur yang sangat lembut sehingga cukup ramah untuk saluran pencernaan si Kecil. Nah, di bawah ini ada beberapa kandungan pisang yang baik untuk kesehatan si Kecil, antara lain:

Kandungan Pisang: Karbohidrat

Pisang termasuk buah yang mengandung karbohidrat cukup tinggi. Dalam 100 gram pisang, terdapat kandungan karbohidrat sekitar 25,8 gram. Adanya kandungan pisang yang satu ini bisa menjadi sumber energi yang dibutuhkan oleh tubuh si Kecil. Namun, jenis karbohidrat tersebut dapat berubah seiring pematangannya. Saat belum matang, kandungan karbohidrat utama dalam pisang adalah pati. Sedangkan, karbohidrat dalam kandungan pisang yang sudah matang lebih banyak berupa gula alami. Oleh karena itu, pisang merupakan salah satu jenis buah dengan kandungan gula alami yang tinggi. Tak heran jika pisang disebut-sebut sebagai salah satu buah yang tinggi gula yang baik dikonsumsi si Kecil. Kandungan gula alami dalam pisang ini lebih baik dibandingkan gula tambahan (sukrosa). Sebab, sukrosa dapat memicu dampak buruk terhadap tumbuh kembang si Kecil. 

American Heart Association menjelaskan batas konsumsi sukrosa pada anak berusia 2-18 tahun adalah kurang dari 25 gram atau setara enam sendok teh setiap hari. Sementara, anak-anak yang berusia di bawah dua tahun dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman bebas sukrosa. Ada baiknya si Kecil mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula alami seperti pisang dibandingkan camilan tinggi sukrosa. Meskipun disebut buah yang tinggi gula alami, namun konsumsi pisang tetap harus sesuai porsi ya, Mums. Sebab, mengonsumsi makanan apapun secara berlebihan tidak baik untuk kesehatan. 

Kandungan Pisang: Serat

Serat dalam kandungan pisang mampu meningkatkan kesehatan usus si Kecil dan mencegah terjadinya gangguan pencernaan seperti sembelit. Oleh karenanya, mengonsumsi pisang dapat melancarkan sistem pencernaan si Kecil. 

Buah pisang juga sangat cocok untuk dijadikan camilan sehat di sela-sela waktu menunggu jadwal makan utama tiba. Sebab, kandungan pisang berupa serat dan zat pati dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga si Kecil bisa terhindar dari kebiasaan mengonsumsi makanan tidak sehat yang tinggi gula dan garam. 

Kandungan Pisang: Kalsium

Kandungan pisang yang tak kalah penting adalah kalsium yang dapat menjaga kesehatan tulang si Kecil. Dalam 100 gram pisang, terdapat sekitar 8 mg kalsium. Kandungan protein di dalam pisang juga dapat membantu meningkatkan kesehatan sel-sel serta jaringan tubuh, termasuk tulang. Meskipun kadar protein di dalam pisang cukup rendah, namun buah ini bisa menjadi salah satu pilihan camilan sehat untuk si Kecil. 

Baca juga: Rekomendasi Makanan Sehat untuk Anak, Sudah Coba Mums?

Kandungan Pisang: Beta karoten

Beta karoten merupakan senyawa yang memiliki sifat antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan si Kecil. Kandungan pisang ini berperan dalam menjaga kesehatan mata dan melindungi tubuh dari risiko berbagai penyakit, seperti asma, penyakit jantung, dan kanker. Beta karoten dalam pisang ini nantinya diubah dalam tubuh menjadi vitamin A. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang mengandung beta karoten dapat membantu menjaga kesehatan mata, mencegah kerusakan saraf, dan memperkuat kekebalan tubuh.

Kandungan Pisang: Kalium

Kalium merupakan mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh si Kecil dalam masa pertumbuhan dan perkembangannya. Mineral ini berperan dalam mendukung proses tumbuh kembang si Kecil, menjaga kesehatan dan fungsi otot, serta mengatur kadar air dalam tubuh. Manfaat dari kalium ini bisa Mums temukan dari buah pisang. 

Kandungan Pisang: Vitamin C

Vitamin C dan antioksidan dalam kandungan pisang memiliki manfaat untuk menjaga daya tahan tubuh, sehingga si Kecil tidak mudah terserang infeksi penyakit. Antioksidan pada pisang juga berperan dalam menangkal radikal bebas, yaitu zat yang dapat merusak sel-sel tubuh dan melemahkan sistem imun. 

Selain nutrisi di atas, kandungan pisang lainnya pun tak kalah penting, seperti protein, lemak, fosfor, zat besi, dan vitamin B1 yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh si Kecil. Oleh karena itu, pisang bisa menjadi pilihan tepat sebagai camilan sehat karena di dalamnya mengandung banyak nutrisi serta gula alami yang baik untuk tumbuh kembang si Kecil. Selain dikonsumsi secara langsung, buah pisang juga bisa diolah dengan cara lain. Sebaiknya Mums mengolah buah pisang dengan cara dikukus, dipanggang, atau direbus, serta hindari memanaskan lebih dari satu kali, agar nutrisi alaminya tidak rusak. Selain itu, hindari penambahan sukrosa berlebih dalam olahan pisang agar tetap sehat. 

Perlu Mums ketahui, penelitian membuktikan bahwa anak yang mengonsumsi sukrosa secara berlebihan dan konsisten bisa berisiko terkena penyakit yang mengganggu tumbuh kembangnya. Karena sukrosa adalah pemanis buatan, gula yang semakin menumpuk dalam tubuh bisa berubah menjadi lemak dan meningkatkan kadar gula darah. Akibatnya, si Kecil bisa berisiko tinggi mengalami gigi keropos, obesitas, diabetes, penyakit jantung, hipertensi, dan penyakit lainnya. Tapi Mums tidak perlu khawatir, konsumsi sukrosa bisa Mums kurangi atau bahkan hindari mulai sekarang dengan memilih makanan dan minuman bebas sukrosa. 

Salah satu nutrisi penting untuk tumbuh kembang si Kecil adalah asupan dari susu pertumbuhan. Mums perlu memilih jenis susu yang tepat demi mendukung si Kecil kuat dari dalam. Pilihlah susu FRISO Gold 4 yang mengandung nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. FRISO Gold 4 juga diperkaya dengan nutrisi penting lain, seperti ALA, LA, prebiotik, probiotuk, nukleotida, vitamin A, C, E, zinc, zat besi, dan selenium, serta diformulasikan dengan teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil agar membantunya kuat dari dalam. 

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang