Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Kapan Waktu yang Tepat Imunisasi BCG?

Kapan Waktu yang Tepat Imunisasi BCG?

Memberikan imunisasi wajib pada anak-anak merupakan satu tanggung jawab yang tidak boleh dilewatkan. Selain agar si Kecil tidak terserang penyakit serius, hal ini juga bermanfaat untuk membantu mengoptimalkan masa tumbuh kembangnya. Imunisasi BCG, menjadi salah satu imunisasi yang wajib diberikan untuk anak-anak agar terhindar dari penyakit Tuberkulosis.

Imunisasi BCG sendiri adalah singkatan dari imunisasi Bacillus Calmette-Guerin, yang berfungsi memberikan daya tahan atau imunitas tubuh si Kecil pada penyakit Tuberkulosis. Seperti Mums pahami, penyakit ini cukup mengganggu dan dapat menghambat perkembangan si Kecil. Bahkan jika terlambat ditangani, bisa berakibat fatal.

Waktu yang Tepat Imunisasi BCG

Kapan Waktu yang Tepat Imunisasi BCG?

Jika dilihat dari fungsinya, sebenarnya imunisasi BCG sangat tepat, dan direkomendasikan, untuk diberikan sesaat setelah si Kecil lahir. Waktu ini dinilai paling tepat karena ketika baru lahir tubuh si Kecil masih belum memiliki daya tahan yang baik. Pemberian imunisasi ini akan membantu mengembangkan daya tahan tubuhnya. Namun demikian Mums dapat berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan waktu yang dinilai tepat.

Jika tidak diberikan ketika si Kecil baru lahir, batas ideal pemberian imunisasi BCG sendiri adalah pada usia dua bulan. Namun bagaimana jika imunisasi ini belum dapat diberikan karena satu dan lain hal? Ketika hal ini terjadi (setelah usia 3 bulan) maka Mums terlebih dahulu harus melakukan tes tuberkulin untuk memastikan efektivitas imunisasi yang diberikan. Sekali lagi, Mums dapat berkonsultasi dengan dokter anak untuk hal ini.

Hal yang Menyebabkan Imunisasi Tertunda

Kapan Waktu yang Tepat Imunisasi BCG?

Sedikit kembali pada bagian akhir poin pertama, ada beberapa hal yang dapat menyebabkan pemberian imunisasi BCG tertunda. Hal-hal berikut dapat menunda karena pertimbangan keselamatan si Kecil dan waktu yang tepat untuk memberikan imunisasi tersebut. Pemberian imunisasi adalah proses injeksi bakteri atau virus jinak, yang dapat merangsang pembentukan imun pada bakteri atau virus tersebut.

Ketika si Kecil mengalami beberapa kondisi berikut, sebaiknya imunisasi BCG ditunda terlebih dahulu.

  • Si Kecil mengalami infeksi kulit ketika dilahirkan atau usia di bawah 3 bulan.
  • Tubuh si Kecil mengalami demam yang tinggi (tidak dalam keadaan prima).
  • Sistem imun tubuh sedang dalam keadaan lemah (karena berbagai faktor).
  • Memiliki reaksi yang tidak baik pada imunisasi BCG.
  • Sebelum diberikan imunisasi, pernah mengidap TB atau tinggal satu rumah dengan pengidap TB.
  • Terkonfirmasi mengidap HIV dan belum mendapatkan penanganan.

Karena imunisasi BCG diberikan oleh dokter atau tenaga kesehatan yang sudah memiliki izin, maka pemberian imunisasi ini akan mendapat pengawasan ketat. Selama ada koordinasi yang baik antara Mums dan dokter untuk kesehatan si Kecil, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Imunisasi untuk Membentuk Kekebalan

Kapan Waktu yang Tepat Imunisasi BCG?

Seperti kebanyakan vaksin atau imunisasi lain yang diberikan, tujuan utama dari imunisasi BCG adalah untuk membentuk kekebalan atau meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil dari penyakit Tuberkulosis atau TB. Penyakit ini menyerang bagian paru-paru, tulang, selaput otak, bahkan ginjal. Lebih berbahayanya lagi, penyakit ini ditularkan melalui droplet penderita yang keluar ketika bersin atau batuk. Maka penting untuk memberikan daya tahan dan kekebalan agar si Kecil tidak tertular.

Dengan injeksi sejumlah kecil bakteri jinak, tubuh si Kecil akan terangsang untuk membentuk daya tahan tubuh alami sehingga bisa dengan cepat menghalau bakteri penyakit sejenis. Memang terdapat efek samping yang muncul, namun hal ini merupakan hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan.

Efek samping yang biasanya muncul menyerupai luka melepuh pada area yang disuntik imunisasi ini. Pada beberapa kasus, luka ini akan terasa sakit dan menimbulkan lebam selama beberapa hari. Namun demikian seiring berjalannya waktu, luka melepuh ini akan membaik dan terus mengecil, meski memang sedikit menimbulkan bekas. Well, mungkin Mums juga sudah awam dengan bekas luka suntikan ini karena banyak sekali orang yang memiliki bekas ini hingga dewasa.

Baca Juga : 3 Jenis Imunisasi yang Tidak Diperbolehkan bagi Ibu Hamil

Memberikan imunisasi merupakan hal wajib untuk si Kecil demi meningkatkan daya tahan tubuh dan kekebalannya pada berbagai penyakit. Tentu, yang menjadi imunisasi wajib tidak hanya BCG saja, namun ada beberapa imunisasi lainnya. Mums bisa mendapatkan informasi ini pada Posyandu, dokter anak kepercayaan Mums, atau dengan klik di sini.

Dalam rangka terus menekan angka penderita penyakit Tuberkulosis, imunisasi BCG menjadi langkah awal yang sangat baik untuk Mums ambil. Selain dapat meminimalisir resiko tertularnya penyakit ini, Mums juga sudah membantu banyak orang dengan mengurangi penderita TB secara umum. Tentu, pemberian vaksin ini juga harus didukung dengan pola hidup sehat dan konsumsi makanan yang bernutrisi serta higienis. Untuk si Kecil, ASI adalah asupan terbaik hingga usianya 6 bulan. Demi menjaga kualitas ASI, Mums wajib menerapkan pola hidup sehat dan makan makanan bernutrisi. Dukung dengan Frisomum Gold Dualcare+ untuk membantu mencukupi nutrisi harian selama masa hamil dan menyusui, agar kondisi tubuh terjaga dan kualitas ASI berada dalam titik terbaik.