Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Kebaikan Prebiotik untuk si Kecil

Kebaikan Prebiotik untuk si Kecil

"Mengapa anak saya membutuhkan bakteri ‘baik’?". Jika pertanyaan ini ada dalam pikiran Mum ketika melihat berbagai macam produk susu yang mengandung “bakteri baik” (dikenal sebagai ‘probiotik’), percayalah bahwa Mum tidak sendirian. Untuk memahami hal-hal yang mendasar ini, kita harus lebih dahulu mengenal arti dari probiotik.

Menurut Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) dan World Organization for Animal Health (OIE), “probiotik” merupakan mikroorganisme yang memberi manfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi secukupnya. Salah satu jenis probiotik yang umum adalah Lactobacillus, yang dapat ditemukan pada minuman yang mengandung asam laktat (seperti yogurt dan susu berfermentasi).

Peran utama dari probiotik adalah untuk menjaga kesehatan usus kita. Usus kita mengandung cukup banyak bakteri berbahaya yang dapat mengganggu pencernaan jika dibiarkan. Probiotik berfungsi sebagai penyeimbang untuk menghambat aktivitas bakteri ‘jahat’, sehingga mengurangi jumlah bakteri ‘jahat’ dan meningkatkan kesehatan pencernaan kita.

Salah satu contoh kekhawatiran orang tua adalah, ketika si anak mengalami ketidaknyamanan pada perutnya. Hal ini dapat disebabkan karena usus merupakan organ yang sangat rentan terhadap diare; di sisi lain, buang air besar yang kurang teratur juga dapat menyebabkan konstipasi. Selain karena kondisi medis, kedua hal tersebut dapat terjadi karena rendahnya tingkat probiotik dalam usus si Kecil.

Saat ini cukup mudah bagi orang tua untuk menemukan berbagai macam produk makanan yang mengandung probiotik untuk si Kecil, seperti susu bubuk dan minuman asam laktat. Mengonsumsi produk-produk tersebut dapat meningkatkan jumlah bakteri ‘baik’yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri jahat sekaligus meningkatkan aktivitas usus si Kecil. Dengan demikian, masalah diare dan konstipasi pada anak dapat tertangani dengan lebih baik. Selain itu, probiotik juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh si Kecil. Dengan asupan probiotik yang cukup, Mum akan melihat adanya perbaikan dalam masalah kesehatan seperti iritasi kulit dan hidung tersumbat pada si Kecil.

Di samping pemberian asupan makanaan atau minuman yang mengandung probotik kepada anak, Anda juga perlu mengetahui bahwa sebagian probiotik tidak dapat bertahan hidup pada suhu tinggi (> 40 ° C), sehingga sebaiknya tidak memanaskan produk yang mengandung probiotik hingga terlalu panas, karena efektivitas probiotik tersebut akan sangat berkurang.