Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

32264-kenali-7-jenis-vaksin-untuk-anak-usia-1-tahunjpg

Kenali 7 Jenis Vaksin Untuk Anak Usia 1 Tahun

Susu anak 1 tahun penting untuk diberikan secara rutin guna memperkuat sistemimun tubuh si Kecil. Apalagi di usianya yang memasuki tahun pertama, ia semakinaktif bermain di luar rumah dan menjelajahi lingkungan sekitarnya. Supayatubuhnya lebih kuat dalam melawan virus dan bakteri, si Kecil pun disarankanuntuk mendapatkan vaksin secara berkala.

Namun, vaksin tidak boleh diberikan sembarangan, Mum. Sebab, pemberian vaksin harus disesuaikan dengan usia si Kecil. Lalu, jenis vaksin apa saja yang penting untuk diberikan pada anak usia satu tahun? Yuk simak pembahasannya di bawah ini!

  1. Hepatitis B

    Idealnya, vaksin Hepatitis B harus diberikan kurang dari 12 jam setelah kelahiran si Kecil. Namun, apabila ia belum pernah mendapatkan vaksin ini, Mum tidak perlu khawatir karena vaksin ini masih bisa diberikan direntang umur 1-2 tahun.

  2. Polio

    Vaksinasi polio dilakukan pada si Kecil secara berkala, yaitu pada saat lahir serta usia 2, 4, 6, dan 18 bulan. Vaksin ini dapat melindungi si Kecil dari bahaya virus polio yang menyerang sistem kerja otot pada balita. Mengingat virus polio mudah tersebar melalui air dan sanitasi yang kurang baik, Mum bisa membantu si Kecil terhindar dari penyakit ini dengan memerhatikan kebersihan lingkungan, serta memberikan asupan anak 1 tahun yang bergizi untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya.

  3. Diphtheria, Pertussis, and tetanus

    Sesuai namanya, vaksin DPT dapat melindungi si Kecil dari penyakit difteri, pertusis, dan tetanus. Vaksin ini disarankan untuk diberikan pada si Kecil pada usia 2, 4, 6, dan 15-18 bulan, serta usia 4-6 tahun.

  4. Haemophilus influenzae type b

    Vaksin Hib merupakan salah satu pencegahan terhadap virus Haemophilus influenzae tipe b yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, seperti meningistis, pneumonia, dan epiglottitis. Vaksin ini sebaiknya diberikan ketikasi Kecil berusia 2, 4, dan 6 bulan. Namun ketika usianya memasuki 12-15 bulan,vaksin Hib harus diberikan lagi pada si Kecil dengan dosis yang berbeda. Fungsinya adalah untuk memperkuat vaksin Hib yang pernah diberikan sebelumnya.

  5. Mumps, Measles, and Rubella

    Vaksin MMR sebaiknya diberikan pada siKecil ketika berusia 12-15 bulan. Vaksinasi ini berguna untuk melindungi si Kecil dari serangan penyakit campak yang sangat mudah menular melalui kontaklangsung. Untuk memaksimalkan sistem daya tahan tubuhnya, lakukan vaksinasi inisatu bulan sebelum atau setelah vaksinasi lainnya ya, Mum. Bantu juga si Kecil terhindardari penyakit ini dengan memberikan susu anak 1 tahun secara rutin.

  6. Influenza

    Penyakit Influenza merupakan penyakit yang mudah ditularkan melalui udara dan kontak langsung dengan penderitanya. [DA7] Mengingat kini si Kecil mulai sering berinteraksi dengan teman sebayanya, bukan tidak mungkin ia bisa tertular penyakit ini saat bermain. Guna mencegahnya, si Kecil disarankan untuk menerima vaksin influenza setiap satu tahun sekali setelah ia berusia enam bulan.

  7. Varicella

    Vaksinasi varicella penting dilakukan agar si Kecil terhindar dari penyakit cacar air. Penyakit ini sangat mudah menular,terutama jika si Kecil memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Agar terhindar dari cacar air, si Kecil harus menerima vaksin varicella setelah berusia satu tahun. Selain itu, perhatikan juga asupan nutrisi si Kecil ya, Mum, supaya sistem imunnya bisa bekerja dengan lebih optimal.

Nah, itulah tujuh jenis vaksinasi yang penting diberikan pada anak usia satu tahun. Guna membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh si Kecil di tahun pertamanya, berikan Friso Gold 3 yang diformulasikan dengan Vitamin A, C, dan E, serta kandungan Prebiotik, Nukleotida, Zink, Zat Besi, dan Selenium. Susu Friso diproduksi dengan konsep Single Process tanpa pemanasan berlebih, sehingga nutrisi dalam susu anak 1 tahun ini tetap terjaga dan mudah dicerna tubuh.