Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
kenali-penyebab-baby-blues-dan-cara-mengatasinya_IaZj6cTI9C

Mengenal Lebih Jauh Baby Blues, Ini Penjelasannya!

Kelahiran si Kecil adalah salah satu hal yang sangat dinanti-nanti oleh para ibu. Benar bukan, Mum? Ya, penantian sembilan bulan lamanya seakan terpenuhi dengan kelahiran si kecil ke dunia. Akan tetapi, ada sebuah kondisi di mana seorang ibu merasa resah, gelisah, serta cemas sehingga menjadi tidak nyaman. Kondisi ini kerap disebut dengan istilah baby blues. Sebenarnya, apa itu baby blues syndrome? Apa penyebab hal ini terjadi? Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Apakah hal ini sama dengan depresi pasca melahirkan?

Apa itu baby blues syndrome?

Baby blues adalah perubahan mood yang terjadi pada ibu baru pasca melahirkan, serta tumbuhnya perasaan negatif terhadap bayi mereka setelah melakukan proses persalinan. Sekitar 70-80% ibu baru secara mengejutkan memiliki perubahan mood ini.

Baby blues syndrome adalah suatu hal yang biasanya sulit dihindari, beberapa gejala baby blues seringkali terjadi secara mendadak di empat atau lima hari setelah kelahiran bayi. Seberapa cepat kemunculan gejala baby blues seringkali dipengaruhi bagaimana Mum melahirkan si Kecil.

Beberapa gejala baby blues adalah rasa bersedih dan ingin menangis tanpa alasan, bisa juga berupa ketidaksabaran diri, memiliki perasaan kurang nyaman, cemas, sulit tidur, hingga perubahan mood secara tiba-tiba. Sering juga baby blues syndrome ditandai dengan rasa takut untuk menjadi ibu yang baik. Gejala-gejala ini bisa berlangsung paling lama 1 sampai 2 minggu setelah kelahiran bayi. Apakah Mum memiliki gejala di atas? Atau Mum pernah mengalami sindrom baby blues?

Gejala baby blues

  • Mengalami gangguan perubahan suasana hati yang menyebabkan Mum menangis dan sedih yang Mum rasakan.
  • Emosi labil, mudah tersinggung, suasana hati yang buruk sehingga mudah marah dan muncul rasa takut yang tidak beralasan, misalkan melihat feses bayi yang berubah warna, sering menyusui namun bayi tetap menangis, dan Mum bingung harus melakukan apa.
  • Merasa kelelahan, sulit tidur dan sering sakit kepala.
  • Merasa kurang percaya diri dan muncul kecemasan, padahal bayi sedang baik-baik saja dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Mengalami baby blues adalah hal yang umum dialami oleh Mum usai melahirkan selama kurang lebih 2 minggu. Namun demikian, jika gangguan ini dibiarkan berlanjut dapat memberikan efek yang negatif bagi Mum dan bayi. Untuk itu, Mum disarankan mengatasi hal ini dengan tepat. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasinya adalah:

  • Melakukan persiapan melahirkan mulai dari fisik, mental, dan materil. Mum bisa baca buku tentang maternity selama Mum hamil, ataupun baca buku tentang persiapan melahirkan dan menyusui. Saat Mum siap dengan kehadiran si buah hati, maka rasa cemas pasca melahirkan tidak akan membuat Mum merasa tertekan atau depresi, tetapi justru merasa bahagia.
  • Mencari banyak informasi seputar persalinan penting dilakukan sebelum melahirkan, agar Mum tidak “kaget” saat mulai merawat bayi. Bicarakan dengan dokter mengenai cara merawat sekaligus menjaga kesehatan si Kecil.

Ketika Mum tahu cara dan siap merawat si kecil, maka kemungkinan mengalami Baby Blues syndrome pun dapat dihindari setelah melahirkan. Jangan lupa juga untuk orang tua mempelajari atau bertemu dengan dokter laktasi sebelum melahirkan si Kecil, agar Mum tidak stres atau depresi dan memicu sindrom inidikarenakan urusan ASI atau menyusui.

  • Berbagi beban bersama pasangan adalah cara terbaik untuk menghindari Baby Blues. Bicarakan masalah merawat si kecil serta berbagi tanggung jawab dengan pasangan atau anggota keluarga lainnya dapat meringankan beban Mum, baik secara fisik maupun psikis.
  • Jangan terlalu mendengarkan dan mencerna bulat-bulat apa yang orang lain atau keluarga katakan tentang bagaimana ‘buruknya’ Mum mengasuh si Kecil, terkadang, "gangguan" komentar dari orang-orang ini yang justru membuat Mum merasa tidak memberikan yang terbaik untuk si Kecil.

Padahal, yang dibutuhkan si Kecil hanyalah Mum yang happy, dan pastinya apapun yang Mum lakukan untuk si Kecil adalah yang terbaik.

  • Berbagi pengalaman dengan ibu-ibu lain melalui komunitas online ataupun dengan sahabat dan keluarga yang juga seorang ibu, jangan malu ataupun ragu bercerita karena dengan hanya bercerita, Mum akan merasa lebih percaya diri untuk mengurus si Kecil dan juga tidak merasa sendirian.
  • Memperhatikan pola makan dan istirahat secara cukup agar kondisi tubuh selalu sehat, jika pasangan ada di rumah, bisa meminta tolong untuk bergantian menjaga si Kecil kemudian Mum bisa istirahat atau me time sejenak.
  • Berusaha untuk selalu berpikiran positif adalah kunci untuk terhindari dari sindrom Baby Blues

Banyak orang yang menyamakan baby blues adalah depresi pasca melahirkan. Keduanya memang mirip secara gejala, bahkan hampir semua gejala baby blues muncul ketika seseorang mengalami depresi pasca melahirkan. Bedanya, depresi pasca melahirkan ditandai dengan kelalaian Mum dalam mengasuh si Kecil. Inilah mengapa sindrom ini butuh penanganan yang lebih lanjut.

Penyebab baby blues

Sebenarnya hingga saat ini masih belum diketahui apa yang jadi faktor utama penyebab sindrom baby blues terjadi. Namun teori-teori berikut ini dianggap berhubungan dengan gejala yang timbul ketika seseorang mengalami sindrom baby blues, penyebab sindrom baby blues adalah:

  • Perubahan hormon
    Faktor hormon dianggap sebagai faktor utama penyebab baby blues pada seorang ibu baru. Ketika hormon menurun, air susu pun terproduksi secara masif. Kelelahan yang terjadi akibat sindrom baby blues biasanya disebabkan karena nutrisi ibu sebagian besar dialokasikan oleh tubuh menjadi ASI sehingga nutrisi untuk diri sendiri jadi berkurang drastis. Akibatnya, tubuh menjadi mudah lelah karena perubahan tersebut.
  • Rasa cemas yang berlebihan
    Ketidaksiapan mental seorang wanita untuk menjadi ibu hamil juga menjadi faktor penyebab baby blues. Dari yang semula wanita karir biasa, harus berubah menjadi seorang ibu yang wajib perhatian pada si Kecil. Transisi dari wanita menuju ibu inilah yang menumbuhkan kecemasan berlebihan pada sosok ibu baru. Selain itu, sulit istirahat akibat rasa cemas berlebihan ini semakin menambah ketakutan tersebut.

Cara mengatasi baby blues

Jika ada yang bilang kalau sindrom baby blues adalah sebuah penyakit, jawabannya tentu bukan ya Mum. Faktanya, baby blues dapat hilang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Meski begitu, mengalami baby blues adalah hal yang bisa semakin memburuk ketika Mum kurang tidur pasca melahirkan.

Maka dari itu, sebisa mungkin cukupilah waktu istirahat Mum. Bila tidur malam dirasa kurang, sekedar tidur siang sudah lebih dari cukup. Baby blues adalah hal yang dapat pelan-pelan hilang jika Mum cukup beristirahat, jangan biarkan hal ini membuat Mum mengalami depresi atau postpartum depression lebih lanjut.

Sudah tahu kan, Mum, tentang apa itu baby blues dan bagaimana cara mengatasinya? Mungkin saat ini Mum sedang menunggu kedatangan si Kecil yang waktu kelahirannya sudah menghitung hari. Sudahkah Mum melengkapi nutrisi hamil dengan Frisomum Gold?

Frisomum Gold yang diperkaya dengan ALA, LA, Nukleotida, Asam Folat, Kalsium, dan Zat Besi yang baik untuk melindungi Mum dan janin dari dalam. Baiknya lagi, Friso juga diproduksi dengan Single Process, di mana susu tidak dipanaskan secara berlebih, sehingga kualitas nutrisinya tetap terjaga dan dapat mudah dicerna tubuh. Jadi, Mum bisa merasakan manfaat dari susu premium dengan rasa vanila yang lezat ini secara optimal.

 

Sumber:

Halodoc

Sample Friso Gold

Selamat datang! Apakah Mums ingin mencoba Free Sample dari Friso?

Daftar Sekarang