Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Gigi Susu

Kenali Pertumbuhan Gigi Susu dan Cara Merawatnya

Gigi susu si Kecil harus dirawat dengan baik karena akan memengaruhi kesehatan gigi permanennya lho. Simak penjelasannya di sini

Sebagian besar Mums pasti menantikan kemunculan gigi susu si Kecil untuk pertama kalinya. Sebab, banyak di antara Mums yang menganggap pertumbuhan gigi merupakan salah satu tolak ukur pencapaian tumbuh kembang buah hati. Sebenarnya pertumbuhan gigi setiap anak bisa berbeda satu sama lain. Itulah sebabnya, terdapat rentang usia untuk mengetahui urutan pertumbuhan gigi susu si Kecil. Jadi, pertumbuhan gigi tidak hanya diukur hanya pada satu usia tertentu saja. Oleh karena itu, Mums tidak perlu khawatir jika pertumbuhan gigi si Kecil sedikit lebih lambat dibandingkan anak seusianya. 

Pertumbuhan Benih Gigi Dimulai Sejak dalam Kandungan

Mungkin tak banyak Mums yang tahu bahwa pembentukan benih gigi susu ternyata dimulai sejak si Kecil masih di dalam kandungan. Proses pembentukan gigi ini sangat bergantung pada asupan nutrisi Mums selama hamil. Itulah sebabnya, Mums perlu mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi agar tumbuh kembang si Kecil lebih optimal. Supaya gigi si Kecil dapat terbentuk dengan sempurna, Mums harus mendapatkan asupan protein, kalsium, fosfor, vitamin C, dan vitamin D yang cukup selama hamil. 

Pertumbuhan gigi saat di dalam kandungan bukan berarti menjadikan bayi memiliki gigi yang keluar dari gusinya ya, Mums. Pertumbuhan gigi yang dimaksud di sini yaitu pertumbuhan tahap awal, ketika mineral, sel-sel, serta zat lain mulai mempersiapkan diri untuk membentuk benih-benih gigi. 

Proses pembentukan benih gigi dimulai saat kandungan berusia 6 minggu. Kemudian, saat usia kehamilan Mums memasuki bulan ketiga dan keempat, jaringan keras yang nantinya menjadi lapisan luar gigi mulai terbentuk. Nah, saat si Kecil lahir, ia sudah memiliki sekitar 10 benih gigi susu di bawah gusinya. Barulah saat ia berusia sekitar 6 bulan, gigi akan muncul dari gusi untuk pertama kalinya. 

Urutan Pertumbuhan Gigi si Kecil

Gigi susu si Kecil tumbuh secara bertahap dan akan lengkap saat ia berusia 3 tahun. Waktu kemunculan gigi pada setiap anak bisa berbeda-beda. Hal ini bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah asupan nutrisi yang dikonsumsi selama hamil dan setelah si Kecil lahir. Berikut adalah urutan pertumbuhan gigi anak: 

  • Usia 3-8 bulan: Gigi susu pertama muncul

    Umumnya gigi susu pada bayi akan muncul saat ia berusia 6 bulan. Namun, seperti yang Mums ketahui bahwa pertumbuhan gigi akan berbeda-beda, sehingga tak sedikit pula bayi yang berusia 3 bulan sudah menampakkan giginya. Pada rentang usia 3-8 bulan ini, gigi susu pertama yang akan muncul adalah gigi seri tengah rahang bawah. Setelah itu, pertumbuhan gigi dilanjutkan dengan munculnya sepasang gigi seri rahang atas. 

    Saat si Kecil sedang tumbuh gigi, biasanya ia akan mengalami demam dan rewel. Hal ini tentu wajar dan normal karena merupakan proses tumbuh kembang yang alami. Si Kecil juga akan merasakan nyeri dan gatal pada gusinya. Di fase ini, Mums bisa membantu meringankan gejalanya dengan mengusap gusi si Kecil dengan handuk kecil yang bersih dan sudah dicelupkan pada air dingin. Mums juga bisa memberikan si Kecil teether yang sudah dibekukan di lemari es. Rasa dingin dari handuk atau teether akan meringankan nyeri dan gatal yang dirasakan si Kecil. 

  • Usia 8-12 bulan: Pertumbuhan gigi seri atas

    Pertumbuhan gigi seri si Kecil akan berlanjut hingga usianya sekitar 12 bulan. Setelah gigi seri rahang bawah dan atas muncul, kini giliran gigi seri samping atas yang akan tumbuh. Saat berusia 12-13 bulan, umumnya si Kecil sudah memiliki gigi seri atas yang lengkap. 

  • Usia 12-16 bulan: Pertumbuhan gigi seri bawah

    Pertumbuhan gigi si Kecil masih terus berlanjut hingga usia 16 bulan. Pada rentang usia ini, gigi seri samping bawah akan keluar perlahan untuk melengkapi jajaran gigi seri yang sudah tumbuh. Setelah pertumbuhannya selesai, si Kecil akan memiliki 8 buah gigi seri lengkap, sehingga ia bisa menggigit makanan dengan lebih baik. 

    Setelah si Kecil sudah berusia di atas 1 tahun, Mums perlu memberikan asupan nutrisi yang dapat menjaga kesehatan gigi si Kecil, selain dari ASI atau MPASI. Salah satu nutrisi yang tepat adalah susu Friso Gold 3 karena mengandung protein, kalsium, fosfor, vitamin C, dan vitamin D untuk mendukung kesehatan gigi. 

    Susu Friso Gold merupakan susu pertumbuhan yang kaya nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. Selain itu, susu Friso Gold 3 juga diperkaya dengan kandungan prebiotik, probiotik, nukleotida, vitamin, dan mineral lainnya, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil agar membantunya kuat dari dalam. 

  • Usia 16-24 bulan: Pertumbuhan gigi taring dan munculnya geraham

    Pada rentang usia 16-22 bulan, gigi taring si Kecil akan muncul perlahan. Biasanya yang akan muncul lebih dulu adalah gigi taring atas. Pertumbuhan gigi ni akan dilanjutkan dengan munculnya gigi taring bawah pada rentang usia 17-24 bulan. Setelah genap berusia 2 tahun, umumnya si Kecil sudah memiliki gigi sering dan gigi taring yang lengkap. Di rentang usia ini juga gigi geraham akan mulai tumbuh untuk membantu si Kecil mengunyah makanan agar lebih halus.

    Baca juga: 7 Penyebab Gigi Keropos pada Anak, Cegah Mulai Sekarang, Mums!

  • Usia 2-4 tahun: Jumlah gigi susu lengkap

    Pada rentang usia 2-4 tahun, biasanya jumlah gigi susu si Kecil akan terus tumbuh hingga lengkap 20 buah. Setelah si Kecil berusia 4 tahun, rahang dan tulang wajahnya akan tumbuh dan berkembang untuk menciptakan ruangan bagi gigi permanen atau gigi tetap. Pertumbuhan gigi si Kecil akan memasuki periode gigi bercampur pada usia 6-12 tahun. 

Cara Merawat Gigi Susu Si Kecil

Bagi sebagian Mums mungkin mengira gigi susu si Kecil tidak perlu terlalu dirawat karena nantinya akan digantikan oleh gigi permanen. Padahal, kesehatan gigi susu akan berdampak pada kesehatan gigi permanen si Kecil nantinya. 

Selain itu, gigi susu juga tidak terlepas dari masalah gigi yang bisa timbul akibat kurangnya kontrol orang tua dan faktor lainnya. Beberapa masalah gigi pada anak yang sering muncul di antaranya gigi berubah warna, gigi sensitif, karies gigi atau gigi berlubang, dan gigi tanggal sebelum waktunya. Untuk mencegah terjadinya masalah gigi, berikut ini beberapa cara merawat gigi susu pada si Kecil yang perlu Mums ketahui: 

  • Membersihkan gigi si Kecil secara rutin menggunakan kain kasa yang sudah dibasahi air atau dengan sikat gigi yang lembut
  • Tidak membiarkan si Kecil tidur sambil minum susu botol. Sebab, kebiasaan ini bisa menyebabkan gigi susu berlubang
  • Memeriksakan gigi si Kecil secara berkala ke dokter gigi, sejak gigi pertamanya tumbuh.

Seperti yang sudah dibahas, pertumbuhan gigi susu pada setiap anak akan berbeda-beda. Meski begitu, jika gigi susu si Kecil tidak juga muncul setelah usianya 1 tahun atau urutan tumbuh giginya jauh terlambat dari rentang usia yang ideal, atau gigi susu tidak juga tanggal saat dewasa, sebaiknya Mums bawa si Kecil ke dokter gigi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang