Lompat ke isi utama
Tahap perkembangan balita

Kenali Tahap Perkembangan Anak 1-3 Tahun [LENGKAP!]

Tahap perkembangan anak perlu dipahami berdasarkan usianya agar Mums dapat menstimulasi dengan cara yang benar

Penting bagi Mums untuk memahami tahap perkembangan anak berdasarkan usia agar bisa mengetahui sejak awal bila ada gangguan tumbuh kembang yang mungkin saja dialami oleh buah hati Mums. Selain itu, memahami tahap perkembangan anak juga bisa menjadi panduan bagi Mums untuk menstimulasinya secara tepat, terutama untuk anak usia 1-3 tahun. 

Lantas, seperti apa tahap perkembangan anak usia 1 -3 tahun yang perlu Mums ketahui? Simak penjelasannya dalam artikel ini, yuk! 

Tahap perkembangan anak usia 1 tahun

Secara garis besar, anak yang berusia 1 tahun sudah memiliki sejumlah kemampuan, di antaranya:

  • Berdiri sendiri tapi belum bisa terlalu lama
  • Berguling sendiri
  • Mampu melambaikan tangan
  • Mulai bisa makan sendiri meski masih berantakan
  • Berpindah posisi dari berbaring lalu duduk, kemudian duduk ke berdiri dan kembali duduk

Hal-hal di atas termasuk kemampuan secara umum yang terdapat dalam tahap perkembangan anak usia 1 tahun. Namun, Mums tidak perlu khawatir jika buah hati Mums belum mampu melakukan semuanya. Mums dapat melakukan beberapa stimulasi yang dapat meningkatkan tumbuh kembang anak. Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa tahap perkembangan anak usia 1 tahun yang perlu Mums ketahui, antara lain: 

  • Kemampuan motorik kasar dan halus

    Tahap perkembangan anak juga bisa Mums lihat pada aspek motorik kasarnya. Pada usia ini, anak umumnya sudah bisa berdiri tegak tanpa bantuan orang lain dan sudah mulai berjalan perlahan. 

    Sedangkan, tahap perkembangan anak dalam aspek motorik halus dapat terlihat ketika anak sudah bisa mengambil benda di sekitarnya. Selain itu, anak juga biasanya mulai bisa menggenggam benda di tangan dan belajar memasukkan ke dalam kotak.

  • Kemampuan bahasa dan komunikasi

    Tahap perkembangan anak 1 tahun pada aspek bahasa dan komunikasi dapat terlihat ketika ia sudah bisa merespons berbagai pertanyaan yang Mums berikan kepadanya. Ia juga bisa melakukan beberapa gerakan tubuh yang sederhana, seperti menganggukkan kepala atau melambaikan tangan, sebagai tanggapan atau reaksi ketika berinteraksi dengan orang lain.

  • Kemampuan kognitif

    Tahap perkembangan anak 1 tahun pada aspek kemampuan kognitif terlihat ketika ia sudah bisa diberi arahan, misalnya saat Mums meminta ia untuk memindahkan atau menyimpan beberapa barang. Ia juga sudah mengerti dan tertarik dengan sebab akibat setelah melakukan sesuatu. Sebagai contoh, saat Mums melempar bola mainan ke arahnya dan ia akan mengambil dan melemparkan balik bola tersebut.

  • Kemampuan sosial dan emosional

    Bila Mums melihat anak sudah bisa melambaikan tangan saat orang lain berpamitan, berarti Mums sudah melihat tahap perkembangan anak dalam aspek sosialnya. Ya, anak yang berusia 1 tahun biasanya sudah bisa merespons ketika diajak berbicara oleh Mums atau orang lain, walaupun tanggapan atau reaksinya hanya dengan senyuman, tertawa, atau melambaikan tangan. 

    Terkadang, anak juga akan merasakan sisi emosionalnya saat harus berpisah dengan Mums. Biasanya ia akan menangis karena Mums merupakan orang yang paling dekat dengannya. 

Tahap perkembangan anak usia 2 tahun

Seiring pertambahan usia, maka idealnya tahap perkembangan anak pun semakin meningkat. Secara garis besar, berikut ini kemampuan anak usia 2 tahun:

  • Mulai bisa melompat
  • Mampu melempar dan menendang bola
  • Ucapan atau perkataannya lebih jelas
  • Menunjuk dan menyebutkan gambar yang ia lihat
  • Mampu memegang benda dengan benar, seperti saat memegang krayon atau pensil warna

Untuk lebih jelasnya, berikut ini tahap perkembangan anak usia 2 tahun: 

  • Kemampuan motorik kasar dan halus

    Pada tahun kedua, perkembangan motorik anak akan berkembang lebih pesat, misalnya saja buah hati Mums sudah bisa menaiki tangga dengan perlahan, menendang bola, dan sudah mulai bisa berlari-lari kecil. Saat bermain, anak juga sudah bisa menyusun permainan baloknya sampai bertingkat, menyusun benda secara vertikal, dan membuka lembaran buku cerita sendiri. Bahkan, anak usia 2 tahun juga sudah lebih percaya diri dan aktif dalam bergerak. 

  • Kemampuan bahasa dan komunikasi

    Tahap perkembangan anak usia 2 tahun sudah mulai bisa mengatakan beberapa kata yang mudah, misalnya mengatakan “mau makan” atau “lepas sepatu” walaupun ucapannya tidak begitu jelas. Ia juga akan menanggapi perkataan yang Mums lontarkan, misalnya saat Mums menawarkan jenis mainan untuknya dan ia akan menanggapi dengan memilih mainan sesuai dengan ketertarikannya. 

    Selain itu, buah hati Mums juga sudah bisa menunjuk 4 gambar dan mengucapkan apa yang ia lihat. Ia sudah bisa mengucapkan beberapa bagian tubuh sambil menunjuknya, misalnya menunjuk kaki, hidung, perut, mata, telinga, dan lainnya.

  • Kemampuan kognitif

    Tahap perkembangan anak pada aspek kognitif akan terlihat ketika ia sudah mampu melakukan beberapa hal sederhana yang Mums instruksikan kepadanya. Sebagai contoh, saat Mums meminta ia untuk menaruh buku di meja atau cuci tangan, ia biasanya akan mengikuti arahan tersebut walaupun tetap harus dipantau dan diperhatikan dengan baik ya, Mums. Tahap perkembangan anak dalam aspek kognitif juga akan Mums ketahui ketika ia bisa bermain permainan peran sesuai dengan imajinasinya. 

  • Kemampuan sosial dan emosional

    Tahap perkembangan anak pada aspek sosial terlihat ketika buah hati Mums senang melakukan beberapa hal sendiri, seperti mencuci tangan, memilih mainan, berjalan tanpa dipegang oleh Mums, dan memakai baju sendiri, meskipun tetap saja harus dibantu oleh Mums. Pernah melihat buah hati Mums tidak ingin memakai baju pilihan Mums? Nah, ini termasuk tahap perkembangan anak dalam aspek emosional lho.

Tahap perkembangan anak usia 3 tahun

Tahap perkembangan anak pada usia 3 tahun umumnya akan terlihat dari beberapa kemampuan, mulai dari menyebutkan jenis warna, menghitung angka sederhana, menyusun balok, coretannya semakin jelas, makan sendiri, dan lain sebagainya. Berikut ini beberapa tahap perkembangan anak usia 3 tahun sesuai dengan aspek kemampuan:

  • Kemampuan motorik kasar dan halus

    Tahap perkembangan anak pada aspek motorik terlihat saat ia sudah mulai berani untuk berlari lebih kencang, memanjat, turun naik tangga sendiri, melompat, bersepeda, dan lain sebagainya. Mums juga akan melihat gambar anak yang lebih jelas dengan bentuk benda tertentu, seperti bulat, segitiga, kotak, dan lain-lain. 

  • Kemampuan bahasa dan komunikasi

    Pada tahun ketiga, rasa ingin tahu buah hati Mums semakin berkembang dengan pesat. Itulah sebabnya, anak akan lebih sering bertanya mengenai hal-hal yang ia lihat, apalagi terhadap hal-hal yang membuatnya tertarik. Ia juga sudah mengerti apa yang ia dengar, tetapi belum sepenuhnya menyatakan perasaan mereka dalam bentuk kata-kata secara jelas. 

  • Kemampuan kognitif

    Anak usia 3 tahun umumnya sudah mengetahui nama, usia, serta jenis kelaminnya, serta dapat mengingat beberapa angka dan huruf. Buah hati Mums juga sudah bisa menyusun puzzle dengan tepat, sering berimajinasi dengan hewan peliharaan atau saat bermain permainan peran. Ia juga dapat mengikuti 2-3 instruksi sekaligus, misalnya saat Mums minta tolong untuk mengambil mainannya dan letakkan di atas meja. 

  • Kemampuan sosial dan emosional

    Kemampuan sosial anak 3 tahun akan terlihat saat ia sudah mulai ingin melakukan berbagai hal sendiri dan menunjukkan kemandiriannya di hadapan Mums. Sebagai contoh, saat ia ingin melepas dan memakai pakaian sendiri atau mengambil alat makannya sendiri. [tambahkan info mengenai tahap perkembangan yang ada di web friso]

Pada 2 tahun pertama kehidupannya, anak mengalami masa golden age (masa emas tumbuh kembang anak). Artinya, asupan nutrisi dan stimulasi sangat penting untuk menentukan tumbuh kembang anak di masa depan, sehingga Mums perlu mendukungnya dengan asupan nutrisi dan stimulasi yang tepat.

Salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh anak yang berusia 1-3 tahun adalah susu formula yang kaya nutrisi. Susu FRISO Gold 3 bisa menjadi pilihan yang tepat karena mengandung nutrisi alami, bebas sukrosa, tanpa perisa, dan tetap memiliki rasa yang enak. 

Dengan melalui proses pengolahan satu kali (single process), kandungan nutrisi alami di dalam susu FRISO Gold 3 tidak rusak sehingga lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan anak. Selain itu, susu FRISO Gold 3 juga mengandung prebiotik, probiotik, nukleotida, vitamin, dan mineral yang tinggi, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil agar membantunya kuat dari dalam.

 

Disadur dari berbagai sumber dan ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang