Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Kenali Tahap-tahap Pertumbuhan Janin di Setiap Trimester

Kenali Tahap-tahap Pertumbuhan Janin di Setiap Trimester

Kehamilan menjadi salah satu momen yang paling mengesankan bagi para Mums, setuju? Momen kehamilan memang istimewa, Mums pasti selalu ingin memeriksa perkembangan dan pertumbuhan janin setiap minggunya. Apakah kondisi janin sehat dan cukup nutrisi? Bagaimana ukurannya saat ini? Apakah jenis kelaminnya laki-laki atau perempuan? Pertanyaan-pertanyaan ini biasanya muncul seiring usia kandungan yang kian membesar. Di samping itu, masa kehamilan juga termasuk momen yang membuat suasana hati Mums naik turun, merasakan mual yang mengganggu, dan lebih cepat lelah. Namun, semua perasaan ini mungkin seketika hilang saat Mums mengetahui pertumbuhan janin yang semakin sehat. 

Mums disarankan untuk mengetahui tahap pertumbuhan janin sejak awal kehamilan sampai waktunya melahirkan. Tujuannya agar Mums dapat mengetahui kondisi kesehatan janin, serta mendeteksi lebih dini jika terjadi gangguan selama masa kehamilan. Tahap perkembangan dan pertumbuhan janin ini bisa dibagi ke dalam setiap trimester, mulai dari trimester pertama, kedua, dan ketiga. 

Salah satu tanda awal kehamilan adalah siklus menstruasi terlambat. Nah, tanggal terakhir menstruasi atau disebut juga Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) ini digunakan untuk memprediksi perhitungan usia kehamilan. Artinya, minggu pertama kehamilan dihitung sejak HPHT Mums. Pada minggu pertama ini, belum ada janin yang terbentuk di dalam rahim, sehingga dokter akan menambah 40 minggu dari tanggal HPHT tersebut. Memasuki minggu kedua, Mums akan mengalami ovulasi, yaitu lepasnya sel telur yang sudah matang ke saluran tuba fallopi dan siap dibuahi oleh sperma. Di fase ini, rahim Mums mempersiapkan kehamilan dengan mempertebal dinding rahim yang berfungsi sebagai tempat menempelnya embrio. Selanjutnya, perkembangan dan pertumbuhan janin dapat dilihat mulai dari trimester pertama sampai ketiga. 

Pertumbuhan Janin Trimester Pertama

Pada minggu ketiga, pertumbuhan janin sudah berbentuk blastokista, yaitu hasil pertemuan sel telur yang telah dibuahi oleh sperma dan menjadi embrio yang menempel dengan sempurna pada rahim. Lapisan terluar dari embrio ini akan membentuk plasenta atau ari-ari. Sementara, ukuran embrio masih cukup kecil, yaitu sekitar 1,5 mm. Pada fase ini sel darah juga terbentuk dan ratusan sel lainnya ikut berkembang, lalu sirkulasi darah pun dimulai. 

Pada minggu keempat, pertumbuhan janin ditandai dengan embrio yang telah membelah dan memiliki tiga lapisan yang nantinya akan menjadi organ tubuh si Kecil, yaitu ektoderm, endoderm, dan mesoderm. Ukuran embrionya sekitar 5-6 mm, sesuai dengan pertumbuhan janin dalam kandungan. Di fase ini juga jantung sudah terbentuk dan mulai berfungsi, serta pembuluh darah pun sudah memiliki aliran darahnya sendiri.

Pada minggu kelima, perkembangan dan pertumbuhan janin sudah semakin baik. Sistem saraf dan struktur dasar otak sudah terbentuk, lalu tangan pun sudah mulai tumbuh secara perlahan, walaupun bentuknya masih sedikit abstrak. Sementara, mata, telinga, mulut baru akan dibentuk. Di fase ini, biasanya Mums juga akan mengalami gejala kehamilan dan peningkatan hormon kehamilan pun meningkat sehingga menyebabkan menstruasi terhenti, biasanya fase ini dijadikan tanda awal kehamilan.

Pada minggu keenam, pertumbuhan janin sudah mulai terlihat melengkung seperti huruf C. Bagian mata, hidung, mulut, telinga, serta rahang bawah sudah mulai terbentuk. Pada fase ini, janin sudah sebesar kacang polong atau sekitar 12 mm. 

Pada minggu ketujuh, pertumbuhan janin adalah sekitar 19 mm atau seukuran buah kersen. Meskipun ukurannya masih kecil, tetapi otaknya sedang berkembang dalam kecepatan yang luar biasa lho, Mums. Sistem saraf serta otot pun sudah mulai berfungsi dan jari-jari sudah mulai terlihat.

Pada minggu kedelapan hingga sepuluh, pertumbuhan janin telah berhasil melalui masa kritis dari proses pembentukan organ dan struktur tubuhnya. Dengan ukuran sekitar 3 cm, janin sudah bisa bergerak dan bentuknya semakin terlihat seperti bayi. 

Pada minggu ke-11 hingga ke-13, otak bayi akan berkembang dengan pesat, ginjalnya mulai mengeluarkan urine, serta jari-jarinya terlihat mengepal seperti ingin meninju. Pertumbuhan janin atau bayi akan berukuran 8 cm. 

Pertumbuhan Janin Trimester Kedua

Memasuki trimester kedua, pertumbuhan janin mencapai 42 gram dan panjangnya sekitar 9 cm atau sebesar kepalan tangan Mums. Pembentukan tulangnya pun semakin kuat dan kemampuan mendengar lebih meningkat. Di minggu ke-14 dan ke-15, bayi telah berukuran sebesar jeruk navel. Di Fase ini, bayi sudah bisa melakukan gerakan menelan dan bernapas. Selain itu, bayi menendang serta menekuk tangan dan kaki. Lalu, pada minggu ke-16 dan ke-17, pembentukan ototnya semakin kuat, serta matanya sudah mulai berfungsi dan bisa bergerak ke kanan dan kiri. Di fase ini, ukuran bayi kurang lebih seukuran telapak tangan Mums.

Pada minggu ke-18 dan ke-19, bayi dalam kandungan semakin aktif. Di fase ini, Mums mungkin akan merasakan gerakan kecil yang disebabkan oleh gerakan bayi saat berputar, meninju, dan menendang. 

Saat minggu ke-20, bayi sudah berukuran sebesar buah blewah dan Mums bisa melihat jenis kelaminnya saat melakukan pemeriksaan USG. Memasuki minggu ke-21, bayi sudah bisa menelan dan merasakan apa yang Mums makan. Lalu, lanjut ke minggu ke-22, indera perasa, penglihatan, pendengaran, dan pengecapan sudah berfungsi. Nah, di fase ini, bayi juga sudah bisa mendengar suara lho, Mums. 

Pada minggu ke-26, bayi mulai bisa menghirup dan mengeluarkan air ketuban atau cairan plasenta yang merupakan pertanda baik. Artinya, bayi sudah bisa berlatih bernapas. Kemudian, di minggu ke-27 bayi sudah bisa membuka dan menutup matanya, menghisap jari-jari, bahkan bisa cegukan. 

Baca juga: Kenali Tanda-tanda Gangguan Pencernaan pada Bayi

Pertumbuhan Janin Trimester Ketiga

Masuk trimester ketiga, bayi sudah bisa mengedip, tertidur, bahkan bermimpi lho, Mums. Pada minggu ke-29 dan ke-31, berat badan bayi semakin bertambah dan Mums akan merasakan tendangan bayi yang lebih kuat. Memasuki minggu ke-32 dan ke-33, bayi semakin sering berlatih untuk bertahap hidup di luar rahim, misalnya dengan melakukan gerakan menelan, menghisap, menendang, dan bernapas. Pada minggu ke-34, sistem saraf pusat dan paru-paru bayi akan semakin matang. Namun, pergerakannya tidak seheboh di minggu-minggu sebelumnya. 

Minggu ke-36 menandakan tanggal persalinan yang semakin mendekat, posisi bayi pun akan semakin turun ke bagian panggul Mums. Lalu, pada minggu ke-37, Mums akan lebih sering mengalami keputihan dan kontraksi. Biasanya minggu ke-39 atau ke-40 air ketuban Mums akan pecah. Apabila ini terjadi, berarti Mums akan segera melalui proses persalinan. Mums sudah bisa langsung mendatangi dokter atau bidan untuk melahirkan buah hati tercinta. Namun, jika Mums masih belum menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan setelah melewati tanggal perkiraan kelahiran bayi, biasanya dokter akan menunggu hingga minggu ke-42. Jika lewat dari ini, Mums mungkin harus melalui prosedur induksi untuk mempercepat proses persalinan. 

Pertumbuhan janin ini akan lebih optimal saat Mums memberikan nutrisi yang seimbang selama masa kehamilan. Salah satu nutrisi yang penting untuk kesehatan mums dan si Kecil adalah susu khusus Ibu hamil dan menyusui, seperti Frisomum Gold Dualcare+ yang mengandung zat besi, kalsium, ALA/LA, dan prebiotik untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan, memenuhi gizi, serta memberikan pondasi yang baik untuk perkembangan dan pertumbuhan janin.