Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
5 Kewajiban Anak Di Rumah, Ajarkan Sejak Dini

Kenalkan 5 Kewajiban Anak di Rumah Sejak Dini

Mengajarkan si Kecil mengenai kewajibannya sebagai anak selama di rumah adalah hal yang wajib dilakukan. Mengapa? Karena hal ini dapat membantunya mengerti tanggung jawab yang dimiliki, serta mengasah empati dan rasa disiplin yang dimilikinya. Kewajiban anak di rumah sendiri sebenarnya bisa berbeda-beda di setiap rumah tangga, tergantung tanggung jawab apa yang Mums berikan padanya.

Seiring bertambahnya usia si Kecil, tanggung jawab yang dimilikinya juga akan meningkat. Hal ini melihat kemampuannya dalam beraktivitas, seperti koordinasi tangan dan mata, kekuatan tubuhnya, serta kemampuan si Kecil menaati peraturan yang sudah ditetapkan.

Baca jugaAsupan Gizi Seimbang untuk si Kecil yang Berpuasa

Nah, untuk membantu Mums memberikan kewajiban anak di rumah secara rutin, berikut hal-hal pekerjaan rumah yang bisa jadi referensi. Ingat, bagi tugas dengan baik pada setiap anggota keluarga ya agar si Kecil juga merasa diperlakukan sama dengan anggota keluarga lain dan memiliki porsi seimbang untuk membereskan rumah!

Bangun Pagi dan Membereskan Tempat Tidurnya

Bangun pagi dan membereskan tempat tidurnya sendiri akan jadi tugas pertama yang baik ketika si Kecil mengawali harinya dan menjadi kewajiban anak di rumah yang harus diajarkan sejak dini. Dengan membiasakan kedua hal ini, ia akan menjadi disiplin dan bisa memulai hari dengan jam yang cenderung sama setiap hari. Tentu saja, kebiasaan bangun pagi juga baik untuk tubuh si Kecil karena akan memiliki jam biologis yang teratur.

Membereskan tempat tidur mungkin akan terdengar sangat sederhana. Namun hal sederhana ini melatih si Kecil untuk memiliki rasa tanggung jawab pada apa yang menjadi bagiannya. Tempat tidur sendiri harus selalu dibereskan setelah bangun tidur sehingga selalu rapi dan tidak berantakan.

Membantu Membersihkan Rumah

Setelah bangun pagi dan membereskan tempat tidurnya, kewajiban anak di rumah selanjutnya adalah membantu Mums dalam membersihkan rumah. Tidak berarti harus turut menyapu seluruh rumah, atau mengepel, atau bahkan menyapu daun di taman, sekedar merapikan mainan yang digunakannya sudah bisa masuk dalam kategori tugas ini.

Ada baiknya juga Mums mengajak si Kecil bersih-bersih rumah secara rutin, agar ia paham tanggung jawab yang dimiliki Mums. Pada usia yang cukup muda, ia akan terdorong untuk menirukan apa yang Mums lakukan. Well, tidak selalu berakhir bersih, tapi setidaknya Mums memberikan apresiasi atas usahanya membantu Mums ini, sekaligus membimbingnya agar dapat melakukan hal tersebut dengan benar.

Baca juga3 Tahap Perkembangan Kemampuan Kognitif si Kecil

Menepati Jam Belajar

Pada situasi tertentu ketika si Kecil harus terus belajar di rumah, Mums juga sebaiknya memiliki jadwal jam belajar yang tetap. Sederhana, tujuannya agar pola dan ritme belajar yang dimiliki si Kecil selama di sekolah bisa tetap dijaga dan memahami salah satu kewajiban anak di rumah adalah menepati jam belajar yang sudah disepakati.. Dengan jadwal yang teratur, tubuh dan pikiran si Kecil akan dapat belajar lebih optimal dan menyerap pelajaran lebih baik.

Optimalnya penerapan jadwal jam belajar ini selain bisa membuat si Kecil lebih berkonsentrasi juga bisa membantunya lebih disiplin dalam menggunakan waktu yang dimiliki. Jangan lupa, berikan juga waktu istirahat, dimana ia bisa makan, melemaskan badan, atau mencari hiburan di sela waktu belajarnya tersebut.

Menaati Peraturan Rumah yang Sudah Disepakati

Membuat peraturan yang berlaku di dalam rumah bersama dengan si Kecil dan anggota keluarga lain bisa jadi kegiatan yang seru. Setelah disepakati, kewajiban anak di rumah adalah menaati peraturan tersebut, lengkap dengan hadiah dan sanksi yang sudah dituliskan sebelumnya. Memang, penerapan sanksi dan hadiah tidak bersifat kaku, namun harus dipastikan tetap tegas.

Mengapa hal ini jadi kewajiban si Kecil selama di rumah? Karena peraturan yang sudah dibuat tersebut melibatkan si Kecil dan disusun untuk membantunya tumbuh dan berkembang dengan lebih baik. Peraturan yang dibuat sedemikian rupa tersebut tentu berisi hal-hal baik di dalamnya, agar si Kecil belajar disiplin dan memahami larangan atas perbuatan yang sudah ditentukan.

Rasa turut memiliki aturan juga akan memupuk empati dan kepekaan sosialnya, sehingga manfaatnya benar-benar baik untuk membantu tumbuh kembang si Kecil.

Kewajiban Anak di Rumah : Menghargai Orang Lain

Menjaga sopan santun dan senantiasa menghargai orang lain akan jadi kewajiban anak di rumah yang terakhir dalam daftar ini. Penting untuk Mums, sebagai seorang warga negara Indonesia yang menjunjung budaya ketimuran, untuk mengajarkan kedua hal ini. Dalam lingkup terkecil, rasa saling menghargai dan menjaga sopan santun bisa diterapkan pada antar anggota keluarga.

Bertutur santun, berlaku lembut, dan menjadi pendengar yang baik, modal yang sangat tepat untuk membentuk karakter si Kecil ketika ia dewasa kelak. Kewajiban si Kecil yang satu ini wajib menjadi kebiasaan, agar ketika ada tamu atau anggota keluarga yang datang si Kecil sudah tidak canggung dalam bersikap demikian.

Baca Juga : Warnai Trimester Akhir Dengan Berkebun Ala Friso

Mengajarkan si Kecil untuk melaksanakan kewajiban anak di rumah akan jadi hal yang berharga dalam jangka panjang. Karakter yang terbentuk dengan baik menjadi bekal penting untuknya menapaki hari-harinya kelak. Nah, untuk mendukung pembentukan mental dan karakter yang baik, Mums juga wajib memenuhi kebutuhan nutrisinya setiap hari. Kombinasikan makanan kaya nutrisi dengan Friso Gold 4, yang mengandung segala kebaikan alami nutrisi susu sapi. Dilengkapi teknologi Locknutri, kualitas nutrisi alami akan senantiasa terjaga, sehingga mudah diserap tubuh si Kecil dan membantunya kuat dari dalam. Maksimalkan setiap fase tumbuh kembangnya dengan rangsangan intens dan asupan nutrisi, dan lihat ia tumbuh optimal!

Kewajiban Anak di Rumah: Membantu Orang Tua

Membantu orang tua juga menjadi salah satu kewajiban anak di rumah yang harus diajarkan sejak dini. Membantu orang tua ini memiliki banyak pengertian dan bisa diaplikasikan dalam bentuk macam-macam, misalnya membantu orang tua membersihkan rumah atau meja makan. Jika sudah dilakukan dengan hati dan ikhlas, maka kewajiban anak di rumah ini akan menanamkan jiwa sukarela dan jika suka menolong sehingga mengajarkan karakter ringan tangan atau tak susah membantu orang lain.

Untuk menanamkan kewajiban anak di rumah ini, mengajarkan anak untuk bangun pagi bisa menjadi salah satu cara yang efektif. Bangun pagi akan berhubungan erat dengan kewajiban anak di rumah yang lain seperti bersikap mandiri, membantu orang tua, dan bertanggung jawab pada hal-hal pribadi.

Kewajiban Anak di Rumah: Patuh Kepada Orang Tua

Kepatuhan pada orang tua menjadi kewajiban anak di rumah lainnya. Hal ini juga berkaitan erat dengan mendengarkan segala peraturan yang dibuat di rumah karena semua peraturan dibuat untuk kebaikan anak. Orang tua dapat memberikan pemahaman bahwa mereka yang melahirkan, merawat dan membesarkan, sehingga mereka memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk selalu menjaga dan melindungi.

Kewajiban Anak di Rumah: Menjaga Nama Baik Keluarga

Menjaga nama baik menjadi nilai yang akan diajarkan oleh orang tua kepada anaknya. Hal ini menjadi kewajiban anak di rumah yang harus diajarkan sejak dini. Cara yang bisa dilakukan antara lain menanamkan untuk selalu bersikap baik, sopan, ramah dan juga tidak sombong kepada anggota keluarga maupun terhadap orang lain. Orang tua yang berhasil mendidik anaknya dan juga menanamkan karakter yang baik akan sangat berpengaruh pada nama baik kedua orang tua.

Kewajiban Anak di Rumah: Membahagiakan Orang Tua

Untuk kewajiban anak di rumah ini tidak melulu mesti tentang pendidikan atau hasil memuaskan terkait sesuatu. Hal yang bisa membahagiakan di sini bisa berupa sesuatu yang sederhana seperti kesadaran akan kewajiban untuk mandiri, terutama dalam hal yang bersifat pribadi. Namun di sini, orang tua juga harus memahami bahwa setiap anak punya cara masing-masing dalam menunjukkan upaya untuk membahagiakan orang tua sebagai kewajiban anak di rumah.

Baca JugaCobaan Besar .... dan Hadiah yang Lebih Besar

Kewajiban Anak di Rumah: Meminta Izin Orang Tua

Kewajiban anak di rumah yang selanjutnya adalah meminta izin pada orang tua. Hal ini harus diajarkan sejak dini kepada anak untuk membiasakannya untuk meminta izin kepada siapa pun, terutama jika hendak menggunakan barang orang lain. Dengan kata lain, anak wajib minta izin jika ingin meninggalkan rumah atau melakukan aktivitas yang memerlukan izin orang tua.

Menanamkan kewajiban anak di rumah ini memiliki pengertian bahwa orang tua harus dihargai sehingga seorang anak tidak boleh acuh kepadanya sehingga mengabaikan izin dari orang tua mereka. Dengan terbiasa meminta izin, anak juga akan terbiasa untuk menghargai orang lain, baik keluarga maupun di luar anggota keluarga.