Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Lakukan 3 Hal Ini untuk Menyambut Bayi Prematur

Lakukan 3 Hal Ini untuk Menyambut Bayi Prematur

Melahirkan pada waktunya, dengan proses normal, tentu menjadi dambaan Mums. Dengan proses kelahiran normal dan tepat waktu, maka idealnya Mums dan si Kecil secara fisik dan psikis sama-sama sudah siap untuk menjalin cerita di chapter terbaru kehidupan. Namun ada kalanya satu dan lain hal terjadi, sehingga menyebabkan bayi prematur dan lahir sebelum waktunya. Yang selanjutnya harus dilakukan adalah sikap yang tepat dan bijak, agar si Kecil tetap dapat tumbuh dan berkembang seperti sewajarnya.

Si Kecil yang lahir prematur tentu belum memiliki kesiapan fisik, organ, bahkan psikis yang ideal untuk hadir ke dunia. Beberapa organ bagian dalam misalnya, baru akan terbentuk sempurna pada usia janin 37 minggu, tepat ketika waktunya lahir ideal. Maka Mums perlu melakukan beberapa penyesuaian dan tindakan tepat, sehingga kondisi prematur yang dialami si Kecil tidak akan jadi masalah yang berkepanjangan.

Lalu apa saja yang idealnya dilakukan untuk menyikapi bayi prematur?

Mengejar ‘Ketertinggalan’

Lakukan 3 Hal Ini untuk Menyambut Bayi Prematur

Ketertinggalan yang dimaksud adalah tumbuh kembang ideal berat dan panjang tubuh si Kecil, serta lingkar kepala. Ketika si Kecil dilahirkan normal (37 sampai 40 minggu kurang lebih), maka berat dan panjang badannya juga cenderung akan normal. Namun ketika si Kecil harus lahir sebelum usia tersebut, maka Mums wajib mengejar ketertinggalan berat, panjang, dan lingkar kepala normal si Kecil.

Misalnya si Kecil lahir pada minggu ke 32, maka Mums wajib mengejar ketertinggalan bear, panjang, dan lingkar kepala si Kecil dalam waktu 8 minggu kedepan. Asupan ASI yang intensif jadi cara utama untuk mengatasi hal ini, dan jika diperlukan Mums bisa menambahkan nutrisi lain sesuai dengan arahan dokter. Ingat, sesuai dengan arahan dokter, jadi selalu konsultasikan keadaan si Kecil dengan dokter agar mendapat rekomendasi terbaik.

Pada beberapa kasus, si Kecil yang lahir prematur juga belum dapat mengkonsumsi ASI dengan ideal. Ketika kondisi ini terjadi, Mums bisa melakukan alternatif lain untuk membuat si Kecil bisa menyusu dengan benar. Biasanya langkah-langkah tertentu akan direkomendasikan oleh dokter, seperti memberikan suplementasi sebelum memberikan si Kecil ASI eksklusif.

Menjaga Suhu Tubuh Bayi Prematur

Lakukan 3 Hal Ini untuk Menyambut Bayi Prematur

Kurang matangnya tumbuh kembang organ dalam si Kecil juga berpengaruh besar pada metabolisme tubuhnya. Hal ini dapat dilihat langsung dari suhu tubuh yang belum dapat diatur secara otomatis oleh tubuh si Kecil. Maka tentu Mums sering kali melihat bayi prematur yang terlebih dahulu harus ditempatkan ke dalam inkubator sebelum benar-benar bisa lepas dari alat tersebut.

Penggunaan inkubator sebenarnya merupakan metode standar dalam upaya menjaga suhu tubuh si Kecil. Dengan suhu tubuh yang terjaga menggunakan alat, tubuh si Kecil bisa tumbuh dan berkembang seoptimal mungkin, dengan situasi dan kondisi yang dihadapinya. Lalu biasanya muncul pertanyaan, kapan waktu yang tepat mengeluarkan si Kecil dari inkubator tersebut?

Well, jika dicari waktu yang tepat dalam angka, mungkin tidak akan ditemukan yang spesifik. Hal ini karena waktu si Kecil di inkubator akan sangat tergantung dengan kesiapan tubuh si Kecil sendiri, dan tentu setiap bayi memiliki waktu kesiapan yang berbeda-beda. Indikasi umum yang digunakan untuk mengeluarkan si Kecil dari inkubator adalah ia sudah memiliki kemampuan minum tanpa bantuan selang, artinya si Kecil dianggap sudah mampu menyusu untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.

But, what next?

Skin-to-Skin Contact

Lakukan 3 Hal Ini untuk Menyambut Bayi Prematur

Metode skin-to-skin contact sebenarnya merupakan metode lanjutan dari penempatan si Kecil di inkubator. Tujuan utamanya sama, yakni untuk menjaga suhu tubuh si Kecil berada dalam titik ideal. Namun metode yang digunakan sedikit berbeda, yakni menyalurkan panas tubuh Mums ke tubuh si Kecil dengan kontak fisik secara langsung.

Metode ini juga ditujukan untuk menggantikan Inisiasi Menyusui Dini, atau dikenal dengan IMD, yang seharusnya dilakukan pasca persalinan. Namun karena kondisi bayi prematur, maka harus ada yang diadaptasikan dengan kondisi agar si Kecil tetap bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Pada saat melakukan skin-to-skin ini juga si Kecil bisa sekaligus belajar bagaimana caranya menyusui. Secara alami ketika si Kecil merasa nyaman, maka kemampuan menghisap akan terlatih. Memang mungkin terdengar tak masuk akal, namun secara naluriah, Mums dan si Kecil akan bisa merasakan hal tersebut muncul dan dimiliki oleh si Kecil.

Selain membantu menyesuaikan suhu tubuh dan membantu si Kecil memiliki kemampuan menyusu, poin ketiga ini juga cara yang sangat tepat untuk membangun ikatan emosional yang ada antara Mums dan si Kecil. Jadi jangan ragu untuk melakukannya, selama sudah direkomendasikan oleh dokter.

Baca Juga : Atasi Mood Tidak Menentu saat Hamil Dengan Berkebun

Menyikapi kondisi bayi prematur memang harus tepat dan cermat. Karena tak hanya harus memperjuangkan agar si Kecil selamat dari masa kritis, tapi juga tetap harus mengejar ketertinggalan yang ada sampai si Kecil berada pada berat, panjang, dan ukuran lingkar kepala yang ideal.

Kondisi bayi prematur sendiri bisa dicegah dengan persiapan kehamilan yang baik, menerapkan pola hidup sehat, makanan bernutrisi setiap hari, dan secara rutin melakukan kontrol ke dokter untuk memastikan kondisi si Kecil. Nah, untuk membantu Mums memenuhi nutrisi selama masa kehamilan dan menyusui, Mums bisa menambahkan Frisomum Gold Dualcare+ pada menu setiap hari. Dengan kandungan nutrisi yang lengkap serta kualitas nutrisi yang terjamin, Mums bisa mengoptimalkan asupan nutrisi harian dan menjaga kondisi tubuh setiap hari.

Sample Friso Gold

Selamat datang! Apakah Mums ingin mencoba Free Sample dari Friso?

Daftar Sekarang