Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Latih Motorik Kasar si Kecil dengan Gerakan Tari

Latih Motorik Kasar si Kecil dengan Gerakan Tari

Memasuki usia 3 tahun ke atas, biasanya si Kecil sudah semakin pandai mengucapkan kalimat sederhana. Ditambah lagi, rasa ingin tahunya yang semakin tinggi menyebabkan ia kerap bertanya tentang objek di sekitarnya. Tak hanya kemampuannya berkomunikasi saja, kini ia juga sedang giat-giatnya bermain atau melakukan aktivitas fisik. Ayo manfaatkan tahap perkembangan ini sembari mengajaknya berekspresi lewat tarian!

Namun, Mum tidak perlu kaget ketika si Kecil mengatakan “tidak” dan menolak untuk bermain. Pada usianya saat ini, ia memang sudah berani menunjukkan keinginannya. Oleh sebab itu, curi perhatian si Kecil lewat musik yang ceria dan sedikit contoh gerakan dari Mum. Dengan begitu, ia akan tertarik untuk mulai menggoyangkan tubuh mungilnya.

Aktivitas yang bisa dilakukan

  1. Cari Ruangan

    Cari ruangan yang cukup luas agar Mum dan si Kecil bisa leluasa bergerak. Mum juga bisa mengajak Dad atau anggota keluarga lain yang ada di rumah untuk mengikuti aktivitas ini.

  2. Siapkan Perlengkapan Yang Dibutuhkan

    Siapkan perlengkapan untuk mendukung aktivitas menari nanti, seperti pakaian yang nyaman untuk si Kecil, karpet untuk melapisi lantai agar tidak licin, serta musik bernada ceria. Jangan lupa juga mengajaknya melakukan peregangan agar terhindar dari risiko cedera.

  3. Waktunya Menari

    Waktunya menari! Mainkan musik dan ajarkan si Kecil gerakan tarian sederhana namun tetap menyenangkan.

  4. Gerakan Jalan Di Tempat

    Gerakan Jalan di Tempat

    Letakkan tangan di pinggang, lalu lakukan gerakan jalan di tempat mengikuti irama musik.

  5. Gerakan Mengangkat Dan Menepuk Tangan

    Gerakan Mengangkat dan Menepuk Tangan

    Sambil terus melakukan gerakan jalan di tempat, angkat kedua tangan dan ayunkan ke kiri dan ke kanan. Akhiri gerakan tersebut dengan tepukan tangan.

  6. Gerakan Melompat

    Gerakan Melompat

    Sebagai variasi, lakukan jalan di tempat dengan gerakan maju mundur atau ke kiri dan kanan. Ajak si Kecil berhitung sebelum melompat dengan perintah “Satu, dua, tiga … lompat!”

  7. Abadikan Momen Ini

    Ajak Dad atau anggota keluarga lain untuk mengabadikan momen seru ini. Kemudian, share foto dan videonya ke FB page Friso Indonesia atau Twitter@FrisoID dengan hashtag #FrisoMoments sebagai inspirasi untuk Mums lainnya.