Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Liburan dengan Aman dan Nyaman untuk Ibu Hamil

Halo, Mum! Liburan akhir tahun sudah di depan mata, lho. Siapa bilang ibu hamil tidak boleh travelling? Ya, inilah saatnya untuk berlibur sembari menenangkan hati dan pikiran. Apalagi usia kehamilan Mum kini sudah memasuki trimester tiga. Meskipun tujuannya untuk bersenang-senang, namun Mum tetap harus memperhatikan segi keamanan, agar liburan terasa nyaman. Ketika berlibur nanti, bawa selalu susu ibu hamil ke mana saja ya, Mum.

Nah, berikut ini adalah tips berlibur aman untuk ibu hamil yang perlu Mum ketahui.

Pilih destinasi wisata yang tidak terlalu jauh

Sebaiknya ibu hamil lebih bijak memilih tempat liburan. Hindari bepergian ke tempat yang terlalu jauh sehingga memerlukan waktu yang panjang dalam perjalanan. Idealnya, Mum memilih untuk berwisata ke destinasi liburan dengan durasi penerbangan dua hingga tiga jam saja. Sebab,perjalanan yang terlalu panjang dapat menyebabkan Mum merasa tidak nyaman.

Sebaliknya, jika Mum terpaksa harus melakukan perjalanan panjang, bagilah waktunya dengan cara mengambil jeda untuk menginap terlebih dahulu, sebelum kemudian melanjutkan perjalanan lagi.

Selain itu, perhatikan daerah tujuan wisata. Jika daerah tersebut termasuk tempat yang tinggi risiko bagi kesehatan ibu hamil, berkonsultasilah pada dokter sebelum melakukan perjalanan, serta periksakan perkembangan janin saat ini. Pertimbangkan juga untuk mendapatkan vaksinasi agar terhindar dari risiko kesehatan yang mungkin timbul dari daerah tujuan wisata.

Buat daftar barang bawaan dan kegiatan yang akan dilakukan

Kondisi ibu hamil mengharuskan Mum membawa berbagai barang keperluan yang mungkin berbeda dengan wanita lain yang sedang tidak hamil. Agar tidak ada barang penting yang tidak terbawa, sebaiknya Mum membuat daftar barang bawaan.

Dalam melaksanakan liburan, ibu hamil tetap perlu istirahat yang cukup. Tujuannya agar Mum tidak kelelahan selama bersenang-senang. Oleh karena itu, ada baiknya Mum juga menyusun kegiatan yang akan dilakukan di tempat berlibur. Buatlah rencana kegiatan yang akan dilakukan, beberapa hari sebelum berlibur. Dengan demikian, Mum tetap punya cukup waktu untuk berlibur tetapi tidak kehilangan waktu untuk beristirahat.

Kenakan pakaian yang nyaman

Pastikan seluruh pakaian yang Mum kenakan pada saat liburan, terasa nyaman. Sesuaikan baju dengan kondisi ibu hamil, juga dengan cuaca di tempat wisata. Jika nantinya Mum akan lebih banyak berjalan kaki, gunakan sepatu yang nyaman. Sepatu olahraga pun bisa dijadikan pilihan.

Perhatikan juga jika Mum pergi dalam jangka waktu lama, misalnya beberapa minggu. Bagi ibu hamil, beberapa minggu akan membuat perubahan pada tubuh. Jadi, pastikan pakaian yang Mum kenakan masih tetap nyaman dipakai pada saat usia kehamilan bertambah sekian minggu.

Usahakan tetap nyaman selama perjalanan

Perjalanan yang panjang mungkin dapa tmembuat ibu hamil merasa pegal dan tidak nyaman. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman, sebaiknya Mum melakukan peregangan sejenak setiap satu jam. Jika keadaan memungkinkan, cobalah untuk berjalan-jalan di sekitar. Hal ini untuk membantu menghindari kram kaki, pembengkakan, dan nyeri ulu hati. Jangan lupa mengonsumsi makanan ringan dan penuhi kebutuhan air minum yang baik untuk Mum dan perkembangan janin.

Batasi aktivitas fisik

Kondisi fisik ibu hamil jelas berbeda dengan ketika tidak sedang hamil. Kalau dulu Mum begitu aktif mengikuti berbagai kegiatan di tempat wisata, saat ini waktunya benar-benar bersantai.Sebagai ibu hamil, Mum tidak perlu mengikuti kegiatan yang menuntut kekuatan fisik seperti olahraga air, berbelanja tak kenal waktu, atau tur panjang yang melelahkan. Mumpung sedang menjalani peran sebagai ibu hamil, kini saatnya bagi Mum untuk duduk-duduk menikmati suasana atau melakukan relaksasi.

Penuhi asupan nutrisi Ibu Hamil

Hal yang tidak kalah penting adalah tetap memperhatikan asupan nutrisi bagi ibu hamil di kala berlibur. Jangan sampai Mum kekurangan nutrisi karena terlalu asyik jalan-jalan. Bawalah selalu camilan sehat, seperti buah, sereal, atau makanan sehat ibu hamil lainnya. Pastikan buah telah dicuci bersih sebelum dikonsumsi.

Selain mengonsumsi sayuran dan buah-buahan dalam jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral selama berlibur, Mum juga perlu minum susu ibu hamil secara rutin, agar kesehatan janin di dalam kandungan selalu terjaga.

Dukung kebutuhan nutrisi Mum dan janin dengan Frisomum Gold yang diperkaya dengan Protein yang lebih mudah dicerna oleh tubuh. Friso juga diproduksi dengan Single Process, di mana susu tidak dipanaskan secara berlebih, sehingga kualitas nutrisinya tetap terjaga dan mudah diserap tubuh. Dengan begitu, Mum bisa memperoleh manfaat dari nutrisi susu ibu hamil hingga hari persalinan nanti.