Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Mainan Anak Laki-Laki dan Perempuan, Apa Bedanya?

Mainan Anak Laki-Laki dan Perempuan, Apa Bedanya?

Ketika masa anak-anak, kegiatan utama si Kecil adalah bermain. Namun proses bermain ini tak kemudian hanya memberikan kesenangan melainkan juga latihan fisik dan kecerdasannya. Mainan anak laki-laki misalnya, banyak melibatkan kegiatan yang berkaitan dengan kemampuan mekanik dan spasial, seperti penyusunan blok, atau mobil-mobilan, membangun suatu konstruksi, dan sebagainya.

Di sisi lain, anak perempuan lebih cenderung menyukai mainan dengan karakter boneka atau yang memiliki wajah dalam mainannya. Hal ini bukan tanpa alasan lho Mums. Hal ini terjadi karena secara genetik, anak perempuan memang lebih tertarik pada wajah, sedangkan anak laki-laki dilahirkan dengan massa otot yang lebih besar. Secara mendasar memang sudah sangat berbeda.

Tapi apakah kemudian mainan anak laki-laki dan mainan anak perempuan harus dibedakan secara tegas? Tentu saja tidak. Untuk mendapatkan gambaran secara umum mengenai hal ini, Mums bisa menyimak beberapa poin di bawah ini.

Perbedaan Genetik

Secara mendasar ketika si Kecil lahir, ada jenis kelamin yang melekat pada tubuh si Kecil. Ketika lahir dengan jenis kelamin perempuan secara alami si Kecil lebih menyukai bermain dengan boneka dan bermain peran. Hal ini didasari ketertarikan alami pada wajah dan komunikasi yang melekat pada diri si Kecil.

Di sisi lain, anak laki-laki yang lahir dengan massa otot lebih besar cenderung lebih ingin memanfaatkan apa yang dimilikinya. Permainan seperti menyusun blok hingga menjadi struktur tertentu, membuat arena balapan mobil dengan barang di sekitarnya, atau berlarian bersama teman, secara alami memang sudah melekat pada diri si Kecil.

Kedua hal ini terjadi secara alami dan menempel pada gen masing-masing jenis kelamin sehingga kecenderungannya memang demikian. Tidak berarti kemudian mainan si Kecil harus dibedakan secara kaku dengan melarangnya bermain permainan tertentu, namun lebih kepada dorongan alami yang muncul dari dalam diri si Kecil.

Mainan yang Sama, Cara Bermain yang Berbeda

Ada kalanya si Kecil dengan jenis kelamin perempuan juga ingin bermain mobil-mobilan. Hal ini tidak aneh karena mungkin si Kecil juga penasaran bagaimana asyiknya bermain mobil-mobilan. Namun jika dicermati, ketika bermain mobil-mobilan yang identik dengan mainan anak laki-laki si Kecil cenderung bermain sandiwara dan memposisikan dirinya sebagai suatu karakter tertentu.

Misalnya ketika bermain ia akan mengatakan bahwa ‘Ini adalah mobil Ayah, ayo dimasukkan ke garasi dan ditutup garasinya’. Tentu berbeda dengan anak laki-laki yang cenderung menjadikan mainan mobil-mobilan tersebut sebagai perpanjangan imajinasinya. Misalnya dengan menabrakkan mobil tersebut, atau menjadikannya lomba balap mobil dan sebagainya.

Perbedaan cara bermain ini juga merupakan hal alami. Meski pada prakteknya cara bermain si Kecil juga banyak dipengaruhi oleh lingkungan sekitar serta cara pendampingan Mums, namun tetap ada kecenderungan yang selalu muncul dalam karakter si Kecil. Tentu ini bukan berarti ada yang salah, hanya merupakan proses wajar yang terjadi pada masa tumbuh kembangnya.

Permainan dan Gender

Pada akhirnya, apapun permainan yang ingin dimainkan si Kecil tidak harus dikotak-kotakkan berdasarkan jenis kelamin atau gender yang dimiliki si Kecil. Setiap permainan dapat memberikan stimulus yang baik untuk tumbuh kembangnya, selama Mums selalu mendampingi dan menemani si Kecil untuk memberikan bimbingan yang diperlukan.

Jika dilihat secara praktis, justru ketika si Kecil melakukan permainan yang awam dimainkan anak-anak dengan jenis kelamin lain, si Kecil akan dapat belajar lebih banyak. Interaksi yang terjalin, saling melengkapi peran, serta kemampuan sosialnya akan terasah secara langsung. Pastinya ini juga menjadi stimulus yang baik untuk tumbuh kembang si Kecil bukan?

Pada masa awal kehidupannya, dianjurkan untuk memberikan berbagai mainan agar dapat diketahui mana mainan yang lebih disukai si Kecil. Setiap mainan memiliki manfaatnya sendiri, sehingga semakin banyak mainan yang diberikan maka si Kecil juga akan dapat mengembangkan imajinasinya lebih luas dan menjadi seorang anak yang kreatif.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah untuk menghindari pemberian label pada si Kecil. Misalnya ketika si Kecil berjenis kelamin perempuan dan asyik bermain mobil-mobilan, upayakan jangan menyebutnya tomboi. Mungkin si Kecil memang menyukai mobil-mobilan dan lebih menikmati permainan tersebut. Pemberian label hanya akan memberikan ‘pagar’ pada tumbuh kembang si Kecil.

Pendampingan yang intim serta bimbingan yang baik, kedua hal tersebut perlu selalu Mums ingat. Selain untuk memastikan si Kecil aman ketika bermain, kedua hal tersebut juga sangat baik untuk menumbuhkan kepercayaan diri si Kecil.

Mainan anak laki-laki dan perempuan memang mungkin berbeda. Namun tidak berarti ada satu mainan yang memberikan stimulasi lebih baik dari mainan lain. Secara umum, semua mainan memiliki manfaat masing-masing. Untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil dan stimulasi yang diterimanya, Mums bisa memastikan kebutuhan nutrisi hariannya terpenuhi dengan memberikan Friso Gold 3. Dengan teknologi Locknutri, kualitas alami nutrisi akan terjaga dan lebih mudah diserap tubuh si Kecil. Ini akan membantu si Kecil agar kuat dari dalam dan dapat menerima rangsangan lebih baik sehingga tumbuh dengan optimal.

Selamat! Mums beruntung berkesempatan mendapatkan Free Sample dari Friso!

Daftar Sekarang