Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Memahami Suhu Normal Anak, Peka pada Kondisi Kesehatannya

Memahami Suhu Normal Anak, Peka pada Kondisi Kesehatannya

Tumbuh dan berkembang di keadaan yang serba baru seperti sekarang ini diperlukan langkah yang tepat. Bukan tanpa sebab, hal ini dikarenakan proses tumbuh kembang si Kecil harus tetap dijaga dalam keadaan optimal meski lingkungan yang sekarang dihadapi sudah berubah. Sederet adaptasi bisa Mums lakukan untuk menjaga hal ini, salah satunya dengan terus mengetahui suhu normal anak. Tapi apa pentingnya?

Pada keadaan normal sekalipun, sebelum era new normal seperti sekarang ini, suhu di badan si Kecil sebenarnya harus selalu dikontrol. Hal ini agar Mums dapat memonitor kondisi tubuh si Kecil. Tubuh yang sehat memiliki suhu yang stabil, jadi ketika si Kecil memiliki suhu tubuh terlalu tinggi atau terlalu rendah, Mums dapat segera mendeteksi dan melakukan langkah yang tepat.

Mengukur Suhu Tubuh si Kecil Secara Rutin

Memahami Suhu Normal Anak, Peka pada Kondisi Kesehatannya

Jika mungkin aktivitas yang dilakukan sehari-hari bisa dilakukan dengan cukup leluasa, kini banyak hal harus disesuaikan. Aktivitas di luar rumah harus dikurangi, interaksi dengan orang luar juga perlu ditekan, dan menerapkan langkah menjaga kebersihan menjadi hal yang wajib dilakukan.

Mengukur dan mengetahui suhu normal anak menjadi penting agar Mums tetap memiliki informasi valid mengenai kondisi kesehatannya. Seperti yang diungkapkan sebelumnya, bahwa ketika si Kecil sehat maka suhu badannya akan stabil. Meski terlihat sehat, terkadang si Kecil tidak menyadari bahwa suhu tubuhnya berada di atas atau di bawah suhu normal.

Tubuh manusia merupakan benda yang sangat canggih. Setiap kali terjadi sesuatu yang tidak normal dan mengganggu sistem tubuh, maka tubuh secara otomatis akan memberikan ‘tanda’ yang terlihat. Tanda ini salah satunya adalah suhu tubuh. Jadi, dengan mengetahui suhu normal anak, Mums sudah secara rutin melakukan pemantauan pada kondisi tubuh si Kecil.

Lalu Berapa Suhu Normal Anak Usia 4 - 6 Tahun?

Memahami Suhu Normal Anak, Peka pada Kondisi Kesehatannya

Jika berbicara mengenai suhu normal anak, ada beberapa faktor yang harus menjadi perhatian Mums. Faktor ini turut mempengaruhi suhu normal anak, dengan mengetahuinya Mums bisa memahami kondisi normal suhu dengan lebih baik.

Pertama adalah usia si Kecil. Suhu normal atau rata-rata yang dimiliki si Kecil pada usia 0 hingga 3 tahun adalah sekitar 34 derajat Celcius hingga 38 derajat Celcius. Mengingat aktivitas tubuh yang sangat tinggi untuk proses tumbuh kembang, suhu ini merupakan rentang normal untuknya. Margin yang umum diberlakukan adalah 0,6 derajat Celcius, kurang atau lebih.

Pada usia 4 hingga 6 tahun, suhu normal anak berkisar antara 35,5 sampai 37,8 derajat Celcius. Sama seperti ketika usianya 0 sampai 3 tahun, rentang suhunya cukup besar. Secara umum, untuk anak-anak suhu tubuh normal adalah berkisar pada 37 derajat Celcius (margin 0,6 derajat Celcius).

Faktor selanjutnya adalah pada bagian mana suhu tubuh diukur. Setidaknya ada 4 bagian yang bisa menjadi titik pengukuran, yakni mulut, rektum, ketiak dan telinga. Setiap tempat ini memiliki hasil pengukuran yang berbeda. Namun demikian, perbedaannya akan cukup sedikit.\pada bagian mulut (untuk anak usia 4 sampai 6 tahun), suhunya berkisar antara 35,5 derajat Celcius sampai 37,5 derajat Celcius. Pada rektum, suhunya 36,6 derajat Celcius sampai 38 derajat Celcius. Pada ketiak, kisarannya adalah 35,9 sampai dengan 36,7 derajat Celcius. Pada telinga, suhu normalnya adalah 36,1 sampai 37,8 derajat Celcius.

Suhu ‘Tinggi’ pada Anak

Memahami Suhu Normal Anak, Peka pada Kondisi Kesehatannya

Pada beberapa kesempatan, tidak jarang si Kecil mengalami demam. Nah, karena Mums sudah mengetahui suhu normal anak yang disebutkan sebelumnya, keadaan demam akan muncul ketika suhu tubuh si Kecil berada di atas suhu yang sudah disebutkan tadi. Secara rata-rata, demam akan muncul ketika si Kecil memiliki suhu tubuh lebih dari 38 derajat Celcius.

Lalu apakah perlu dibawa ke dokter? Selama demam yang dialami tidak menyebabkan gangguan pada si Kecil atau hanya berlangsung dalam waktu singkat, hal ini tidak diperlukan. Mums bisa mengatasinya dengan mengistirahatkan si Kecil, memberikan makanan dan minuman bernutrisi, dan air putih yang cukup.

Si Kecil perlu dibawa ke dokter apabila kondisinya adalah suhu tubuh di atas 39 derajat Celcius, demam yang dialami tak kunjung turun dalam kurun waktu beberapa hari, panas tubuh disertai muntah, hingga kejang yang dialami karena panas terlalu tinggi. Ketika hal ini terjadi, Mums harus segera membawa si Kecil ke dokter untuk mendapat penanganan yang lebih serius.

Baca Juga : Anak 1 Tahun Muntah Setelah Minum Asi, Penyebabnya Apa?

Terus memantau suhu tubuh si Kecil pada kegiatan sehari-hari rasanya bisa jadi salah satu kebiasaan yang baik. Setiap kegiatan yang dilakukan, baik di dalam atau di luar rumah, tetap memiliki resiko kesehatan. Dengan terus mengetahui suhu tubuhnya, Mums bisa dengan cepat mengetahui jika ada yang tidak beres, dan bisa melakukan langkah tepat agar suhu yang tidak normal tidak berlanjut ke gangguan kesehatan yang lebih serius.

Dengan memahami informasi mengenai suhu normal anak ini, diharapkan Mums dapat meningkatkan awareness pada kesehatan si Kecil. Terlebih pada kondisi new normal, yang menuntut banyak penyesuaian pada pola hidup secara umum. Satu yang harus selalu dipastikan, adalah selalu mencukupi kebutuhan nutrisi harian. Dengan makanan sehat dan Friso Gold 4, Mums dapat melakukan hal ini dengan cukup mudah. Friso dengan teknologi Locknutri yang dimiliki menjaga kualitas alami nutrisi sehingga mudah diserap tubuh si Kecil, dan membangun daya tahan tubuhnya menjadi lebih kuat dari dalam!