Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Memasuki Usia Hamil 6 Bulan, Perhatikan 3 Perubahan Psikologis Ini

Memasuki Usia Hamil 6 Bulan, Perhatikan 3 Perubahan Psikologis Ini

Memasuki usia hamil 6 bulan, secara fisik, perut Mums akan mulai terlihat lebih membulat dan membesar dari bulan-bulan sebelumnya. Di penghujung trimester kedua ini perkembangan janin juga sudah mulai memperlihatkan peningkatan yang pesat. Keterkaitan antara perkembangan janin dan ibu di usia hamil 6 bulan ini membutuhkan perhatian yang besar. Pasalnya perubahan fisik yang terlihat drastis saat ini bisa saja menyebabkan Mums mulai galau.

Perasaan galau yang hadir kepada Mums tersebut masih terbilang wajar. Namun jangan lengah untuk terus menjaga diri baik dari fisik maupun mental. Menjaga kesehatan fisik dan mental Mums menjadi penting agar menjalani proses kehamilan dengan lebih nyaman dan bahagia. Oleh karena itu, Mums perlu memahami perubahan psikologis yang bisa saja terjadi saat memasuki usia hamil 6 bulan.

1. Perubahan fisik menimbulkan rasa cemas

Perubahan fisik yang dialami Mums saat memasuki usia hamil 6 bulan kerap kali jadi hal yang mencemaskan dan mampu memengaruhi sisi psikologis. Perubahan fisik yang berkaitan tentang penampilan dan berat badan yang dialami Mums saat ini bisa saja menghadirkan pandangan bahwa kini diri Mums tidak lagi jelita seperti sebelum hamil. Namun, Mums perlu ketahui bahwa perubahan fisik yang sedang dialami saat ini merupakan bentuk nyata kasih sayang Mums untuk menjaga kondisi kesehatan calon bayi dengan optimal.

2. Menjadi lebih sensitif

Efek psikologis lainnya yang bisa saja Mums rasakan saat hamil 6 bulan adalah menjadi lebih perasa atau sensitif. Kadang hal ini bisa menghadirkan hal yang baik, untuk memastikan bahwa keadaan sekitar lingkungan Mums dan anggota keluarga lainnya di rumah saling mendorong untuk membantu meringankan masa kehamilan Mums. Namun kadang kala, kepekaan tersebut bisa juga salah sasaran. Mums mungkin akan merasa geram jika ada orang yang berbisik-bisik di dekat Mums. Rasa geram tersebut bisa saja dipicu oleh kecemasan yang sedang Mums alami tentang perubahan fisik. Untuk mengatasinya, Mums bisa ajak orang-orang terdekat untuk lebih meningkatkan komunikasi sehingga dapat sedikit meredakan rasa cemas yang menyelimuti hati.

3. Khawatir akan kesehatan janin di dalam kandungan

Sebagai seorang ibu, tentu saja Mums akan memastikan bahwa setiap hal yang dilakukan selama masa kehamilan tetap dalam batas wajar untuk menjaga kesehatan janin yang ada di dalam kandungan. Namun, kadang kala rasa khawatir itu tetap ada meskipun telah berusaha sekuat tenaga. Untuk meminimalisasi perasaan khawatir tersebut, Mums bisa komunikasikan perasaan yang sedang dialami kepada anggota keluarga lain, seperti sang ayah. Selain itu, Mums juga bisa konsultasikan kepada dokter sembari meyakinkan diri bahwa aktivitas yang Mums lakukan selama ini tetap menjaga kesehatan janin dengan maksimal.

Semakin besar usia kehamilan seperti usia hamil 6 bulan, semakin banyak hal yang dapat memengaruhi kondisi psikologis Mums. Oleh sebab itu, agar menghilangkan rasa cemas dan khawatir pada diri Mums, mari ketahui perkembangan janin di dalam kandungan. Kabar baik tentang kondisi janin yang sehat dan kuat akan menghadirkan rasa kebahagiaan yang dapat menangkal pikiran negatif yang dapat memengaruhi suasana hati Mums saat ini.

Secara umum, di usia hamil 6 bulan, perkembangan janin saat ini mulai memperlihatkan aktivitas fisik si calon bayi di dalam kandungan. Jika dilihat melalui USG, Mums akan dapat memerhatikan gerakan janin yang sudah mulai bisa berguling dan sesekali menendang sebagai bentuk latihan sensor motorik. Namun untuk mengetahui perkembangan janin yang lebih rinci di usia hamil 6 bulan, ada baiknya Mums untuk melihat perkembangannya dari minggu ke minggu.

Perkembangan janin pada usia kehamilan 21 minggu

Memasuki usia kehamilan 6 bulan, perkembangan janin di minggu ke-21 akan memperlihatkan perkembangan bagian fisik yang cukup menakjubkan. Di masa ini, fisik janin yang ada di dalam kandungan sudah mulai terbentuk secara sempurna menyerupai bayi di beberapa bagian. Secara fisik, ukuran janin pada usia kehamilan 21 minggu sudah bisa mencapai 26 hingga 27 sentimeter jika diukur dari atas kepala hingga ujung kaki. Sedangkan berat badannya bisa mencapai 340 gram. Perkembangan panjang dan bobot dari calon bayi di dalam kandungan Mums ini terlihat meningkat secara signifikan dari minggu sebelumnya.

Perkembangan fisik yang dialami oleh janin di usia 21 minggu menghadirkan peningkatan juga untuk intensitas pergerakannya di dalam kandungan. Indera perasa yang dimiliki oleh janin juga sudah mulai berfungsi secara optimal. Jika diperhatikan melalui USG, akan terlihat sang calon bayi mulai bisa menyerap cairan air gula yang akan tersalurkan ke dalam organ pencernaannya. Organ lainnya juga memperlihatkan perkembangan yang lebih baik dari sebelumnya. Hati dan limpa pada janin sudah mulai bekerja untuk memproduksi sel darah merah yang dibantu dengan sumsum tulang yang sudah mulai kuat juga. Perihal jenis kelamin, alat reproduksinya juga sudah mulai terlihat lebih jelas. Jika janin di dalam kandungan berjenis kelamin perempuan akan terlihat keberadaan sel telur sebanyak 6 juta. Sedangkan untuk janin laki-laki, testisnya akan mulai turun dari bagian panggul ke skrotum.

Perkembangan janin pada usia kehamilan 22 minggu

Lanjut ke minggu selanjutnya, di minggu ke-22 janin yang ada di dalam kandungan Mums kini diibaratkan berbentuk seperti buah pepaya. Perkembangan fisik janin mulai dari ukuran saat ini sudah bisa mencapai 27 hingga 28 sentimeter. Untuk berat badannya, bobot janin bisa berkembang mencapai 450 gram. Berita menggembirakan juga hadir di masa-masa awal memasuki usia hamil 6 bulan. Di minggu ini, Mums sudah mulai bisa untuk melihat bentuk wajah dari calon buah hati.

Melalui USG, Mums sudah mulai bisa melihat perkembangan yang terjadi pada bagian wajah janin. Dimulai dari pembentukan alis, kelopak mata, serta bibir yang sudah mulai sempurna. Tumbuhnya lidah pada janin di usia 22 minggu juga semakin meningkatkan perkembangan untuk indera pengecapnya. Indera pendengaran juga sudah mulai bekerja secara optimal yang memungkinkan janin dapat mendengar suara-suara dari luar kandungan Mums.

Perkembangan janin pada usia kehamilan 23 minggu

Dengan rutin memerhatikan perkembangan janin dari minggu ke minggu, tanpa sadar bahwa Mums semakin hari akan semakin dekat dengan hari persalinan. Di minggu ke-23, hanya butuh estimasi waktu 17 minggu lagi hingga akhirnya calon buah hati bisa lahir ke dunia penuh kasih sayang ini. Pada masa ini, berat badan janin kembali menunjukkan perkembangan yang signifikan. Tercatat di usia 23 minggu, berat badan janin mampu mencapai 500 gram dengan panjang 30 sentimeter. Perkembangan janin tersebut tentu akan memengaruhi bentuk perut dari Mums yang akan semakin membesar.

Semakin dekat dengan hari persalinan, organ-organ vital janin juga mulai menunjukkan kinerja yang lebih optimal dari minggu-minggu sebelumnya. Pembuluh darah yang ada pada paru-paru janin kini mulai berkembang untuk membantu proses pernapasan bayi. Detak jantung calon bayi juga kini sudah mulai bisa didengarkan melalui bantuan stetoskop yang menandakan bahwa sistem pacu jantung janin sudah semakin kuat.

Perkembangan janin pada usia kehamilan 24 minggu

Kembali mampu bertambah hingga 100 gram, bobot janin memasuki usia kehamilan 24 minggu mampu menembus angka 600 gram. Selanjutnya, perkembangan signifikan yang bisa ditemukan juga ada pada bagian wajah. Rambut pada bagian kepala, alis, dan bulu mata kini sudah mulai tumbuh lebih lebat dari sebelumnya. Meskipun begitu, produksi pigmen pada rambut ini masih belum sempurna dan cenderung terlihat dalam warna putih.

Memasuki usia hamil 6 bulan, paru-paru janin juga sudah dapat berfungsi secara optimal. Kini, paru-paru calon buah hati sudah bersiap untuk menerima udara segar sesaat dilahirkan nantinya. Perkembangan otak juga semakin memperlihatkan peningkatannya di usia kehamilan 24 minggu ini. 

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian Mums dan janin, Mums dapat mengonsumsi Frisomum Gold Dualcare+ selama masa kehamilan ya. Selamat menjalani kehamilan yang menyenangkan, Mums!

Sample Friso Gold

Selamat datang! Apakah Mums ingin mencoba Free Sample dari Friso?

Daftar Sekarang