Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Mengajak Si Kecil Wisata Dunia Bawah Laut

Mengajak Si Kecil Wisata Dunia Bawah Laut

Mengunjungi wisata laut dapat dijadikan salah satu aktivitas yang asyik untuk mengajarkan si Kecil tentang kehidupan bawah laut. Tak hanya berkunjung ke akuarium raksasa, Mum juga dapat mengajaknya ke pet store atau tempat wisata yang memiliki atraksi binatang laut.

Si Kecil bisa menikmati keindahan laut serta mendapat kesempatan menyenangkan dan berharga untuk belajar mengenai kehidupan bawah laut bersama keluarga. Ia juga dapat mengetahui betapa beragamnya habitat, serta warna maupun bentuk binatang laut dengan cara yang menyenangkan.

Menurut Peter Gray, seorang profesor bidang riset psikologi di Boston College, bermain memegang peran penting dalam perkembangan anak. Hasil penelitian juga mengusulkan agar orangtua dapat menciptakan dunia bermain anak untuk membangkitkan kreativitasnya. Oleh karena itu, setelah berwisata, lanjutkan sesi ini dengan mengajaknya melakukan berbagai aktivitas menarik di rumah. Contohnya, bersama-sama membuat kertas lipat membentuk muka ikan favorit Mum dan si Kecil. Atau, coba juga berpura-pura menjadi “ikan-ikanan”, yang dapat menambah kreativitasnya. Jangan lupa abadikan momen ini melalui foto maupun video.

Namun yang perlu diperhatikan, mengunjungi tempat umum seperti wisata akuarium bawah laut dapat membuat si Kecil terpapar kuman. Contohnya, ketika si Kecil menggunakan toilet maupun wastafel umum di tempat wisata tersebut. Seperti yang diungkapkan oleh Dr. Budi Haryanto, Ketua Departemen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, “Wastafel umum menjadi tujuan utama orang-orang setelah menggunakan toilet. Apalagi wastafel adalah area yang cukup lembap. Alhasil, banyak bakteri E-coli bersarang dan berkembang biak di sana”.

Maka dari itu, penting bagi Mum untuk membangun daya tahan tubuh Si Kecil untuk mengurangi risiko terkena penyakit. Salah satunya adalah dengan memberikan nutrisi yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri merugikan dalam tubuhnya.

Jangan lupa untuk terus mencari berbagai info tentang tempat wisata bawah laut ya, Mum! Mungkin Mum bisa menemukan lokasi yang menarik dan cocok untuk si Kecil melalui referensi dari teman ataupun keluarga.