Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Mengajari Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun untuk si Kecil

Mengajari Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun untuk si Kecil

Situasi new normal yang sekarang ini tengah dialami masyarakat Indonesia agaknya menuntut Mums sedikit banyak melakukan adaptasi. Sama seperti banyak hal lain, cara mengasuh si Kecil juga memerlukan penyesuaian. Salah satu hal yang dapat diajarkan, dan pasti akan sangat bermanfaat untuk si Kecil, adalah kebiasaan cuci tangan pakai sabun. Selain bisa menjaga kebersihan tangan, kebiasaan ini juga baik untuk mencegah banyak virus dan kuman jahat masuk ke tubuh si Kecil.

Cukup banyak kuman yang menempel pada barang atau mainan, yang setiap saat bisa berpindah ketika dipegang oleh si Kecil. Memang, si Kecil secara alami memiliki daya tahan terhadap kuman dan bakteri. Namun tetap saja, lebih baik mencegah daripada mengobati bukan?

Ajarkan Cara Cuci Tangan Pakai Sabun

Mengajari Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun untuk si Kecil

Mencuci tangan pakai sabun sebaiknya dilakukan secara rutin untuk meminimalisir resiko kesehatan yang mungkin terjadi. Nah, agar lebih efektif, Mums juga perlu mengajarkan cara cuci tangan yang benar menggunakan sabun. Jangan sampai rutinitas ini hanya menjadi formalitas saja, dan justru tidak membersihkan dan membunuh kuman di tangan mungilnya.

Cara mencuci tangan yang benar tidaklah sulit. Pertama, pastikan seluruh bagian tangan dibasuh dengan air mengalir hingga benar-benar basah. Bagian telapak tangan, punggung tangan, sela jari, sela kuku, hingga batas pergelangan. Kemudian gunakan sabun antiseptik atau sabun yang bisa membersihkan kuman, balurkan ke setiap bagian tangan tadi.

Pastikan semua bagian tangan juga terkena sabun dan gosok beberapa saat. Jangan terburu-buru, karena jika melihat rekomendasi dari pemerintah cuci tangan pakai sabun setidaknya memerlukan waktu selama 20 detik hingga kuman benar-benar mati. Setelah selesai, bilas setiap bagian tangan tersebut hingga benar-benar bersih dengan air mengalir.

Cukup mudah bukan caranya?

Lalu Kapan Waktu Cuci Tangan yang Tepat?

Karena sabun cuci tangan juga mengandung bahan yang sebenarnya tidak terlalu baik untuk kulit jika digunakan terlalu sering, setidaknya cuci tangan si Kecil sebelum ia memegang makanan. Namun untuk lebih efektifnya, Mums bisa membiasakan cuci tangan setelah selesai berkegiatan.

Misalnya sebelum si Kecil bermain dengan mainannya, atau bermain di luar, biasakan ia mencuci tangan menggunakan sabun. Kemudian setelah ia selesai bermain, kembali ajak si Kecil untuk mencuci tangannya. Hal ini juga berlaku pada saat si Kecil selesai beraktivitas di luar rumah, pulang dari bepergian, dan setelah ia bersentuhan dengan orang lain.

Mungkin terdengar berlebihan, namun cara ini diperlukan agar tangan si Kecil benar-benar bersih dan bebas dari kuman. Demi kesehatan si Kecil, tidak masalah bukan membiasakan kebiasaan sehat ini? Lagipula jika benar-benar bisa menjadi rutinitas, tidak ada ruginya mencuci tangan dengan rutin Mums.

Pilih Sabun yang Tidak Membuat Kulit Kering

Mengajari Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun untuk si Kecil

Jika memungkinkan, melihat banyaknya jumlah cuci tangan yang dilakukan, pilihlah sabun yang tidak membuat tangan terlalu kering. Kulit anak-anak biasanya belum sekuat kulit orang dewasa, sehingga akan lebih sensitif terhadap bahan kimia yang ada pada sabun cuci tangan yang digunakan.

Beberapa produk sabun juga tersedia untuk edisi atau seri yang ‘ramah’ kulit anak, sehingga aman digunakan berkali-kali. Jika Mums tidak menemukan sabun yang demikian, maka Mums bisa membatasi jumlah cuci tangan yang dilakukan si Kecil dengan menyesuaikan pada kegiatannya. Tidak sulit, hanya perlu kecermatan dan ketelitian saja.

Sambil Mencuci Tangan, Berikan Pemahaman

Nah, setelah cuci tangan dengan sabun sudah dilakukan si Kecil beberapa kali, maka Mums bisa melanjutkannya dengan memberi pemahaman. Sembari ia membersihkan tangannya, berikan pemahaman bahwa kebiasaan sederhana ini bisa membantu si Kecil membersihkan kuman dari tangannya. Dengan begini kuman tersebut tidak masuk ke dalam saluran pencernaan dan mengganggu kesehatannya.

Terakhir, Jangan Lupa Keringkan dengan Benar

Mengajari Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun untuk si Kecil

Setelah selesai mencuci tangan pakai sabun, langkah terakhir yang tidak boleh dilewatkan adalah mengeringkan tangan dengan benar. Tunggu dulu, apakah ada caranya? Pengeringan tangan setelah cuci tangan pakai sabun paling baik adalah menggunakan kertas tisu atau handuk lembut yang benar-benar kering. Ada baiknya, ketika bepergian Mums membawa dua barang simple ini agar tidak kesulitan menemukan kain pengering yang bersih. Sebab biasanya di tempat umum handuk yang disediakan lembab dan sudah digunakan banyak orang.

Baca Juga : Bagaimana Cara Menyimpan ASI yang Benar? Ini Infonya!

Kebiasaan cuci tangan pakai sabun sebenarnya tidak memiliki kerugian apapun, karena secara berkala membersihkan kuman dan bakteri yang menempel pada tangan si Kecil. Dengan tangan yang bersih, maka resiko terjadinya infeksi bisa ditekan seminimal mungkin. Terlebih dengan fase new normal yang sekarang tengah dialami seluruh masyarakat Indonesia, ketika ada kesempatan meminimalisir virus dan bakteri yang masuk, harus benar-benar dipahami dan dioptimalkan.

Nah, untuk mendukung kebiasaan sehat cuci tangan pakai sabun, Mums juga perlu memberikan asupan nutrisi yang cukup setiap harinya. Makanan bergizi dan bernutrisi adalah hal wajib. Jika diperlukan, Mums bisa menambahkan Friso Gold 4 sebagai susu formula untuk si Kecil. Friso dengan teknologi Locknutri, menjaga kualitas alami nutrisi sehingga mudah diserap tubuh si Kecil. Dengan nutrisi yang cukup, tumbuh kembang akan menjadi optimal dan daya tahan tubuhnya makin kuat. Berikan yang terbaik untuk si Kecil di setiap fase tumbuh kembangnya!