Lompat ke isi utama
Kalsium untuk ibu hamil

Mengapa Kalsium untuk Ibu Hamil Sangat Penting?

Mengapa kalsium untuk ibu hamil sangat penting bagi Mums dan janin? Apakah boleh mengonsumsi suplemen kalsium? Ini jawabannya

Kalsium untuk ibu hamil menjadi salah satu nutrisi yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang Mums serta pertumbuhan tulang dan gigi janin dalam kandungan. Tak heran jika banyak Mums yang mengonsumsi kalsium untuk ibu hamil dari makanan maupun suplemen tambahan. 

Namun, apakah kalsium untuk ibu hamil yang berbentuk suplemen aman dikonsumsi? Jika aman, suplemen seperti apa yang aman dikonsumsi? Lantas, berapa jumlah kalsium untuk ibu hamil yang perlu dipenuhi setiap harinya? Nah, pertanyaan-pertanyaan tersebut akan terjawab melalui artikel ini. Jadi, simak penjelasannya sampai selesai ya, Mums. 

Pentingnya Kalsium untuk Ibu Hamil dan Janin

Manfaat kalsium untuk ibu hamil yang paling sering disebut yaitu berperan penting untuk mencegah osteoporosis pada ibu hamil di kemudian hari. Namun, peran kalsium untuk ibu hamil tak hanya itu, tetapi juga ada manfaat lain yang tak kalah penting. Berikut ini beberapa peran penting kalsium untuk ibu hamil dan janin, antara lain: 

  1. Mengoptimalkan pertumbuhan tulang dan gigi janin

    Janin dalam kandungan Mums otomatis akan menyerap kalsium yang Mums konsumsi. Jika asupan kalsium untuk ibu hamil kurang, maka bisa jadi pertumbuhan janin dalam kandungan pun kurang optimal atau bahkan dapat terhambat. 

    Meskipun peran kalsium untuk ibu hamil sangat penting terhadap pertumbuhan janin, namun kalsium bukan satu-satunya nutrisi untuk tulang dan gigi. Ada pula nutrisi lain yang dapat memaksimalkan penyerapan kalsium, yaitu protein. Selain itu, vitamin D juga merupakan nutrisi yang penting untuk meningkatkan kesehatan tulang dan gigi.

  2. Menjaga kesehatan jantung 

    Peran kalsium untuk ibu hamil juga diperlukan untuk membuat jantung berkontraksi memompa darah dengan baik. Kurangnya asupan kalsium dalam jumlah yang besar dan kurun waktu lama akan menyebabkan penurunan jumlah kontraksi jantung. 

    Akibatnya, Mums berisiko mengalami kekurangan asupan oksigen, baik bagi tubuh maupun bagi jantung itu sendiri, yang dikenal dengan kondisi iskemia. Kondisi tersebut ditandai dengan timbulnya gejala-gejala serangan jantung, misalnya nyeri dada seperti tertindih beban yang berat, dan keringat dingin.

  3. Mengurangi risiko hipertensi pada ibu hamil

    Hipertensi selama kehamilan sebaiknya ditangani dengan cepat dan tepat karena bisa membahayakan ibu hamil dan janin. Hipertensi selama hamil merupakan kondisi ketika tekanan darah Mums berada di atas angka 140/90 mmHg. Secara umum, hipertensi biasanya muncul saat usia kehamilan sekira 20 minggu, tetapi bisa juga muncul lebih awal.

    Nah, kalsium untuk ibu hamil tak hanya penting untuk kesehatan tulang dan gigi, tetapi juga penting untuk membantu pembuluh darah Mums lebih rileks sehingga aliran darah lancar dan tekanan darah pun terjaga dengan baik. Melansir laman resmi hellosehat.com, pada penderita hipertensi, kalsium dapat memengaruhi pembuluh darah yang menyempit sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

  4. Membantu mengurangi risiko preeklamsia

    Selain dapat mengurangi hipertensi, kalsium untuk ibu hamil juga berperan untuk membantu mengurangi risiko preeklamsia. Preeklamsia adalah kondisi peningkatan tekanan darah disertai dengan adanya protein dalam urine. Kondisi ini biasanya terjadi setelah usia kehamilan lebih dari 20 minggu.

    Preeklamsia merupakan kondisi yang wajib diwaspadai oleh ibu hamil. Untuk itu, Mums perlu mencegah kondisi ini dengan mengonsumsi kalsium dan vitamin D secara tepat selama masa kehamilan. Selain itu, Mums juga perlu mencukupi asupan nutrisi lain secara seimbang agar kesehatan diri Mums dan tumbuh kembang janin dalam kandungan lebih optimal. 

Bolehkah Mengonsumsi Suplemen Kalsium untuk Ibu Hamil?

Seperti yang Mums ketahui, kalsium untuk ibu hamil sangat penting dipenuhi karena kekurangan kalsium dapat berdampak buruk terhadap kesehatan Mums dan tumbuh kembang janin dalam kandungan. 

Bila terjadi kekurangan kalsium selama kehamilan, kebutuhan kalsium untuk janin terpaksa harus diambil dari tulang Mums. Hal tersebut akan meningkatkan risiko terjadinya pengeroposan tulang (osteoporosis) di masa depan. Lantas, apakah ibu hamil boleh mengonsumsi suplemen kalsium?

Mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2019 dari Kementerian Kesehatan RI, ibu hamil dianjurkan untuk mencukupi asupan kalsium hariannya sebanyak sekira 1.200 mg. Sebenarnya asupan kalsium bisa Mums dapatkan dari berbagai sumber alami dari bahan makanan yang tinggi kalsium, mulai dari susu dan produk olahannya, ikan, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan lain sebagainya. 

Jika Mums sudah memenuhi asupan kalsium untuk ibu hamil dari sumber alami, sebenarnya tidak perlu mencukupi kebutuhannya dari suplemen kalsium. Namun, jika Mums termasuk vegetarian, mengalami intoleransi laktosa, atau mengalami gangguan kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Mungkin saja nantinya dokter akan memberikan suplemen kalsium untuk mendukung asupan nutrisi ini sesuai dengan dosis dan kondisi kesehatan Mums.

Sebab, jika Mums tetap ingin mengonsumsi suplemen kalsium untuk ibu hamil tanpa resep dokter, dikhawatirkan akan memicu gangguan kesehatan lain karena dosis yang dikonsumsi tidak sesuai dengan kondisi tubuh Mums. Sebelum mengonsumsi suplemen kalsium untuk ibu hamil, ada beberapa rekomendasi makanan yang mengandung kalsium yang dapat Mums konsumsi selama kehamilan.

Sumber Alami yang Mengandung Kalsium untuk Ibu Hamil

Berikut ini beberapa makanan tinggi kalsium yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil, antara lain:

  1. Susu

    Mums pasti sudah tahu bahwa susu merupakan makanan tinggi kalsium yang penting untuk menjaga kesehatan tulang ibu hamil serta membentuk dan memperkuat tulang janin dalam kandungan. Selain itu, susu juga mengandung protein dan beragam nutrisi penting lainnya sehingga termasuk makanan kaya nutrisi yang perlu dikonsumsi oleh anak-anak hingga orang dewasa.

    Namun, sebaiknya ibu hamil mengonsumsi susu yang diformulasi khusus untuk ibu hamil dan menyusui. Ini karena susu khusus ibu hamil dan menyusui mengandung kalsium dan nutrisi lain yang lebih tinggi sehingga dapat mendukung asupan gizi harian Mums dan janin. 

    Susu yang dapat mendukung asupan gizi ibu hamil dan menyusui adalah Frisomum Gold Dualcare+ karena mengandung nutrisi alami yang lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh Mums, sehingga manfaatnya dapat terasa lebih maksimal. 

    Susu Frisomum Gold Dualcare+ mengandung kalsium, zat besi, ALA/LA, prebiotik, probiotik, nukleotida, serta beragam vitamin dan mineral yang penting untuk mendukung kesehatan Mums dan tumbuh kembang janin. 

    Selain susu, produk olahannya seperti keju dan yoghurt juga termasuk makanan tinggi kalsium yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Pastikan Mums memilih yoghurt tanpa rasa atau greek yoghurt sehingga tidak mengandung gula tambahan yang berlebihan.

  2. Ikan

    Makanan tinggi kalsium yang selanjutnya yaitu ikan. Seperti yang diketahui, ikan merupakan makanan padat nutrisi yang di dalamnya tak hanya mengandung kalsium, tetapi juga ada protein, asam lemak omega 3, omega 6, vitamin B9 (asam folat), vitamin D, zat besi, zinc, dan lain sebagainya. 

    Mums dapat mengonsumsi ikan salmon, ikan sarden, ikan makarel, atau makanan laut lainnya seperti kerang, udang, tiram, dan sebagainya. Pastikan Mums mengonsumsi ikan yang matang sempurna. Hindari mengonsumsi ikan yang mentah atau setengah matang karena masih mengandung bakteri yang berbahaya bagi janin. 

  3. Sayuran hijau

    Selain tinggi serat, sayuran hijau juga ternyata mengandung kalsium yang bermanfaat bagi ibu hamil dan janin. Beberapa jenis sayuran hijau yang dapat dikonsumsi Mums di antaranya brokoli, bayam, pakcoy, selada, kale, dan lain sebagainya.

    Tak hanya mendukung kesehatan tulang, sayuran hijau juga dapat mencegah sembelit atau konstipasi pada ibu hamil. Dengan begitu, kesehatan pencernaan dan tubuh secara keseluruhan dapat terjaga dengan baik, tentunya dengan diimbangi oleh pola hidup sehat dan aktif ya, Mums. 

  4. Kacang-kacangan dan biji-bijian

    Makanan tinggi kalsium yang tak kalah penting adalah kacang-kacangan dan biji-bijian. Penting bagi ibu hamil untuk mengonsumsi kedua jenis makanan ini karena di dalamnya mengandung beragam nutrisi penting, terutama kalsium, vitamin B9 (asam folat), dan zat besi yang baik bagi tumbuh kembang janin. Mums dapat mengonsumsi kacang almond, kacang merah, kacang hijau, hazelnut, edamame, kacang lentil, biji wijen, dan lain sebagainya. 

Meskipun kalsium untuk ibu hamil sangat penting untuk dipenuhi secara rutin, tetapi Mums juga harus menyeimbangkan asupannya dengan jenis nutrisi lain, seperti protein, karbohidrat, serat, lemak, serta beragam vitamin dan mineral agar kesehatan Mums dan tumbuh kembang janin lebih maksimal. 

 

Disadur dari berbagai sumber dan ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang