Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Mengatasi Konstipasi dengan Berenang

Mengatasi Konstipasi dengan Berenang

Saat ini, bentuk fisik Mum mungkin belum mengalami perubahan drastis. Namun secara perlahan, organ dalam tubuh sebenarnya sedang menyesuaikan diri sebagai persiapan untuk pertumbuhan si Kecil. Peningkatan Hormon progesteron membuat kinerja otot pada organ pencernaan menjadi lebih rileks, sehingga makanan bertahan lebih lama dalam tubuh. Perubahan kinerja tubuh inilah yang membuat ibu hamil sering mengalami konstipasi selama proses kehamilan. Berenang bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Cobalah untuk berenang selama kurang lebih 30 menit pada pagi hari. Selain bisa mengatasi konstipasi, aktivitas ini juga menanggulangi rasa mual dan memberikan kesegaran bagi tubuh sepanjang hari. Untuk itu, Mum bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter kandungan Mum sebelum melakukan aktivitas ini.
  2. Sebelum berenang, minumlah 1 gelas air putih terlebih dahulu untuk menghindari dehidrasi nantinya.
  3. Mari mulai dengan melakukan pemanasan. Duduklah di pinggir kolam, lalu gerakkan kaki seperti sedang mengayuh sepeda untuk melemaskan otot betis.
  4. Ketika masuk ke dalam air, lanjutkan pemanasan dengan berpegangan pada pinggir kolam, lalu ayunkanlah kaki seperti sedang berenang.
  5. Setelah itu, berjalan sejenak mengitari kolam yang dangkal sembari melenturkan otot-otot pada tangan dan kaki
  6. Jika dirasa sudah cukup, inilah saatnya untuk berenang. Mum bisa mencoba melakukan berbagai macam variasi teknik seperti gaya dada dan gaya bebas. Namun, sebaiknya hindari gaya kupu-kupu untuk meminimalisir gerakan pada pinggul dan punggung.
  7. Satu hal yang perlu diingat, jangan terlalu memaksakan diri ketika berenang yah, Mum. Luangkan juga waktu untuk beristirahat sejenak di pinggir kolam jika lelah.
  8. Pastikan untuk mengabadikan momen spesial ini dengan membawa papan bertuliskan ““Our First Swim Together”. Inilah awal dari perjalanan motherhood sekaligus aktivitas renang pertama antara Mum dan si Kecil.

Info Pendukung Aktivitas

Seperti yang dilansir Ayahbunda.co.id, mantan perenang nasional Kevin Rose Nasution menyebutkan bahwa gaya dada atau breaststroke merupakan salah satu gaya renang yang cocok untuk ibu hamil karena tidak membutuhkan gerakan berlebihan pada pinggang dan perut. Selain itu, gaya dada juga membantu mengatasi sakit punggung akibat menahan berat pada perut.Gaya bebas juga bisa dijadikan pilihan, karena memiliki gerakan yang pelan. Sedangkan gaya kupu-kupu menjadi gaya renang yang harus dihindari karena memiliki banyak hentakan tenaga.

Manfaat Bagi Mum

Berenang di pagi hari sangat bermanfaat dalam mengatasi masalah fisik seperti sakit punggung dan morning sicknessAlison Bourne, fisioterapis dan medical adversory board untuk babycenter.co.uk, menjelaskan bahwa olahraga ini cocok untuk dilakukan oleh ibu hamil karena dapat membantu tubuh dalam proses adaptasi selama kehamilan. Berenang juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan berat tubuh selama masa kehamilan, serta membuat tidur menjadi lebih nyenyak.

Info Kesehatan

Seiring dengan pertumbuhan si Kecil, tubuh Mum juga memerlukan perawatan ekstra. Karenanya, pastikan tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang tepat selama masa kehamilan ini. Untuk mencegah konstipasi, perbanyak makanan-makanan berserat seperti wortel, beras merah, timun dan pepaya. Tak lupa, pilihlah susu ibu hamil dengan kandungan Prebiotic dan Probiotic yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan serta meminimalisir gangguan konstipasi.