Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Mengenal Fungsi Utama Protein Bagi Tumbuh Kembang Anak

Mengenal Fungsi Utama Protein Bagi Tumbuh Kembang Anak

Fungsi utama protein sangat penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, yuk cari tahu peran dan sumbernya di sini!

Selama ini kita sering mendengar peran protein dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Namun, sebenarnya apa saja fungsi utama protein yang dibutuhkan oleh tubuh anak? Sebenarnya fungsi protein ada banyak lho, Mums. Zat gizi makro ini menyimpan beragam manfaat yang dibutuhkan oleh tubuh karena di dalamnya terdapat asam amino esensial.

Sama seperti namanya, asam amino esensial merupakan nutrisi yang penting atau esensial bagi tubuh. Sebab, tubuh tidak bisa memproduksi sendiri asam amino esensial tersebut, sehingga harus didapatkan dari sumber protein berkualitas. Lantas, antara protein hewani dan protein nabati, mana yang lebih baik?

Nah, seperti yang Mums ketahui, anak-anak bisa mengonsumsi makanan yang mengandung protein hewani maupun protein nabati. Dari keduanya, Mums bisa menemukan fungsi utama protein. Hanya saja, protein hewani merupakan jenis protein yang memiliki asam amino esensial yang lengkap agar tumbuh kembang anak lebih optimal.

Sedangkan, protein nabati tidak memiliki asam amino esensial yang lengkap, sehingga jika dikonsumsi secara berlebihan tanpa diimbangi dengan asupan protein hewani dan nutrisi penting lainnya, maka tumbuh kembang anak dapat terhambat. Untuk lebih jelasnya, kita akan membahas lebih lengkap mengenai fungsi utama protein dan beragam sumbernya di artikel ini. Jadi, simak penjelasannya sampai selesai ya, Mums! 

Apa Saja Fungsi Utama Protein? 

Fungsi utama protein sangat berperan terhadap tumbuh kembang anak. Tak heran jika asupan zat gizi makro ini harus dipenuhi dengan tepat setiap harinya. Fungsi utama protein bisa Mums ketahui dari penjelasan di bawah ini: 

  • Membentuk dan memelihara jaringan tubuh

    Fungsi utama protein sering kali diibaratkan sebagai “batu bata” untuk menyusun hampir semua bagian dalam tubuh, misalnya untuk pembentukan otak, tulang, gigi, dan organ-organ tubuh lainnya. Selain menjadi “batu bata”, fungsi utama protein juga bertanggung jawab untuk memelihara dan mengganti jaringan tubuh yang telah rusak. 

    Dalam kondisi normal, fungsi utama protein berperan untuk membangun, memelihara, dan memperbaiki jaringan tubuh dengan jumlah yang sama setiap harinya. Namun, ada beberapa kondisi yang mengharuskan tubuh mendapatkan protein dalam jumlah yang lebih banyak, misalnya ketika ada pertumbuhan jaringan baru seperti pada masa tumbuh kembang anak. 

    Fungsi utama protein juga dibutuhkan bagi ibu hamil dan menyusui dengan kadar yang lebih banyak karena asupannya dibagi dua, yaitu untuk Mums dan janin dalam kandungan. 

  • Sumber energi

    Selain berperan dalam membangun dan memelihara jaringan tubuh, fungsi utama protein juga sebagai sumber energi lho, Mums. Mungkin selama ini Mums menganggap karbohidrat dan lemak merupakan 2 nutrisi yang dapat menambah energi dalam tubuh. Akan tetapi, protein juga mengandung sekira 4 kalori per gram, jumlah ini sama seperti pada karbohidrat. Sedangkan, lemak memasok energi yang lebih banyak, yaitu sekira 9 kalori per gram. 

    Saat proses pengolahan makanan menjadi energi, tubuh akan menggunakan karbohidrat dan lemak terlebih dahulu. Sedangkan, protein akan disimpan sebagai cadangan energi dan digunakan ketika tubuh benar-benar membutuhkannya, misalnya pada malnutrisi energi kronis atau bencana kelaparan. 

    Oleh karena itu, fungsi utama protein juga penting untuk memasok energi bagi tubuh anak saat beraktivitas. Bila anak-anak kekurangan protein dalam jumlah yang banyak dan jangka panjang, maka akan meningkatkan risiko kwashiorkor dan malnutrisi energi protein. 

  • Membentuk antibodi

    Fungsi utama protein yang tak kalah penting yaitu dapat membentuk antibodi dalam tubuh. Antibodi berperan untuk melawan infeksi virus atau bakteri penyebab penyakit. Tak hanya itu, antibodi juga dapat membantu tubuh untuk mencegah terjadinya penyakit dari virus dan bakteri yang sama di kemudian hari. 

    Setelah tubuh menghasilkan antibodi, maka sel-sel imun tubuh dapat memproduksinya kembali. Jadi, jika nantinya bakteri atau virus yang sama menyerang anak lagi, tubuhnya dapat melawan bakteri atau virus tersebut dengan lebih cepat.

  • Mengangkut zat gizi lain

    Peran protein dalam tubuh yang tak kalah penting yaitu untuk mengangkut zat gizi lain. Sebagai contoh, hemoglobin yang membawa oksigen melalui darah ke seluruh tubuh. Hemoglobin atau Hb merupakan protein yang berada dalam sel darah merah. Selain itu, tanpa kehadiran protein, konsumsi zat gizi lain, seperti minyak ikan, DHA, AA, dan lainnya tidak akan diserap secara optimal oleh tubuh anak. 

  • Membentuk enzim dan hormon

    Fungsi utama protein selanjutnya yaitu dapat membentuk enzim dan hormon dalam tubuh. Enzim merupakan jenis protein yang terdapat dalam sel tubuh. Enzim bertanggung jawab terhadap berbagai reaksi biokimia dalam tubuh, seperti mencerna makanan, kontraksi otot, hingga melawan atau menghancurkan racun. 

    Selain membentuk enzim, fungsi utama protein juga dapat membentuk sebagian hormon dalam tubuh. Hormon berperan untuk mengirimkan sinyal dan mengatur proses biologis antara sel, jaringan, dan organ tubuh. Misalnya, hormon insulin bertugas mengirim sinyal dan mengatur proses masuknya gula ke dalam sel-sel tubuh. 

    Selain fungsi utama yang telah disebutkan di atas, sebenarnya masih banyak fungsi protein yang penting bagi tubuh, beberapa di antaranya yaitu menyeimbangkan kadar asam basa dan jumlah cairan dalam darah, menyimpan cadangan nutrisi, dan sebagainya. 

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa fungsi utama protein ternyata sangatlah penting untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama di 1.000 hari pertama kehidupannya (2 tahun pertama). 

Jika anak-anak kekurangan protein dalam jumlah yang besar dan waktu yang lama, maka akan meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan, seperti stunting dan malnutrisi lainnya. Oleh karena itu, pastikan Mums memenuhi asupan protein anak dengan memberikan ia makanan tinggi protein, seperti susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, serta kacang-kacangan dan produk olahannya. 

Untuk mendapatkan manfaat protein yang optimal, pastikan Mums mengolah makanan dengan tepat. Hindari mengolah atau memasak makanan lebih dari satu kali agar nutrisi alami di dalamnya tidak rusak. Selain itu, pastikan juga memilih produk yang melalui proses pengolahan yang tidak berlebih (single process) agar nutrisi alaminya lebih mudah dicerna oleh si Kecil, seperti susu Friso Gold 3

Susu Friso Gold 3 mengandung nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. Friso Gold 3 termasuk susu bernutrisi tinggi yang diperkaya dengan kandungan prebiotik, probiotik, nukleotida, vitamin, dan mineral, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil agar membantunya kuat dari dalam. 

Meskipun fungsi utama protein sangat penting bagi tumbuh kembang anak, tetapi asupannya harus dicukupi sesuai batas normal ya, Mums, tidak kekurangan maupun berlebihan. Supaya fungsi utama protein lebih optimal, Mums bisa memberikan asupan zat gizi makro ini sesuai dengan anjuran dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan RI, yaitu sekitar 20 gram per hari bagi anak-anak berusia 1-3 tahun. Nah, itulah penjelasan mengenai fungsi utama protein yang penting bagi anak. Semoga artikel ini bermanfaat dan si Kecil tumbuh lebih pintar, sehat, dan kuat dari dalam.

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang