Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Mengenal Gejala Pneumonia pada Anak, Simak Setiap Poinnya!

Mengenal Gejala Pneumonia pada Anak, Simak Setiap Poinnya!

Mengalami gangguan pernafasan cukup untuk membuat seorang anak yang ceria menjadi pemurung dan terlihat selalu lemas. Ya, gangguan pada sistem pernafasan pada anak-anak nyatanya memberikan dampak yang sangat besar, baik dari tumbuh kembang fisik maupun mood yang dimiliki. Salah satu gangguan pernafasan yang cukup berbahaya adalah pneumonia pada anak.

Pneumonia sendiri dapat dipahami sebagai satu kondisi ketika salah satu paru-paru yang dimiliki mengalami peradangan. Mengingat paru-paru adalah organ pernafasan utama, maka gangguan atau peradangan pada bagian ini dapat menyebabkan gangguan pernafasan hingga hal-hal lain yang jauh lebih buruk.

Pneumonia pada Anak

Mengenal Gejala Pneumonia pada Anak, Simak Setiap Poinnya!

Dalam konteks tumbuh kembang dan kesehatan anak, tentu Mums harus paham benar hal yang terkait dengan pneumonia ini. Pemahaman yang baik dapat membuat Mums lebih sensitif terhadap gejala yang muncul, sehingga dapat memberikan penanganan yang cepat. Pada banyak kasus, pneumonia pada anak tidak sampai berakibat buruk ketika mendapat penanganan yang cepat dan tepat.

Pada anak-anak, ada beberapa gejala yang cukup nampak dan bisa Mums amati. Ketika si Kecil menunjukkan gejala-gejala di bawah ini, sangat direkomendasikan untuk membawanya ke dokter kepercayaan Mums guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Ketika si Kecil mengalami pneumonia, ia akan mengalami demam yang cukup tinggi, batuk (kering atau berdahak yang disertai mukus berwarna hijau atau kuning), nafas yang bernada tinggi, kesulitan bernafas, muntah, rasa nyeri di bagian dada, rasa nyeri pada perut (karena usaha terlalu keras untuk bernafas normal), aktivitas menurun, kehilangan nafsu makan, kuku membiru (jika sudah parah), serta keringat berlebih.

Sialnya, gejala pneumonia pada anak akan sangat terlihat pada 1 atau 2 hari pertama, dan mengalami perlambatan pada beberapa hari berikutnya. Ini mengapa ketika si Kecil menunjukkan gejala ini dalam dua hari berturut-turut, Mums harus segera melakukan tindakan penanganan.

Langkah Pencegahan yang Dapat Mums Lakukan

Mengenal Gejala Pneumonia pada Anak, Simak Setiap Poinnya!

Sebenarnya ketika si Kecil berusia dua bulan, program imunisasi akan memberikan vaksin pneumonia. Vaksin ini diharapkan dapat membentuk daya tahan tubuh sempurna pada tubuh si Kecil guna menghadapi infeksi bakteri yang memicu peradangan pada bagian paru-paru.

Pneumonia disebarkan pula melalui droplet penderita yang keluar dari tubuhnya, seperti ketika tengah bersin, atau setelah menyentuh area wajah (hidung, mata, mulut). Virus ini dapat menyebar melalui droplet dan masuk ke tubuh si Kecil secara tak sengaja. Maka dari itu, Mums dapat mencegahnya dengan menutup bagian mulut dan hidung si Kecil ketika berada di ruangan yang sama atau berdekatan dengan pasien pengidap pneumonia.

Cara terakhir, dan mungkin adalah cara paling sederhana, adalah dengan menerapkan kebiasaan mencuci tangan. Agaknya kebiasaan sederhana ini benar-benar merupakan kebiasaan yang dapat mengurangi resiko penularan berbagai macam virus dan bakteri yang menular lewat udara. Tidak sedikit penyakit yang resiko penularannya dapat ditekan dengan kebiasaan sehat yang satu ini. Pastikan Mums membiasakan si Kecil mencuci tangan dengan benar untuk menghindari penularan pneumonia pada anak.

Pneumonia dan Penyakit Lainnya

Mengenal Gejala Pneumonia pada Anak, Simak Setiap Poinnya!

Pada banyak kasus di mana penderita pneumonia mengalami hal buruk, adalah ketika penderita pneumonia juga mengidap penyakit kronis lainnya. Kombinasi antara pneumonia dan penyakit lain dapat membuat sesak nafas yang dialami menjadi semakin parah dan bisa berakibat sangat fatal.

Meski demikian, ini tidak berarti pneumonia pada anak menjadi hal yang dapat disepelekan. Deteksi dini dan langkah pencegahan dapat Mums lakukan, sehingga si Kecil benar-benar bisa terhindar dari tertular penyakit pernafasan ini. Sebenarnya jika dilihat pada bagian pencegahan sebelumnya, langkahnya tidak terlalu sulit bukan? Hanya perlu konsistensi dan ketelitian untuk menekan resiko penularan penyakit ini.

Penularan pneumonia pada anak dan penyakit lain yang disebabkan bakteri atau virus juga dapat dikurangi resikonya dengan meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil, seperti yang sudah Mums baca pada banyak artikel, daya tahan tubuh si Kecil menjadi pertahanan diri ketika ada virus atau bakteri jahat yang masuk ke dalam tubuh. Ketika daya tahannya kuat, maka idealnya virus dan bakteri yang masuk dapat segera dinetralisir oleh tubuh. Demikian pula dengan penyebab pneumonia.

Baca Juga : Risiko Jika Anak 1 Tahun Kekurangan Zat Besi

Menyikapi penyakit pernafasan seperti ini memang harus dilakukan dengan cermat. Mengingat yang diserang adalah organ vital bagi tubuh si Kecil secara keseluruhan, langkah pencegahan dan langkah penanganan yang cepat sangat diperlukan. Sekali lagi, ketika Mums melihat gejala-gejala yang disebutkan di bagian sebelumnya, sangat disarankan untuk segera membawanya ke dokter.

Mengetahui gejala pneumonia pada anak dapat menjadi langkah awal yang baik untuk mengurangi resiko fatal ketika si Kecil terkena penyakit ini. Tentu saja, penerapan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan juga harus jadi satu kebiasaan yang Mums ajarkan pada si Kecil untuk menunjang langkah pencegahan penularan berbagai penyakit. Pemenuhan kebutuhan nutrisi harian juga jadi satu hal krusial, ini mengapa selain makanan yang bernutrisi Mums juga bisa memberikan Friso Gold 4 dengan kandungan nutrisi alami yang lengkap. Friso dengan teknologi Locknutri dapat menjaga kualitas alami nutrisi, sehingga lebih cepat diserap tubuh si Kecil dan bisa membantu membentuk daya tahan tubuhnya, membuatnya kuat dari dalam!