Lompat ke isi utama
macam protein

Mengenal Jenis Protein dan Sumber Makanannya

Macam-macam protein di dalam tubuh memiliki peran masing-masing yang penting untuk tumbuh kembang anak. Apa saja jenis dan fungsinya?

Mums mungkin cukup familiar dengan sumber protein yang mencakup protein hewani dan nabati. Lantas, bagaimana dengan macam-macam protein? Mungkin beberapa macam protein ini masih cukup asing di telinga kita. Kendati demikian, Mums perlu mengetahui setiap jenis protein yang ada di dalam tubuh agar bisa mengoptimalkan asupan zat gizi makro ini dengan tepat.

Macam-macam Protein dan Fungsinya

Berikut ini macam-macam protein yang perlu Mums ketahui, antara lain:

  1. Protein enzim

    Mengacu pada namanya, protein enzim termasuk ke dalam macam-macam protein yang berperan sebagai pembentuk enzim. Sebagai contoh, di dalam tubuh semua nutrisi, mulai dari protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral harus diubah menjadi bentuk yang lebih sederhana agar bisa diserap dengan optimal. 

    Nah, dalam proses pengubahan itu diperlukan beberapa reaksi kimia yang cukup kompleks atau rumit. Reaksi kimia ini akan berjalan dengan lancar jika ada enzim di dalam tubuh. 

  2. Protein struktural

    Protein struktural termasuk ke dalam macam-macam protein yang memiliki peran sangat penting di dalam tubuh. Protein struktural berfungsi sebagai komponen untuk membangun konstruksi tubuh dari tingkat sel. Artinya, macam-macam protein ini memberikan struktur dan dukungan untuk sel tubuh. 

    Sebagai contoh, protein struktural yang paling umum adalah kolagen dan keratin. Kolagen merupakan macam-macam protein yang berfungsi sebagai pembentuk tendon, tulang, otot, tulang rawan, dan kulit. Sedangkan, keratin termasuk macam-macam protein yang kuat dan berserat untuk dapat membentuk struktur rambut, kuku, kulit, dan gigi. 

  3. Protein antibodi

    Macam-macam protein yang tak kalah penting adalah protein antibodi. Jenis protein ini berfungsi untuk melindungi tubuh dari zat asing yang memasuki tubuh dan menjadi penyebab penyakit. Dengan terpenuhinya kebutuhan protein dalam tubuh, maka pembentukan antibodi juga akan semakin optimal. 

  4. Protein hormon

    Fungsi dari macam-macam protein yang sebelumnya memang penting, namun ada pula protein hormon yang perannya cukup esensial dalam tubuh. Jenis protein ini berperan sebagai pembentuk hormon. Nah, hormon tersebut bertindak sebagai pembawa pesan kimia dalam tubuh melalui aliran darah. 

    Setiap hormon memengaruhi tiap satu sel tertentu untuk mengoordinasikan proses metabolisme dalam tubuh. Sebagai contoh, pankreas yang menghasilkan hormon insulin untuk mengatur kadar gula dalam darah. 

  5. Protein transpor

    Macam-macam protein tak hanya itu saja, ada pula protein transpor yang berfungsi sebagai pengantar molekul dan zat gizi lain di dalam tubuh. Contoh protein transpor adalah hemoglobin. 

    Hemoglobin adalah protein pembentuk sel darah merah yang akan mengikat oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya ke jaringan tubuh yang membutuhkan. Selain itu, macam-macam protein transpor adalah serum albumin yang berfungsi untuk mengantarkan lemak ke aliran darah. 

    Baca juga: Mengenal Fungsi Utama Protein Bagi Tumbuh Kembang Anak

  6. Protein pengikat

    Protein pengikat juga termasuk ke dalam macam-macam protein yang berperan penting bagi tubuh. Protein pengikat berfungsi untuk mengikat berbagai zat gizi dan molekul untuk digunakan nantinya. Nah, sebagai contoh protein feritin yang menyimpan dan mengontrol kadar zat besi di dalam tubuh. 

  7. Protein penggerak

    Berbeda dengan macam-macam protein sebelumnya, protein penggerak berperan untuk mengatur pergerakan otot dalam tubuh dan kecepatan jantung bergerak. Saat tubuh bergerak, maka akan terjadi kontraksi otot, saat kontraksi inilah peran protein penggerak dibutuhkan. 

    Sebagai contoh, saat anak menekuk kaki, maka kondisi ini akan melibatkan serabut dalam otot untuk bergerak. Saat serabut otot bergerak, sebenarnya terjadi juga reaksi kimia yang berjalan sangat cepat dalam tubuh.

Pembahasan macam-macam protein di atas perlu untuk dipahami agar Mums juga mengetahui pentingnya peran protein di dalam tubuh. Zat gizi makro ini memiliki peran yang cukup esensial untuk mendukung tumbuh kembang anak lebih optimal, terutama dalam dua tahun pertama kehidupannya. Ini karena protein berfungsi untuk membentuk dan memelihara sel-sel serta jaringan tubuh, misalnya untuk pembentukan tulang. 

Tak hanya itu, protein juga berperan penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mempercepat proses penyembuhan, sebagai sumber energi, membentuk antibodi, dan lain sebagainya. Macam-macam protein memang terbagi ke dalam 7 jenis. Namun, perlu Mums ketahui juga bahwa protein terbagi ke dalam 2 sumber, yaitu sumber protein hewani dan protein nabati. Untuk lebih jelas, kita simak penjelasannya di bawah ini, yuk!

Sumber Protein yang Bermanfaat Bagi Anak

sumber protein

Setelah mengetahui macam-macam protein, kini saatnya Mums memahami pentingnya makanan yang mengandung protein untuk memaksimalkan tumbuh kembang anak. Berikut ini beberapa makanan tinggi protein yang bisa Mums kreasikan dalam menu makanan harian anak, antara lain: 

  • Susu dan produk olahannya

    Makanan tinggi protein yang pertama adalah susu. Bagi anak yang berusia 1 tahun ke atas, sebaiknya diberikan susu pertumbuhan untuk mendukung kebutuhan gizi harian anak. Ini karena susu dapat membangun dan memperkuat tulang, meningkatkan kecerdasan, membangun antibodi, sebagai sumber energi, dan lainnya.

    Namun, Mums juga perlu memilih susu pertumbuhan yang tepat. Pilihlah susu yang melalui proses pengolahan 1 kali (single process) agar nutrisi alami di dalamnya lebih mudah dicerna oleh anak. Salah satu susu yang melalui single process adalah FRISO Gold 4.

    Susu FRISO Gold 4 mengandung nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. Selain itu, susu pertumbuhan ini juga mengandung prebiotik, probiotik, nukleotida, vitamin, dan mineral, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu agar membantu anak kuat dari dalam.

    Selain susu, produk olahannya pun termasuk makanan tinggi protein yang baik bagi anak-anak lho, seperti keju dan yoghurt. Kedua jenis makanan ini bisa Mums kreasikan ke dalam menu makanan utama atau camilan sehat anak. 

    Baca juga: Cara Hitung Berat Badan Ideal Anak, Ikuti Langkahnya Yuk, Mums!

  • Telur

    Makanan tinggi protein selanjutnya yaitu telur. Di balik rasanya yang gurih, telur juga mengandung nutrisi penting lainnya, seperti karbohidrat, lemak, vitamin A, vitamin B2, vitamin B9 (asam folat), vitamin D, kalsium, kalium, magnesium, fosfor, kolin, dan lainnya. Maka dari itu, telur bermanfaat untuk meningkatkan fungsi otak, menjaga kesehatan jantung, dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh. 

  • Ikan

    Fungsi macam-macam protein juga bisa lebih optimal apabila anak mengonsumsi makanan tinggi protein seperti ikan. Ikan termasuk sumber protein hewani yang penting untuk meningkatkan perkembangan otak, mencegah penyakit jantung, membantu meningkatkan kesehatan tulang, dan membangun antibodi.

    Selain protein, ikan mengandung berbagai nutrisi penting lain, seperti asam lemak omega 3, kalsium, kalium, kolin, vitamin A, vitamin B6, vitamin B12, vitamin B9 (asam folat), vitamin D, vitamin E, zat besi, yodium, kalium, natrium. 

  • Daging merah

    Daging merah mencakup daging sapi, daging kambing, dan daging domba. Ketiga jenis daging tersebut merupakan sumber protein hewani yang bermanfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak. 

    Beberapa nutrisi yang umum terkandung dalam daging merah di antaranya protein, karbohidrat, lemak, vitamin A, vitamin B3, vitamin B6, vitamin B9 (asam folat), vitamin B12, zat besi, zinc, magnesium, fosfor, dan natrium. 

    Baca juga: Anak Picky Eater? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Daging putih

    Berbeda dengan daging merah, daging putih mencakup daging ayam dan daging dari jenis unggas lainnya. Di balik rasanya yang gurih, daging putih termasuk makanan yang kaya nutrisi, seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin B6, vitamin B9 (asam folat), vitamin B12, vitamin D, vitamin E, kalsium, kalium, zat besi, natrium, dan magnesium. Dari banyaknya nutrisi dalam daging putih, maka fungsi macam-macam protein dalam tubuh pun akan bekerja lebih baik. 

Setelah mengetahui macam-macam protein beserta fungsi dan sumbernya, apakah Mums semakin yakin untuk memberikan asupan protein dalam menu makanan anak? Apapun jenis makanan yang dipilih, pastikan Mums mengolahnya dengan tepat. Hindari memasak atau memanaskan lebih dari satu kali agar nutrisi alami di dalamnya tidak rusak sehingga lebih mudah dicerna oleh anak. 

Tak hanya itu, Mums juga perlu mengingat bahwa zat gizi bukan hanya protein, tetapi ada pula karbohidrat, serat, lemak, berbagai vitamin dan mineral yang wajib masuk ke dalam menu makanan anak. Oleh karena itu, sebaiknya Mums selalu menyajikan makanan bergizi seimbang agar tumbuh kembang anak lebih maksimal. 

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang