Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Mengenali Demam Berdarah pada Anak-Anak, Lihat Di Sini

Mengenali Demam Berdarah pada Anak-Anak, Lihat Di Sini

Melihat si Kecil sehat dan ceria tentu jadi satu hal paling membahagiakan dalam hari-hari Mums. Meski demikian, resiko penyakit dan infeksi senantiasa mengancam si Kecil, terlebih karena iklim tropis yang kita miliki di Indonesia, virus dan bakteri bisa dengan mudah mengancam kesehatan si Kecil. Salah satu penyakit yang cukup sering ditemui pada anak-anak di Indonesia adalah demam berdarah.

Well, mungkin penyakit ini belakangan tidak terlalu ‘populer’ karena tertutup dengan pemberitaan wabah yang tengah melanda dunia. Namun demikian pada daerah-daerah tertentu, demam berdarah masih jadi ancaman yang besar. Penularannya yang sangat mudah, yakni lewat gigitan nyamuk, membuat penyakit ini cukup sulit dihindari jika tidak disikapi dengan cermat.

Tidak ada satu Mums pun di dunia ini yang ingin anaknya terkena penyakit demam berdarah. Namun demikian, Mums tetap wajib memahami gejala dan cara penanganan serta pencegahannya, agar dapat menekan resiko infeksi demam berdarah pada si Kecil.

Gejala yang Paling Sering Muncul pada Anak-Anak

Gejala yang Paling Sering Muncul pada Anak-Anak

Menjadi cukup tricky sebenarnya dalam mendefinisikan gejala jelas dari demam berdarah, terlebih pada anak-anak yang masih berusia sangat muda. Si Kecil belum dapat mengungkapkan apa yang dirasakannya, sehingga biasanya gejala demam berdarah yang muncul akan menyerupai infeksi lain yang mengganggu kesehatannya.

Meski demikian, ada beberapa poin yang mungkin bisa menjadi acuan. Pertama, tentu adalah kondisi suhu tubuh yang tidak normal pada si Kecil. Kemudian si Kecil nampak selalu mengantuk dan lesu. Di waktu yang sama, ia juga sangat rewel dan mudah terpancing untuk menangis.

Munculnya ruam juga bisa jadi indikasi si Kecil terkena demam berdarah. Lalu gejala lain adalah pendarahan yang tidak wajar (biasanya terjadi pada bagian gusi, atau mimisan), lalu si Kecil muntah setidaknya 3 kali dalam tempo waktu 24 jam terakhir.

Ketika gejala ini sudah muncul, sangat dianjurkan untuk membawa si Kecil ke dokter kepercayaan Mums agar bisa mendapatkan penanganan profesional secepatnya.

Pertolongan Pertama yang bisa Mums Berikan

Pertolongan Pertama yang bisa Mums Berikan

Ketika demam atau suhu tubuh tidak normal mulai terdeteksi, sebenarnya Mums dapat melakukan pertolongan pertama. Hal ini dikarenakan masa inkubasi virus ini terjadi antara 4 sampai 14 hari, sehingga mungkin saja dalam kurun waktu ini sudah muncul gejala yang bisa terlihat.

Hal yang bisa Mums lakukan untuk menyikapi gejala demam berdarah yang muncul pada si Kecil antara lain :

  • Melakukan pengukuran suhu dengan rutin, agar dapat mengetahui perkembangan kondisi si Kecil. Jika sudah memungkinkan, berikan obat penurun demam, dengan catatan si Kecil tidak mengalami alergi dan tidak memiliki pantangan pada obat jenis ini.
  • Selalu menjaga jumlah cairan yang masuk ke dalam tubuh si Kecil. Ketika tubuhnya tengah terinfeksi virus, tubuh akan kehilangan banyak cairan. Penting untuk selalu menjaga asupan cairan pada tubuh si Kecil agar kondisinya stabil dan terhindar dari resiko dehidrasi.
  • Pahami benar gejala dehidrasi, jadi ketika hal ini terjadi Mums bisa segera mengidentifikasi dan menyikapinya dengan cepat.

Pencegahan Demam Berdarah

Pencegahan Demam Berdarah

Karena demam berdarah ditularkan melalui gigitan nyamuk, maka tentu cara pencegahannya secara mendasar adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan. Cara ini mungkin terdengar sederhana, namun benar-benar butuh kecermatan. Tiadakan genangan air atau benda yang bisa menampung air di luar rumah seperti barang bekas dan sebagainya, karena nyamuk akan mudah berkembang biak ketika ini terjadi.

Selanjutnya tentu adalah dengan menjauhi area yang tengah mengalami banyak kasus demam berdarah. Daya tahan tubuh si Kecil yang belum terbentuk sempurna membuatnya harus dijauhkan dari area-area yang memiliki resiko kesehatan tinggi. Sebisa mungkin jangan ajak si Kecil ke area atau kota yang sedang mengalami kasus demam berdarah.

Terakhir, dan tidak kalah penting, tentu adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil. Peran daya tahan tubuh dalam hal ini sangat besar, karena jika kondisinya prima, si Kecil tidak akan mudah terinfeksi virus dan menyebabkan penyakit yang mengganggu kesehatannya. Dengan daya tahan tubuh yang baik, pun dia terkena infeksi virus, maka kondisi si Kecil akan lebih cepat pulih dan bisa kembali sehat dalam waktu singkat.

Baca Juga : Perhatikan 5 Hal Ini untuk Menjaga SIstem Imun si Kecil!

Mendukung pembentukan daya tahan tubuh si Kecil yang baik bisa dilakukan dengan cara menjaga asupan nutrisi hariannya tetap terpenuhi. Berbagai vitamin dan mineral penting, wajib diberikan dalam kadar yang tepat agar tubuhnya benar-benar memiliki daya tahan yang kuat. Selain itu, asupan nutrisi yang cukup juga secara langsung akan berpengaruh baik pada proses tumbuh kembangnya.

Menambah pengetahuan mengenai penyakit demam berdarah pada anak-anak agaknya akan jadi materi yang sangat berguna bagi Mums. Selalu jaga lingkungan tetap dalam keadaan bersih, dan berikan si Kecil makanan bernutrisi setiap hari agar kebutuhan nutrisi harian tubuhnya bisa terpenuhi. Dukung pemenuhan nutrisi ini dengan Friso Gold 3, dengan kadar nutrisi padat dan berkualitas. Locknutri di dalam Friso Gold 3 akan menjaga kualitas alami nutrisi dalam susu, sehingga mudah diserap tubuh si Kecil.

Berikan yang terbaik untuk si Kecil, dan lihat ia tumbuh sehat dan kuat!