Lompat ke isi utama
Mengenalkan Berbagai Suara Hewan Kepada Si Kecil

Mengenalkan Berbagai Suara Hewan Kepada Anak

Rasa ingin tahu Anak terhadap dunia sekitarnya semakin bertambah. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkannya pada jenis suara hewan.

Mum, rasa ingin tahu anak terhadap dunia sekitarnya semakin bertambah di usia ini. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkannya pada kehidupan hewan. Sebagai permulaan, ajarkan kepadanya tentang berbagai variasi suara hewan yang unik dan menarik.

Aktivitas Bersama anak

  1. Mulailah dengan menirukan suara binatang yang ada di sekitar rumah Mum, misalnya anjing atau kucing.
  2. Kenalkan juga jenis suara hewan lain sambil menirukan tingkah lakunya. Mum dapat mengaum dan berpura-pura mengelitikinya dengan “cakar” atau berkicau sambil mengepakan “sayap”. Ini akan membuat anak semakin tertarik untuk bermain bersama.
  3. Agar lebih meriah, gunakan boneka untuk membantu proses perkenalannya ini. Sembari mengeluarkan suara hewan, mainkan boneka tersebut di depannya. Dengan begitu, anak akan lebih mudah mengenal teman-teman barunya tersebut.
  4. Wah, anak tertawa melihat suara yang Mum buat. Ketika itu, Ia mungkin akan mencoba membalikkan badannya untuk tengkurap. Bimbinglah anak melakukan hal tersebut karena ini akan membantunya mengurangi gas pada perutnya.
  5. Jangan lupa untuk mengabadikan ekspresi-ekspresi menggemaskan anak saat mendengar suara hewan tersebut ya, Mum!

Info Pendukung Aktivitas

Mum bisa menggunakan karpet atau bedcover dengan motif hewan untuk kegiatan ini. Cobalah untuk mengeluarkan suara setiap kali anak merangkak di atas gambar tertentu. Ini akan membuatnya semakin penasaran untuk mendengar suara hewan lainnya.

Manfaat Bagi Mum

Aktivitas bermain bersama anak merupakan sebuah momen intim yang penting dalam mempererat ikatan emosional dengannya. Proses bonding antara Mum dan anak ini akan berpengaruh kepada kepribadiannya nanti. Dr. William Sears, dokter anak dan penulis buku asal Amerika Serikat, mengatakan bahwa ikatan yang kuat antara anak dan Mum akan membentuknya menjadi lebih mandiri dan kooperatif saat memasuki masa-masa preschool-nya nanti.

Manfaat Bagi anak

Kegiatan bermain dapat menjadi sarana komunikasi yang menyenangkan bagi anak. Walaupun belum mengerti dengan apa yang dikatakan orang dewasa, tetapi ia sudah tertarik dengan suara Mum. Karena itu, anak seringkali menunjukkan rasa antusiasnya dengan tertawa dan menggoyangkan tangannya ketika mendengar Mum berbicara.

Aktivitas yang melibatkan eksplorasi pada panca indra anak ini juga bermanfaat dalam merangsang pertumbuhan otaknya. Apalagi,di tahun pertamanya ini, proses pertumbuhan otak anak berlangsung lebih cepat. Seperti yang dikutip dari Firststep.us, di antara 5-12 minggu pertamanya, ada 50,000 – 100,000 sel otak baru yang tumbuh dalam setiap detik. Apa yang dilihat, didengar, dirasakan dan disentuh anak akan bermanfaat untuk membantu proses pertumbuhan otaknya tersebut.

Info Gizi & Nutrisi

Kegiatan bonding tentu akan lebih menyenangkan jika anak sehat dan bersemangat. Di usianya saat ini, ASI menjadi sumber yang lengkap untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Satu hal yang perlu Mum perhatikan, anak mungkin mengalami reflux ketika menyusu karena sistem pencernaannya yang belum sempurna.

Reflux merupakan masalah yang umum dialami bayi di usia anak saat ini. Hal ini terjadi karena otot kerongkongan yang belum bisa bekerja dengan sempurna, sehingga makanan terbawa kembali ke mulut. Untuk mengurangi masalah ini, Mum sebaiknya menggendong anak dalam posisi yang lebih vertikal ketika menyusuinya serta mengatur porsi pemberian ASI untuk anak. Sendawa juga akan membantu mengurangi gas perut pada anak.

Masalah reflux akan hilang dengan sendirinya seiring dengan semakin sempurnanya kinerja sistem pencernaan anak. Namun, jangan ragu untuk terus berkonsultasi pada dokter anak jika masalah yang satu ini terus mengganggu aktivitasnya.