Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Mengulas secara Singkat Fakta Mengenai Alergi Makanan

Mengulas secara Singkat Fakta Mengenai Alergi Makanan

Sedih tentu rasanya ketika melihat si Kecil mengalami alergi makanan. Tak hanya menjadi rewel, si Kecil juga biasanya akan mengalami gangguan pencernaan sehingga membuat penyerapan nutrisi dari makanan yang masuk ke dalam tubuhnya tidak optimal. Namun sebenarnya, apa sih alergi itu Mums? Mengapa hal ini bisa terjadi? Apa gejala yang nampak pada si Kecil?

Alergi sendiri adalah reaksi tubuh pada zat yang masuk melalui makanan atau saluran lain, yang menyebabkan tubuh melakukan ‘penolakan’. Reaksi yang menyimpang ini akan menimbulkan banyak hal yang cenderung negatif pada tubuh si Kecil, misalnya gangguan pencernaan, kulit yang gatal-gatal, hingga bahkan sesak nafas.

Ada beberapa makanan yang dapat menyebabkan si Kecil alergi, dan ini bukan hal yang sangat aneh karena jumlah anak-anak yang memiliki alergi juga tergolong banyak. Nah, untuk ulasan singkat mengenai alergi makanan, gejala, dan cara mengatasinya, Mums bisa lihat di poin-poin berikut ini.

Tubuh si Kecil yang Mengalami Alergi Makanan

Mengulas secara Singkat Fakta Mengenai Alergi Makanan

Setiap tubuh manusia, baik orang dewasa maupun anak-anak, memiliki antibodi atau daya tahan tubuh yang berupa protein tertentu. Protein ini akan mendeteksi kandungan yang ada dalam makanan yang dikonsumsi, dan jika reaksinya menyimpang maka akan memunculkan zat seperti Histamin. Nah, zat ini yang kemudian memicu banyak reaksi alergi ringan atau berat.

Memang tubuh yang mengalami alergi tidak semuanya memunculkan gejala yang sangat nampak. Pada beberapa kasus, alergi yang muncul akan ditandai dengan gatal di bagian kulit, pencernaan yang terganggu, hingga bahkan muntah. Meski demikian, Mums perlu cermat ketika memberikan makanan pada si Kecil, karena alergi biasanya baru akan dirasakan kurang lebih 2 jam setelah makanan tersebut masuk.

Lalu Apa yang Menyebabkan Alergi Makanan?

Mengulas secara Singkat Fakta Mengenai Alergi Makanan

Mungkin Mums juga sudah tahu bahwa alergi makanan disebabkan oleh beberapa jenis makanan yang sangat umum ditemukan. Seperti misalnya telur, kacang, atau seafood. Agar Mums bisa lebih berhati-hati, berikut beberapa makanan yang paling sering memicu alergi pada si Kecil.

Telur Ayam, Telur Bebek, Telur Burung Puyuh

Telur memang dikenal sebagai makanan yang sangat kaya akan nutrisi yang baik untuk tumbuh kembang si Kecil. Meski demikian, telur juga merupakan salah satu makanan yang dapat memicu terjadinya alergi. Bagian putih telur yang dikonsumsi si Kecil dapat memicu gatal-gatal, kulit kemerahan, hingga bengkak.

Kacang Tanah

Alergi kacang tanah mungkin jadi kasus alergi makanan yang juga banyak terjadi pada anak-anak. Padahal jika dilihat kandungan nutrisinya, kacang tanah juga terbilang kaya nutrisi. Zat yang dapat memicu alergi justru terletak pada Protein Nabati, yang dapat menyebabkan bisul, gatal, hingga si Kecil menjadi sangat rewel.

Seafood (Tuna, Salmon, Kerang, Udang)

Makanan selanjutnya yang dapat memicu alergi adalah makanan yang berasal dari laut. Meski kaya nutrisi dan rasanya lezat, tuna, salmon, kerang, udang dan lain sebagainya dapat memicu alergi pada anak-anak. Meski demikian, alergi yang disebabkan oleh makanan laut ini biasanya muncul pada waktu yang cukup lama, sekitar 8 jam setelah konsumsinya.

Susu Sapi, Susu Kambing

Terdengar aneh? Namun pada kenyataannya banyak juga anak-anak yang mengalami alergi pada susu. Hal ini disebabkan karena adanya intoleransi laktosa, sehingga tubuh si Kecil tidak bisa mengolah nutrisi yang ada pada susu ini. Alergi yang muncul akan berupa diare, hingga muntah-muntah.

Solusi untuk Alergi Makanan si Kecil

Mengulas secara Singkat Fakta Mengenai Alergi Makanan

Sebenarnya solusi paling baik untuk alergi makanan yang dimiliki si Kecil adalah menghindari konsumsi makanan yang dapat memicu alergi. Tentu langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui secara pasti apa alergi yang dimiliki si Kecil. Dengan begini Mums dapat memilih makanan agar menghindari bahan-bahan yang ‘berbahaya’ untuknya.

Selain itu, jangan ragu untuk segera membawanya ke dokter ketika si Kecil menampakkan gejala-gejala alergi yang berat. Mungkin jika hanya gatal ringan saja bukan jadi masalah. Namun jika gejala alergi yang muncul sudah sampai pembengkakan atau sesak nafas, sangat disarankan untuk segera menghubungi dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga : Saatnya Memperkenalkan MPASI Pada Si Kecil

Topik mengenai alergi makanan memang sebenarnya sudah harus dibahas sejak si Kecil mulai mengkonsumsi makanan pendamping ASI. Bahkan di beberapa kasus, ada juga anak-anak yang alergi terhadap ASI sehingga harus menggunakan susu formula sejak usia dini. Ada baiknya Mums segera memastikan kondisi atau alergi yang mungkin dialami agar dapat meminimalisir efek buruknya.

Sekilas mengenai alergi makanan di atas semoga dapat memberikan insight baru untuk Mums. Tentu, untuk mengurangi resiko alergi, Mums harus menerapkan pola hidup sehat dan meminimalisir makanan yang berpotensi menjadi pemicu alergi. Jangan lupa juga, penuhi kebutuhan nutrisi harian agar daya tahan tubuh si Kecil kuat dan tidak mudah sakit. Berikan Friso Gold 3 secara rutin, sehingga ia mendapat nutrisi yang diperlukan. Friso dilengkapi dengan teknologi Locknutri yang dapat menjaga kualitas alami nutrisi, sehingga mudah diserap oleh tubuh si Kecil, si Kecil pun akan mendapat segala kebaikan alami susu sapi!