Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Menyikapi Karantina Mandiri Wabah Corona, Bermain Boneka Tangan Bisa Jadi Pilihan

Menyikapi Karantina Mandiri Wabah Corona, Bermain Boneka Tangan Bisa Jadi Pilihan

Menghadapi wabah Corona yang tengah melanda Indonesia saat ini, Mums tentu harus bijak dalam memilih kegiatan. Arahan karantina secara mandiri di rumah masing-masing perlu tetap diikuti, namun tentu tanpa meninggalkan kewajiban Mums untuk terus memberikan stimulasi tumbuh kembang untuk si Kecil. Tapi apa yang bisa dilakukan ketika tidak bisa bermain di luar rumah?

Sebenarnya banyak hal dapat dilakukan dalam rangka terus memberikan rangsangan tumbuh kembang si Kecil. Dengan semakin melonjaknya kasus Corona Indonesia, Mums dapat memilih berkegiatan di rumah bersama si Kecil, seperti misalnya membuat mainan dari bahan yang mudah ditemukan di rumah atau bermain boneka tangan.

Eits, tapi sebelum bermain boneka tangan dalam rangka menyikapi wabah Corona yang tengah terjadi, ada beberapa hal yang perlu Mums perhatikan agar permainan yang dilakukan  tetap aman dan tidak meningkatkan resiko terjangkit virus atau bakteri. Apa saja hal yang harus diperhatikan? Simak beberapa poin singkat berikut ini ya Mums!

Bahan Baku Boneka Tangan

Pertama yang perlu diperhatikan adalah bahan baku boneka tangan. Pastikan bahan baku yang digunakan merupakan kain yang cukup lembut dan memiliki kekuatan serat yang baik. Sederhana, tujuannya agar ketika bermain boneka tangan tidak ada serat kain yang rontok dan terhirup oleh si Kecil.

Selain itu, hal ini juga untuk memastikan agar ketika bersentuhan dengan kulit lembut si Kecil boneka kain yang digunakan tidak membuatnya mengalami iritasi. Dengan begini, Mums dapat bermain bersama dengan si Kecil dengan aman dan minim resiko gangguan kesehatan yang berasal dari boneka tangan yang digunakan.

Kebersihan Boneka Tangan

Kebersihan harus selalu jadi prioritas ketika bermain atau berinteraksi dengan si Kecil. Hal ini bertujuan agar kesehatan si Kecil tetap terjaga, karena pada usia dini daya tahan tubuh si Kecil belum benar-benar terbentuk sempurna. Infeksi kuman atau bakteri atau bahkan virus dapat membuat kesehatannya terganggu dan tumbuh kembangnya terhambat.

Pastikan untuk membersihkan boneka tangan yang digunakan dengan cairan anti bakteri dan virus hingga bersih. Cuci dengan air bersih, serta keringkan boneka tangan hingga benar-benar kering. Bakteri dapat dengan mudah tumbuh pada area yang lembab dan bersuhu hangat, untuk itu, jemur boneka tangan setelah dicuci hingga benar-benar kering dan tidak lembab.

Kebersihan Diri Mums dan si Kecil

Selain memperhatikan kebersihan boneka tangan yang digunakan, Mums juga perlu untuk selalu memastikan kebersihan diri Mums dan si Kecil. Sebelum dan setelah bermain dengan boneka tangan, bersihkan bagian tangan dan wajah Mums dan si Kecil untuk menghilangkan kuman yang mungkin menempel dan berisiko menyebabkan gangguan kesehatan. Seperti diketahui, banyak kasus Corona yang terjadi di Indonesia  akibat kurangnya kesadaran dalam menjaga kebersihan diri.

Dengan secara rutin mencuci tangan dan wajah Mums dan si Kecil, maka dapat membantu menurunkan risiko wabah Corona semakin meluas. Siapa sangka, dengan kegiatan sederhana seperti ini Mums telah berpartisipasi dalam menyukseskan gerakan pemerintah tanpa meninggalkan kewajiban utama untuk memberikan rangsangan tumbuh kembang pada si Kecil.

Menjaga Daya Tahan Tubuh

Tentu saja yang tidak kalah penting dari menjaga kebersihan dan higienitas boneka tangan serta tubuh Mums dan si kecil adalah menjaga daya tahan tubuh agar tetap dalam kondisi yang baik. Kasus Corona di Indonesia banyak terjadi akibat lemahnya daya tahan tubuh, sehingga virus dapat masuk dan mengganggu kesehatan seseorang.

Daya tahan tubuh dapat terjaga dengan aktivitas fisik yang memadai serta asupan makanan dan minuman yang bergizi. Pemilihan bahan makanan, proses memasak hingga matang serta aktivitas yang dilakukan setiap hari dapat benar-benar meningkatkan daya tahan tubuh Mums dan si Kecil lho.

Asupan makanan yang bergizi perlu pula diberikan pada waktu yang teratur. Artinya, ketika asupan makanan bergizi masuk ke tubuh si Kecil secara teratur, tubuh dapat menyerap dan mengolahnya lebih baik. Dengan demikian, Mums telah menerapkan pola hidup sehat yang diperlukan dalam melawan wabah Corona ini.

Sebagai seorang Mums, tentu tidak mudah melakukan berbagai hal tersebut dalam waktu bersamaan. Menjaga kesehatan si Kecil, menjaga kebersihan mainan dan tubuh si Kecil, sekaligus tetap memberikan rangsangan demi tumbuh kembang yang optimal. Tentu saja, Mums merupakan sosok hebat yang dapat melakukan semua ini dengan sebaik mungkin.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian dalam rangka meningkatkan sistem kekebalan tubuh si Kecil, pastikan Mums juga memberikan nutrisi tambahan berupa susu pertumbuhan Friso Gold 3/4 untuk menjaga daya tahan tubuhnya agar tetap kuat dari dalam. Jika diperlukan, Mums dapat menambahkan asupan multivitamin.