Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Merangsang Kecerdasan Emosional si Kecil, Begini Caranya!

Merangsang Kecerdasan Emosional si Kecil, Begini Caranya!

Memiliki kecerdasan dalam hal berhitung mungkin masih menjadi acuan kemampuan otak si Kecil. Padahal jika ditelisik lebih jauh, kecerdasan emosional juga merupakan faktor besar yang turut menentukan kesuksesannya di masa yang akan datang. Tentu saja, karena begitu krusialnya jenis kecerdasan ini, maka Mums perlu benar-benar merangsangnya dengan baik. Tapi bagaimana caranya?

Tidak jarang, pada banyak sekali kejadian, dimana anak-anak bisa dengan mudah menyelesaikan tugas atau pekerjaan yang diberikan padanya. Namun di waktu yang sama, ia kurang mahir dalam berhubungan dengan orang lain, dalam berkomunikasi, dalam menyampaikan apa yang dirasakannya, hingga kurang peka pada emosi orang lain. Setiap hal ini merupakan tanda bahwa kecerdasan emosionalnya kurang berkembang.

Sebenarnya banyak cara bisa dilakukan untuk mengasah kemampuan kecerdasan emosional yang dimiliki si Kecil.

Beri Tanggapan pada Apa yang Dirasakan si Kecil

Merangsang Kecerdasan Emosional si Kecil, Begini Caranya!

Ketika tengah bermain atau belajar atau berkumpul bersama-sama, tak jarang si Kecil menunjukkan emosi yang cukup jelas. Misalnya saja ketika ia tertawa, Mums dapat memanfaatkan momen ini untuk mengungkapkan emosi si Kecil. Mums bisa mengatakannya secara langsung, seperti, ‘Wah kalau sedang tertawa bahagia lucu sekali ya Adik!’.

Ungkapan ini bisa membantu si Kecil mengenali emosi apa yang tengah dirasakannya sehingga ia bisa lebih memahami dirinya sendiri. Mengingat kecerdasan emosional didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami perasaan diri sendiri dan perasaan orang lain, maka hal ini perlu dilakukan untuk membantu si Kecil mengidentifikasi apa yang dirasakannya.

Diskusi Mengenai Perasaan

Pada momen lain ketika Mums tengah bermain bersama si Kecil, coba pancing si Kecil untuk berdiskusi mengenai apa yang dirasakannya. Ketika ia tak mendapatkan apa yang diinginkan, mungkin akan muncul ekspresi sedih. Mums dapat menanyakan mengapa ia menunjukkan ekspresi tersebut? Apa yang menjadi penyebabnya?

Dengan obrolan kecil dan intim seperti ini, si Kecil bisa lebih mudah mengenali apa yang dirasakannya, apa yang menyebabkan ia merasakan hal tersebut, dan apa yang harus dilakukan untuk menyikapi emosi tersebut. Memang terdengar sepele, namun diskusi seperti ini bisa benar-benar merangsang perkembangan kecerdasan emosionalnya.

Emosi dan Perasaan Orang Lain

Merangsang Kecerdasan Emosional si Kecil, Begini Caranya!

Cara untuk merangsang kecerdasan emosional si Kecil salah satunya adalah mengumpamakan jika si Kecil menjadi orang lain. Misal ketika tengah berjalan-jalan, Mums dan si Kecil melihat anak-anak mengamen, Mums bisa menanyakan, bagaimana perasaan si Kecil jika ia mengalami hal yang sama. Dengan berandai-andai, si Kecil akan dapat membayangkan perasaan yang dialami anak tersebut.

Namun demikian, Mums juga perlu selalu ingat bahwa pada kondisi seperti saat ini yang disebut dengan new normal, Mums wajib menjaga jarak dan selalu mengenakan masker ketika bepergian. Meski tidak direkomendasikan untuk keluar rumah, hal di atas hanya berupa contoh saja. Mums dapat menggantinya dengan pengandaian lain yang konteksnya serupa.

Menghormati Orang Berbicara

Menghargai orang lain yang sedang berbicara juga menjadi salah satu cara yang baik untuk merangsang perkembangan kecerdasan emosionalnya. Terlebih ketika si Kecil mengalami emosi yang cukup besar, seperti sedang tertawa, atau sedang menangis, atau sedang marah. Pada momen inilah pembelajaran bisa benar-benar optimal.

Ketika si Kecil sedang mengalami emosi yang cukup hebat, Mums bisa mengajarkannya untuk sedikit menenangkan diri. Menarik nafas dalam-dalam, dan kembali fokus pada apa yang disampaikan oleh lawan bicaranya. Dengan begini, Mums juga sudah melatih si Kecil untuk tetap dapat mengontrol emosinya. Tidak bisa satu kali selesai tentu, hal ini harus dilakukan berulang kali dengan memanfaatkan momen yang tepat.

Berikan Nama pada Apa yang Dirasakan si Kecil

Merangsang Kecerdasan Emosional si Kecil, Begini Caranya!

Bukan kemudian nama seperti Budi atau Anto, namun Mums dapat mengenalkan si Kecil pada perasaan yang dirasakannya. Mungkin secara tidak sadar Mums sudah melakukan ini, ketika menenangkan si Kecil saat menangis, ‘ayo jangan menangis seperti itu, nanti akan kembali baik ya’, dan sebagainya. Mums sudah mengenalkan bahwa yang dilakukan si Kecil adalah menangis, adalah sebuah perasaan kecewa akibat suatu hal.

Baca Juga : Penasaran Apa yang Mempengaruhi Pertumbuhan Anak? SImak Penjelasan Berikut Ini Ya Mums

Hal-hal sederhana yang disampaikan di atas mungkin sudah Mums lakukan, baik secara sadar maupun tidak sadar. Pembelajaran dan rangsangan untuk mengasah kecerdasan emosional memang harus dilakukan secara terus-menerus dan berkelanjutan. Dengan proses yang perlahan namun pasti, si Kecil idealnya akan mendapatkan kecerdasan yang seharusnya dimiliki.

Dalam rangka merangsang kecerdasan emosional yang dimiliki si Kecil, banyak cara bisa dilakukan. Dengan bekal kecerdasan yang sudah diasah sejak dini, idealnya si Kecil akan memiliki kemampuan untuk mengenali, mengontrol, dan mengendalikan emosinya dengan lebih baik. Hal ini juga berjalan senada dengan pemahamannya dengan apa yang dirasakan oleh orang lain, jadi ia akan memiliki kemampuan sosial yang lebih baik.

Merangsang kecerdasan emosional selain dengan tindakan juga harus diimbangi dengan asupan makanan bernutrisi. Hal ini penting agar perkembangan otaknya bisa berjalan optimal. Untuk membantu Mums memenuhi kebutuhan nutrisi harian, Mums dapat memberikan Friso Gold 4. Friso dengan teknologi Locknutri, menjaga kualitas nutrisi alami sehingga mudah diserap tubuh si Kecil dan membantunya kuat dari dalam. Selalu dampingi setiap fase tumbuh kembangnya, dan maksimalkan kesempatan yang ada!