Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Mums, Inilah 8 Cara Menyapih Anak yang Efektif

Mums, Inilah 8 Cara Menyapih Anak yang Efektif

Menyapih anak merupakan fase yang perlu Mums lakukan agar si Kecil siap untuk mengonsumsi makanan padat bernutrisi dan minum susu formula. WHO dan Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) menyarankan pemberian ASI tetap dilakukan sampai anak berusia dua tahun. Setelah anak berusia lebih dari enam bulan, ia mulai bisa mendapatkan nutrisi tambahan di samping ASI, melalui MPASI dan susu formula. Namun pada realitanya, cara menyapih anak termasuk fase yang menantang sekaligus emosional bagi Mums dan Si Kecil. 

Bahkan, di fase ini sering terjadi drama antara Mums dan si Kecil karena kesulitan lepas dari ASI. Tapi Mums tidak perlu khawatir, di artikel ini akan dijelaskan mengenai cara menyapih anak yang tepat dan efektif agar si Kecil mau berhenti menyusu ASI dan beralih mengonsumsi makanan padat dan susu formula. 

Sebelum membahas cara menyapih anak, Mums pasti bertanya-tanya kapan waktu yang ideal untuk menyapih anak? Meskipun WHO dan IDAI merekomendasikan pada usia 2 tahun, sebenarnya dalam menentukan kapan waktu untuk menyapih anak itu tergantung dari pilihan masing-masing Mums, ya. Selain itu, parah ahli juga menyarankan agar Mums menunda menyapih jika si Kecil mengalami kondisi-kondisi di bawah ini:

  • Si Kecil berisiko mengalami alergi jika mengonsumsi makanan atau minuman selain ASI
  • Jika Mums atau si Kecil sedang sakit, atau jika si Kecil sedang tumbuh gigi karena kondisi ini dapat membuat menyapih si Kecil jadi sulit
  • Jika sedang terjadi perubahan besar, misalnya saat Mums dan keluarga sedang pindah rumah atau bepergian dalam jangka panjang. Hal ini karena dapat si Kecil mengalami stres

Namun, di samping itu ada pula manfaat menyapih anak yang dapat dirasakan oleh Mums dan si Kecil, lho. Salah satu manfaat yang akan dirasakan Mums, yakni mengurangi risiko pembengkakan serta infeksi payudara (mastitis). Sementara, manfaat menyapih yang akan dirasakan si Kecil, yakni semakin membuatnya lebih mandiri, contohnya saja saat si Kecil tidur, ia tak lagi mencari ASI agar bisa tertidur lelap. Lalu, bagaimana cara menyapih anak yang benar dan efektif? 

Cara Menyapih Anak yang Efektif

Cara menyapih anak sangat bergantung pada kebutuhan dan karakter masing-masing Mums dan anak. Namun umumnya ada beberapa tips dan cara menyapih anak yang bisa Mums lakukan dengan efektif, antara lain:

Lakukan Secara Perlahan

Cara menyapih anak yang pertama adalah dengan memulainya secara perlahan. Cara menyapih anak secara bertahap ini tidak hanya bermanfaat untuk si Kecil, tapi juga untuk Mums lho. Mengurangi frekuensi menyusu secara perlahan akan membuat produksi ASI menurun secara bertahap pula, sehingga akan mengurangi risiko payudara bengkak, nyeri, dan infeksi. 

Proses yang bertahap juga membuat Mums lebih siap saat menghadapi si Kecil yang rewel. Pasalnya, fase menyapih anak membutuhkan kesabaran yang besar, nih Mums. Oleh karenanya, Mums siap lahir batin agar si Kecil pun bisa merasakan kenyamanan Mums di fase ini. 

Lakukan Menyapih di Siang Hari

Mums punya jadwal menyusu si Kecil pada pagi, siang, dan malam hari? Saat menyapih, kurangi jadwal menyusu ini yuk, Mums! Di tahap awal cara menyapih anak, lebih baik si Kecil hanya menyusui di pagi atau malam hari saja. Untuk di siang hari, Mums bisa menggantinya dengan makanan padat dan susu formula yang sesuai dengan tumbuh kembang si Kecil. 

Baca juga: Tips-tips dan Cara Membuat MPASI untuk Si Kecil

Alihkan Perhatian Si Kecil dengan Aktivitas Lain

Cara menyapih anak selanjutnya yang bisa Mums lakukan yakni dengan cara mengalihkan perhatian si Kecil saat ia ingin menyusui. Mums bisa ajak si Kecil melakukan aktivitas yang ia sukai agar si Kecil lupa. Misalnya, Mums bisa mengajak ia menggambar, mewarnai, bermain dengan mainan favoritnya, atau aktivitas lain yang menyenangkan. Nah, saat cara menyapih anak ini dilakukan, Mums bisa tambahkan cemilan sehat kesukaannya. 

Coba Mengganti ASI dengan Susu Formula 

Setelah mengalihkan perhatian si Kecil dengan aktivitas, cara menyapih anak selanjutnya adalah mengganti ASI dengan susu formula di dalam gelas. Cara menyapih anak dari ASI akan lebih mudah jika Mums mengenalkan si Kecil dengan gelas dibanding botol. Selain itu, pemberian susu formula yang tepat juga bisa mendukung tumbuh kembang si Kecil, salah satunya adalah Friso Gold 3, dengan teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami sehingga mudah diserap tubuh si Kecil dan membantunya kuat dari dalam. Susu Friso Gold 3 ini diformulasikan untuk anak usia 1-3 tahun dengan kandungan nutrisi lengkap di dalamnya, sehingga si Kecil tumbuh lebih sehat, kuat, dan pintar. 

Kurangi Durasi Menyusu ASI

Cara menyapih anak lain yang bisa Mums coba adalah dengan mengurangi durasi waktu si Kecil menyusui ASI. Cara ini memang susah-susah gampang, Mums, karena bisa dipastikan si Kecil akan rewel saat waktu menyusuinya dipotong begitu saja. Namun, cara menyapih anak ini bisa dilakukan secara perlahan, agar si Kecil tidak sadar durasi menyusuinya telah berkurang. 

Kurangi Aktivitas Menyusu Saat Si Kecil Akan Tidur

Sebelum tidur, kebanyakan anak pasti menyusui dulu, betul? Nah, mulai sekarang coba lakukan cara menyapih anak dengan mengurangi kegiatan menyusu sebelum ia tidur. Sebagai gantinya, Mums bisa memberikan si Kecil susu formula, membacakannya dongeng, atau mendengarkan musik yang membuat si Kecil merasa nyaman sebelum tidur. 

Libatkan Suami Saat Proses Menyapih

Di awal momen menyusui, suami berperan penting sebagai support system yang menyemangati Mums, bukan? Sama halnya saat momen menyapih, suami juga harus berperan untuk mendukung Mums dan si Kecil agar lepas dari ASI. Contohnya, saat Mums kelelahan karena menghadapi si Kecil yang rewel saat menyapih, suami bertugas untuk menghibur dan mengalihkan perhatian si Kecil agar ia tidak rewel dan lupa minum ASI. Dalam hal ini, cara menyapih anak akan efektif bila ada kerja sama yang baik antara Mums dan suami. 

Komunikasi dan Tunjukkan Kasih Sayang Lebih

Satu hal yang tidak boleh Mums lupakan adalah komunikasi dan rasa kasih sayang saat proses menyapih dilakukan. Bila Mums memutuskan untuk menyapih anak ketika usianya 2 tahun, maka saat usianya 18 bulan, Mums harus mulai memberi tahunya pelan-pelan kalau sebaiknya si Kecil berhenti menyusu saat usianya 2 tahun. Mums juga jangan bosan untuk memberi tahu si Kecil pentingnya berhenti meminum ASI, ya! 

Selain itu, cara menyapih anak yang tak kalah penting adalah rasa kasih kayang yang harus selalu Mums berikan kepada si Kecil. Seperti yang sudah Mums ketahui, menyapih termasuk fase yang emosional antara Mums dan si Kecil, sehingga rasa kasih sayang dan kesabaran perlu ada di setiap prosesnya. 

Setelah mengetahui delapan cara menyapih anak di atas, diharapkan Mums bisa menikmati dan mensyukuri fase ini agar merasa nyaman dan terhindar dari stres yang berlebihan. Pastikan menyapih tanpa memaksa si Kecil, lebih baik lakukan secara bertahap agar ia mudah beradaptasi. Semoga fase menyapih Mums bisa lancar dan si Kecil tumbuh sehat, aktif, dan kuat, ya. Semangat! 

Sample Friso Gold

Selamat datang! Apakah Mums ingin mencoba Free Sample dari Friso?

Daftar Sekarang