Lompat ke isi utama
Mums, Inilah 8 Cara Menyapih Anak yang Efektif

9 Cara Menyapih Anak dengan Cinta, Sudah Coba, Mums?

Cara menyapih anak dengan metode cinta membuat Mums dan si Kecil lebih nyaman dan tenang. Apa saja langkah yang harus dilakukan? Simak tipsnya di sini

Setiap Mums pasti ingin melakukan cara menyapih anak dengan cinta dan kasih sayang. Hal ini karena menyapih merupakan momen yang emosional antara Mums dan buah hati. Pasalnya, menyapih bukan sekadar mengubah cara si Kecil mendapatkan nutrisi, tetapi karena kebanyakan bayi mendapat ketenangan dengan menyusu ASI secara langsung dari payudara Mums. 

Oleh karena itu, Mums membutuhkan kesiapan untuk melakukan cara menyapih anak dengan kasih sayang dan kenyamanan. Sebenarnya ada pula cara menyapih anak yang sudah ada sejak zaman dahulu, seperti mengolesi puting payudara dengan jamu pahit, menutupnya dengan plester, hingga mengoleskan cabai agar si Kecil berhenti menyusu.

Namun, terkadang banyak Mums yang tidak tega melakukan cara tersebut kepada si Kecil. Itulah sebabnya, sebagian Mums memilih cara menyapih anak dengan cinta dan kasih sayang (weaning with love) agar sama-sama nyaman dan dapat dilakukan secara perlahan.

Meskipun menyapih artinya melepaskan si Kecil dari kebiasaan menyusu ASI secara langsung, bukan berarti kedekatan ikatan batin antara Mums dan si Kecil pun berakhir. Mums dapat mencari cara lain untuk meningkatkan ikatan tersebut, seperti berpelukan, bermain, dan membaca buku bersama. 

Sebelum membahas cara menyapih anak, Mums pasti bertanya-tanya kapan waktu yang ideal untuk menyapih anak? Meskipun WHO dan IDAI merekomendasikan pada usia 2 tahun, sebenarnya dalam menentukan kapan waktu untuk menyapih anak itu tergantung dari pilihan masing-masing Mums, ya. 

Selain itu, parah ahli juga menyarankan agar Mums menunda menyapih jika si Kecil mengalami kondisi-kondisi di bawah ini:

  • Si Kecil berisiko mengalami alergi jika mengonsumsi makanan atau minuman selain ASI
  • Jika Mums atau si Kecil sedang sakit, atau jika si Kecil sedang tumbuh gigi karena kondisi ini dapat membuat menyapih si Kecil jadi sulit
  • Jika sedang terjadi perubahan besar, misalnya saat Mums dan keluarga sedang pindah rumah atau bepergian dalam jangka panjang. Hal ini karena dapat si Kecil mengalami stres

Namun, di samping itu ada pula manfaat menyapih anak yang dapat dirasakan oleh Mums dan si Kecil, lho. Salah satu manfaat yang akan dirasakan Mums, yakni mengurangi risiko pembengkakan serta infeksi payudara (mastitis). 

Sementara, manfaat menyapih yang akan dirasakan si Kecil, yakni semakin membuatnya lebih mandiri, contohnya saja saat si Kecil tidur, ia tak lagi mencari ASI agar bisa tertidur lelap. Lalu, bagaimana cara menyapih anak yang benar dan efektif? 

Cara Menyapih Anak dengan Kasih Sayang

Cara menyapih anak sangat bergantung pada kebutuhan dan karakter masing-masing Mums dan anak. Namun umumnya ada beberapa tips dan cara menyapih anak yang bisa Mums lakukan dengan efektif, antara lain:

  1. Lakukan secara perlahan

    Cara menyapih anak secara perlahan dan bertahap ini tidak hanya bermanfaat untuk si Kecil, tapi juga untuk Mums lho. Mengurangi frekuensi menyusu secara perlahan akan membuat produksi ASI menurun secara bertahap pula, sehingga akan mengurangi risiko payudara bengkak, nyeri, dan infeksi. 

    Proses yang bertahap juga membuat Mums lebih siap saat menghadapi si Kecil yang rewel. Pasalnya, fase menyapih anak membutuhkan kesabaran yang besar, nih Mums. Oleh karenanya, Mums siap lahir batin agar si Kecil pun bisa merasakan kenyamanan Mums di fase ini. 

  2. Menyapih di siang hari

    Mums punya jadwal menyusu si Kecil pada pagi, siang, dan malam hari? Saat menyapih, kurangi jadwal menyusu ini yuk, Mums! Di tahap awal cara menyapih anak, lebih baik si Kecil hanya menyusui di pagi atau malam hari saja. Untuk di siang hari, Mums bisa menggantinya dengan makanan padat dan susu formula yang sesuai dengan tumbuh kembang si Kecil. 

    Baca juga: Tips-tips dan Cara Membuat MPASI untuk Si Kecil

  3. Alihkan perhatian si Kecil dengan aktivitas lain

    Cara menyapih anak selanjutnya yang bisa Mums lakukan yakni dengan cara mengalihkan perhatian si Kecil saat ia ingin menyusui. Mums bisa ajak si Kecil melakukan aktivitas yang ia sukai agar si Kecil lupa. Misalnya, Mums bisa mengajak ia menggambar, mewarnai, bermain dengan mainan favoritnya, atau aktivitas lain yang menyenangkan. Nah, saat cara menyapih anak ini dilakukan, Mums bisa tambahkan cemilan sehat kesukaannya. 

  4. Ganti ASI dengan susu pertumbuhan yang tepat

    Setelah mengalihkan perhatian si Kecil dengan aktivitas, cara menyapih anak selanjutnya adalah mengganti ASI dengan susu formula di dalam gelas. Cara menyapih anak dari ASI akan lebih mudah jika Mums mengenalkan si Kecil dengan gelas dibanding botol. 

    Selain itu, pemberian susu pertumbuhan yang tepat juga bisa mendukung tumbuh kembang si Kecil. Susu FRISO Gold 3 bisa menjadi solusi Mums karena mengandung nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. 

    Susu FRISO Gold 3 termasuk susu pertumbuhan bernutrisi tinggi yang diperkaya dengan kandungan prebiotik, probiotik, nukleotida, vitamin, dan mineral, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil agar membantunya kuat dari dalam. 

  5. Kurangi Durasi Menyusu ASI

    Cara menyapih anak lain yang bisa Mums coba adalah dengan mengurangi durasi waktu si Kecil menyusui ASI. Cara ini memang susah-susah gampang, Mums, karena bisa dipastikan si Kecil akan rewel saat waktu menyusuinya dipotong begitu saja. Namun, cara menyapih anak ini bisa dilakukan secara perlahan, agar si Kecil tidak sadar durasi menyusuinya telah berkurang. 

  6. Kurangi Kebiasaan Menyusui Sebelum Tidur

    Sebelum tidur, kebanyakan anak pasti menyusui dulu, betul? Nah, mulai sekarang coba lakukan cara menyapih anak dengan mengurangi kegiatan menyusu sebelum ia tidur. Sebagai gantinya, Mums bisa memberikan si Kecil susu formula, membacakannya dongeng, atau mendengarkan musik yang membuat si Kecil merasa nyaman sebelum tidur. 

  7. Libatkan Suami Saat Proses Menyapih

    Di awal momen menyusui, suami berperan penting sebagai support system yang menyemangati Mums, bukan? Sama halnya saat momen menyapih, suami juga harus berperan untuk mendukung Mums dan si Kecil agar lepas dari ASI. Contohnya, saat Mums kelelahan karena menghadapi si Kecil yang rewel saat menyapih, suami bertugas untuk menghibur dan mengalihkan perhatian si Kecil agar ia tidak rewel dan lupa minum ASI. Dalam hal ini, cara menyapih anak akan efektif bila ada kerja sama yang baik antara Mums dan suami. 

  8. Tunjukkan Kasih Sayang Lebih

    Saat melakukan cara menyapih anak, satu hal yang tidak boleh Mums lupakan, yaitu komunikasi dan rasa kasih sayang yang lebih pada si Kecil. Bila Mums memutuskan untuk menyapih anak ketika usianya 2 tahun, maka saat usianya 18 bulan, Mums harus mulai memberi tahunya pelan-pelan kalau sebaiknya si Kecil berhenti menyusu saat usianya 2 tahun. Mums juga jangan bosan untuk memberi tahu si Kecil pentingnya berhenti meminum ASI, ya. 

    Selain itu, cara menyapih anak yang tak kalah penting adalah rasa kasih kayang yang harus selalu Mums berikan kepada si Kecil. Seperti yang sudah Mums ketahui, menyapih termasuk fase yang emosional antara Mums dan si Kecil, sehingga rasa kasih sayang dan kesabaran perlu ada di setiap prosesnya. 

  9. Sabar dan nikmati prosesnya 

    Mums, percayalah bahwa setiap anak memiliki insting yang luar biasa pada Mums, lambat laun ia akan tahu saat Mums sedang melakukan cara menyapih anak. Biasanya sebelum si Kecil benar-benar bisa disapih, ia akan lebih rewel, lebih menuntut banyak perhatian, dan selalu minta untuk disusui terus. 

    Hal tersebut pasti akan menguras tenaga dan emosi, tetapi Mums harus tetap berusaha sabar saat menjalani cara menyapih anak ini ya. Dengan begitu, si Kecil pun secara perlahan akan merasa nyaman dan berhasil disapih. 

Setelah mengetahui 9 cara menyapih anak di atas, diharapkan Mums bisa menikmati dan mensyukuri momen ini agar merasa nyaman dan terhindar dari stres yang berlebihan. Pastikan menyapih tanpa memaksa si Kecil, lebih baik lakukan secara bertahap agar Mums dan si Kecil dapat beradaptasi dengan baik. Semoga fase menyapih Mums bisa lancar dan si Kecil tumbuh sehat, aktif, dan kuat, ya. Semangat Mums!