Lompat ke isi utama
Seledri

Mums, Ternyata Manfaat Seledri Penting Bagi Si Kecil Lho!

Salah satu manfaat seledri untuk anak yaitu dapat melancarkan pencernaan. Yuk, cari tahu manfaat lain dan cara pengolahannya di sini

Selain dijadikan pelengkap pada beberapa jenis menu masakan, ternyata manfaat seledri juga cukup penting bagi kesehatan tubuh si Kecil. Ini karena daun seledri mengandung antioksidan yang cukup tinggi, sehingga dapat melawan radikal bebas yang menyerang tubuh. Bahkan, manfaat seledri tak hanya bisa didapatkan dari bagian daunnya saja lho, melainkan bagian batang dan bijinya pun memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat. 

Kandungan Nutrisi Seledri

Manfaat seledri tidak terlepas dari peran nutrisi yang terkandung di dalamnya. Dari banyaknya kandungan nutrisi pada tumbuhan ini, tak heran jika manfaat seledri semakin dicari oleh Mums agar membantu menjaga kesehatan buah hatinya. Dalam 100 gram daun seledri, Mums bisa mendapatkan nutrisi sebagai berikut:

  • Air: 93 gram
  • Protein: 1 gram
  • Lemak: 0.1 gram
  • Karbohidrat: 4.6 gram
  • Serat: 2 gram
  • Kalsium: 50 mg
  • Fosfor: 40 mg
  • Zat besi: 1 mg
  • Natrium: 64 mg
  • Kalium: 258.8 mg
  • Tembaga: 0.08 mg
  • Zinc: 0.4 mg
  • Beta karoten: 63 mcg
  • Vitamin B1: 0.03 mg
  • Vitamin B2: 0.07 mg
  • Vitamin B3: 0.4 mg
  • Vitamin C: 11 mg

Ragam Manfaat Seledri Bagi Tubuh

Berikut adalah beberapa manfaat seledri yang baik bagi kesehatan dan tumbuh kembang si Kecil, di antaranya: 

  1. Melancarkan saluran pencernaan

    Manfaat seledri yang paling dikenal yaitu dapat melancarkan saluran pencernaan si Kecil berkat adanya kandungan serat larut. Selain itu, manfaat seledri juga dapat mencegah penyakit maag dan memperbaiki lapisan lambung yang rusak. 

  2. Mencegah peradangan

    Manfaat seledri sebenarnya tak hanya penting bagi kesehatan saluran pencernaan lho, Mums. Sebab, manfaat seledri juga berperan dalam mencegah terjadinya peradangan dalam tubuh si Kecil. Ini karena daun seledri memiliki kandungan apigenin, yaitu senyawa yang memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, antivirus, dan antioksidan. Dengan begitu, manfaat seledri berperan untuk melawan radikal bebas penyebab penyakit.

  3. Menjaga kesehatan organ hati

    Manfaat seledri yang tak kalah penting yaitu dapat menjaga kesehatan organ hati. Pasalnya, ekstrak metanol dari daun seledri mampu melindungi organ hati dari kerusakan. Penelitian juga menunjukkan bahwa kandungan antioksidan yang terkandung dalam seledri memiliki peran penting dalam mengobati penyakit organ hati.

  4. Mencegah dehidrasi

    Jika Mums melihat kandungan nutrisinya, seledri merupakan sayuran yang memiliki kandungan air yang cukup tinggi. Itulah sebabnya, manfaat seledri sangat baik untuk membantu tubuh agar tetap terhidrasi. Meskipun demikian, bukan berarti Mums hanya memberikan si Kecil asupan seledri saja, ia juga tetap harus mendapat asupan cairan dari air mineral, sayur, dan buah lainnya untuk membantu memenuhi asupan gizi harian dengan optimal. 

  5. Membantu meningkatkan daya tahan tubuh

    Manfaat seledri ini bisa si Kecil dapatkan berkat adanya kandungan vitamin C. Seperti yang Mums ketahui, vitamin C berperan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Jika si Kecil mengonsumsi seledri yang diimbangi makanan bergizi lainnya, maka akan menurunkan risiko terkena virus atau bakteri penyebab penyakit. 

  6. Menurunkan kadar kolesterol tubuh

    Salah satu manfaat seledri yang sayang dilewatkan yaitu dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Melansir laman resmi medicalnewstoday.com, mengonsumsi seledri juga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Jika kadar kolesterol jahat (LDL) terlalu banyak dalam darah, maka akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. 

    Baca juga: Intip Makanan Bergizi untuk Anak dan Resepnya, Yuk!

  7. Menurunkan tekanan darah

    Manfaat seledri lainnya yaitu dapat menurunkan tekanan darah dalam tubuh. Seperti yang Mums ketahui, seledri termasuk sayuran yang mengandung berbagai nutrisi, seperti vitamin dan mineral yang dapat memelihara kesehatan ginjal. 

  8. Mencegah kanker 

    Tahukah Mums bahwa manfaat seledri juga dipercaya sebagai obat alami antikanker lho. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daun seledri dengan takaran yang tepat berpotensi untuk menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker di sekitar perut. 

Selain manfaat seledri yang sudah disebutkan, sayuran ini juga dapat berperan untuk membantu mengatasi sakit kepala, tidak nafsu makan, kelelahan, menjaga kesehatan rambut, dan mengusir nyamuk. Daun seledri dipercaya dapat membantu tubuh lebih rileks dan tidur dengan nyenyak.

Meski manfaat seledri cukup banyak, Mums tetap perlu hati-hati saat memberikan olahan seledri untuk si Kecil. Pastikan mengolah seledri dengan tepat karena sayuran ini memiliki aroma yang cukup menyengat. Sebab, bagi sebagian orang, aroma seledri cukup mengganggu sehingga mereka tak menyukai makanan yang mengandung daun seledri. Sebaiknya hindari pemberian daun seledri bila si Kecil memiliki riwayat alergi dan mengalami gangguan kesehatan, seperti kelainan darah dan gangguan ginjal.

Cara Mengolah Seledri untuk Si Kecil

Mungkin tidak semua anak menyukai seledri karena memiliki aroma dan rasa yang cukup menyengat. Namun, apabila Mums ingin memberikan si Kecil sayuran ini agar mendapat manfaat seledri yang optimal, pilihlah seledri yang kondisinya masih segar dan baik. Jangan lupa untuk selalu mencuci seledri hingga bersih sebelum memberikannya kepada si Kecil. 

Apabila Mums ingin membiasakan si Kecil mengonsumsi sayuran ini, pastikan konsumsinya dilakukan secara bertahap agar lidah si Kecil mengenali rasa dari seledri secara perlahan. Dengan begitu, ia akan terbiasa mengonsumsi seledri sehari-hari. Mums juga bisa memasukkan seledri ke dalam menu makanan kesukaan si Kecil agar ia lahap mengonsumsinya. Hindari memaksakan si Kecil untuk langsung menyukai jenis sayuran satu ini. Memaksa si Kecil untuk makan hanya akan menimbulkan trauma dan membuatnya semakin tidak menyukai jenis makanan tertentu.

Selama ini mungkin Mums sering mengolah seledri sebagai bahan pelengkap di beberapa jenis masakan. Padahal, seledri juga bisa diolah menjadi jus yang segar dan sehat lho, Mums. Sebagai langkah awal, Mums bisa membuat jus seledri dengan tambahan sayuran dan buah-buahan lainnya, seperti jeruk, stroberi, bayam, apel, atau air perasan lemon. 

Cara membuat jus seledri sebenarnya cukup mudah, cuci terlebih dahulu 3 hingga 4 batang seledri, potong-potong, kemudian masukkan ke dalam blender bersama bahan-bahan lain. Tambahkan air perasan lemon, madu, dan es batu untuk menambah cita rasa agar lebih segar. Setelah diblender, sebaiknya Mums saring terlebih dahulu jus seledri agar terpisah dari ampasnya.

Minum jus seledri memang menyegarkan dan menyehatkan, tetapi jika dikonsumsi secara berlebihan bisa menimbulkan efek samping terhadap kesehatan. Terlalu sering mengonsumsi jus seledri bisa menimbulkan masalah pada kulit, meningkatkan tekanan darah, dan mengganggu proses metabolisme dalam tubuh. 

Selain diolah menjadi jus, seledri juga bisa diolah menjadi camilan sehat lho. Mums bisa siapkan batang seledri segar, kemudian potong dengan ukuran sedang, lalu belah menjadi dua bagian. Tambahkan mayones dan keju sebagai topping untuk menambah cita rasa. Hindari memasak atau memanaskan seledri lebih dari satu kali agar kandungan nutrisi alaminya tidak rusak, sehingga pencernaan si Kecil bisa mencernanya dengan lebih baik.

Meskipun manfaat seledri cukup penting, Mums tetap harus memenuhi kebutuhan gizi harian si Kecil dengan makanan yang kaya akan nutrisi lainnya. Makanan bergizi sebaiknya mengandung protein, karbohidrat, lemak, serat, serta berbagai vitamin dan mineral. Salah satu nutrisi yang penting adalah susu pertumbuhan yang diformulasikan khusus anak-anak.

Mums bisa memilih susu Friso Gold 3 yang mengandung nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. Susu Friso Gold 3 termasuk susu bernutrisi tinggi yang diperkaya dengan kandungan prebiotik, probiotik, nukleotida, vitamin, dan mineral, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil agar membantunya kuat dari dalam.

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang