Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Parenting Style untuk Si Kecil [3 Jenis Utama]

Parenting Style untuk Si Kecil [3 Jenis Utama]

Istilah Parenting Style, mungkin tak asing lagi di telinga Mums. Istilah ini sering muncul ketika bahasan mengenai cara Mums mendidik dan membesarkan si Kecil. Tentu saja, jika Mums membandingkan cara mendidik satu keluarga dengan yang lainnya sedikit banyak pasti akan terdapat perbedaan. Memang terdapat beberapa jenis gaya atau pola asuh yang kemudian didefiniskan oleh para ahli.

Dalam beberapa jurnal dan penelitian, jenis parenting style dikategorikan menjadi beberapa bagian. Namun, jika disimak lebih mendalam, terdapat tiga garis besar pengkategorian tersebut. Ketika kategori ini menjadi bagian utama yang digunakan oleh hampir setiap keluarga. Yang perlu diingat adalah penjelasan berikut tidak menggambarkan 100%, sebab tentu setiap keluarga akan menerapkan dengan modifikasi tertentu sesuai dengan nilai yang dipegang keluarga tersebut.

Tidak usah berlama-lama, mari simak pembagian tiga kategori parenting style berikut ini.

Otoriter

Membaca kata tersebut saja mungkin berbagai gambaran sudah muncul di benak Mums. Kata otoriter sendiri identik dengan kepatuhan, ketegasan, disiplin tinggi dan juga pola yang teratur. Dalam konteks pola asuh pada si Kecil, gaya ini juga menerapkan nilai-nilai tersebut. Terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan ketika Mums memutuskan untuk menggunakan gaya parenting yang satu ini.

Jika mungkin dilihat secara praktis, gaya mengasuh otoriter ini dapat Mums terapkan ketika mengajak si Kecil mengeksplorasi alam. Misalnya saja mengajak si Kecil jalan-jalan di area kebun atau hutan, terapkan peraturan bahwa tidak semua benda boleh dimasukkan ke dalam mulut. Tentu saja, karena berada di area alam terbuka, banyak benda yang bersifat tidak aman, aturan ini diberikan juga untuk keselamatannya. Bilamana Mums mendapati si Kecil memasukkan sesuatu ke dalam mulut, segera ambil sikap tegas dengan mengambil benda tersebut dan membuangnya. Sikap tegas ini sudah bisa jadi bentuk dari model asuh otoriter.

Gaya ini akan memberikan si Kecil sifat patuh dan menurut pada apa yang disampaikan Mums sehari-hari. Kata-kata Mums merupakan hal yang mengikat untuk si Kecil. Ini tentu baik, karena si Kecil tidak akan banyak melakukan hal yang Mums larang. Selain itu, si Kecil akan terbiasa dengan gaya hidup disiplin dan dapat membentuk karakter yang tegas.

Namun demikian, sisi negatif dari pola asuh ini adalah si Kecil memiliki kecenderungan berbuat kasar pada temannya. Hal ini diakibatkan karena tekanan yang diterima si Kecil, dan ia tidak memiliki kanal penyaluran emosi negatif. Selain itu, si Kecil akan memiliki perasaan takut pada Mums dan orang tua. Ia juga cenderung akan menjadi pribadi yang kaku dan kurang fleksibel ketika bergaul.

Permisif

Berbeda dengan parenting style sebelumnya yakni otoriter, kategori yang satu ini lebih mengedepankan pada kebebasan si Kecil. Kebebasan yang diberikan juga ditunjang dengan memenuhi apa yang diinginkan si Kecil, serta memberikan ruang untuknya mengekspresikan diri sebebas-bebasnya. Kategori ini memberikan kepercayaan penuh pada si Kecil sejak dini mengenai tanggung jawabnya.

Jika dipraktekkan, model asuh permisif ini bisa berupa banyak hal. Contohnya saja, ketika Mums dan si Kecil bermain di taman atau area bermain dengan beberapa permainan seperti ayunan dan sebagainya. Mums selalu membawa si Kecil pada permainan apapun yang diinginkannya dan berusaha membuat si Kecil bermain terlebih dahulu dari teman-teman yang ada di taman tersebut.

Kelebihan dari model ini adalah si Kecil akan terjamin keperluan dan kebutuhannya. Artinya ketika si Kecil menginginkan sesuatu, Mums akan memberikannya sehingga ia tidak pernah merasa kekurangan. Hal ini berdampak pada munculnya rasa nyaman ketika berada di lingkungan keluarga karena selalu mendapatkan apa yang diinginkan. Rasa nyaman ini dapat merangsang optimalnya tumbuh kembang si Kecil.

Namun demikian, pola seperti ini dapat memberikan efek negatif berupa kurangnya rasa menghargai dari si Kecil. Karena si Kecil bisa mendapatkan apa yang diinginkannya dengan mudah, maka si Kecil akan sulit dibiasakan berusaha dan memecahkan masalah sendiri. Efek lain yang tidak terlalu baik adalah munculnya sifat egois dan manja.

Otoritatif

Parenting style ini juga dikenal dengan istilah pola asuh demokratis. Pada dasarnya, perpaduan dari kedua model sebelumnya. Pada pola asuh ini, Mums akan memberikan beberapa peraturan serta konsekuensi yang harus dijalani ketika si Kecil melanggarnya. Namun Mums juga memberikan kesempatan pada si Kecil untuk ‘mendiskusikan’ peraturan tersebut sehingga pembuatan peraturan merupakan kesepakatan dari Mums dan si Kecil.

Gaya ini bisa Mums praktekkan ketika mengajak si Kecil mengunjungi museum misalnya. Berikan peraturan terlebih dahulu bahwa segala jenis barang di museum tidak boleh disentuh dan hanya boleh dilihat saja. Jika pada saat kunjungan si Kecil melanggar peraturan ini, maka Mums kemudian mengingatkan  bahwa hal tersebut tidak boleh dilakukan lagi dan memberikan pengawasan serta pendampingan sehingga rasa ingin tahu si Kecil bisa difasilitasi.

Kelebihan yang didapat cenderung lebih banyak, karena Mums dapat melatih kemampuan si Kecil mengambil keputusan. Selain itu, si Kecil juga akan mendapat pengawasan atas kebebasan yang dimilikinya sehingga tetap dapat dikontrol dan tumbuh dengan cara yang Mums rasa ideal. Penerapan pola asuh ini memberikan si Kecil rasa menghargai orang lain ketika diskusi dilaksanakan.

Sedikit kekurangan yang mungkin menjadi dampak adalah hukuman yang cenderung bisa ‘ditawar’ sehingga mengurangi efek jera yang muncul. Jika dilaksanakan tidak konsisten, si Kecil juga akan memiliki ketergantungan berlebih pada Mums.

Memang menerapkan parenting style pada masa awal tumbuh kembang si Kecil sangat penting terlebih jika si Kecil aktif berkegiatan di luar rumah. Selain itu, Mums juga perlu memastikan daya tahan tubuh si Kecil kuat untuk menghadapi berbagai tantangan baru. Di samping penerapan pola asuh, Mums juga tentu tak boleh lupa memberikan asupan nutrisi yang lengkap, seperti pada Friso Gold 3. Dengan teknologi Locknutri, kualitas alami nutrisi akan terjaga dan lebih mudah diserap tubuh si Kecil. Ini akan membantu si Kecil agar kuat dari dalam. Mums bisa berkonsultasi dengan Ahli Nutrisi Alami Friso (ANA) pada situs Friso secara langsung, untuk mencari berbagai informasi mengenai nutrisi si Kecil.

Selamat! Mums beruntung berkesempatan mendapatkan Free Sample dari Friso!

Daftar Sekarang