Lompat ke isi utama
Pentingnya Fungsi Asam Folat Bagi Ibu Hamil dan Janin

Pentingnya Fungsi Asam Folat Bagi Ibu Hamil dan Janin

Mums, ternyata fungsi asam folat sangat penting lho bagi Ibu hamil dan janin. Apa saja manfaat dan sumber makanannya? Simak di sini, yuk!

Mums pasti sudah sering mendengar pentingnya fungsi asam folat bagi ibu hamil dan janin, bukan? Salah satu fungsi asam folat yang paling penting yaitu untuk membantu mencegah cacat lahir pada otak dan saraf bayi. Namun, Mums juga perlu mengetahui fungsi asam folat lainnya agar dapat mencukupi kebutuhan nutrisi ini secara optimal. 

Asam folat atau vitamin B9 merupakan salah satu jenis vitamin yang bisa dengan mudah Mums dapatkan dari berbagai jenis makanan, mulai dari susu, buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan. Melansir Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kemenkes RI, asupan asam folat untuk ibu hamil yang dianjurkan sekira 600 mcg per hari. 

Namun, perlu Mums ketahui juga bahwa asupan asam folat ini sebaiknya sudah dikonsumsi sebelum kehamilan agar mendukung kesehatan Mums lebih optimal, serta dikonsumsi juga selama masa kehamilan agar mendukung kesehatan otak dan saraf janin dalam kandungan. Lantas, apa saja fungsi asam folat yang penting bagi ibu hamil dan janin? Simak penjelasannya di bawah ini, yuk! 

Fungsi Asam Folat Bagi Kesehatan Ibu Hamil dan Janin

Berikut ini beberapa fungsi asam folat yang penting bagi kesehatan Mums dan tumbuh kembang janin dalam kandungan, antara lain:

  • Mencegah cacat tabung saraf

    Fungsi asam folat cukup penting untuk membantu tabung saraf bayi berkembang dengan optimal. Hal tersebut akan membantu mencegah bayi dari risiko cacat tabung saraf, seperti anensefali dan spina bifida. 

    Anensefali merupakan kondisi bayi yang lahir tanpa tempurung kepala dengan otak yang tidak terbentuk dengan sempurna. Bayi yang mengalami anensefali umumnya akan meninggal setelah dilahirkan. 

    Sedangkan, spina bifida merupakan kelainan yang menyebabkan bayi memiliki celah pada tulang belakang dan saraf tulang belakang. Walaupun kelainan ini umumnya dapat ditangani, namun bayi yang mengalami spina bifida biasanya akan menderita berbagai komplikasi, mulai dari kesulitan berjalan, infeksi otak dan saraf tulang belakang, masalah tumbuh kembang, dan kecacatan permanen. 

    Itulah sebabnya, fungsi asam folat sebaiknya dicukupi sebelum dan selama masa kehamilan agar janin terhindar dari penyakit tersebut. Selain itu, fungsi asam folat juga dipercaya dapat membantu mencegah terjadinya bibir sumbing pada bayi. 

  • Menurunkan risiko preeklamsia

    Melansir laman resmi medicalnewstoday.com, penelitian menunjukkan fungsi asam folat terhadap ibu hamil juga dapat membantu menurunkan risiko preeklamsia. Fungsi asam folat ini lebih berpengaruh terhadap ibu hamil yang mengonsumsi makanan atau suplemen asam folat sejak trimester kedua kehamilan. Namun, Mums tetap lebih baik mengonsumsi asam folat sejak sebelum kehamilan, ya! 

    Sebab, preeklamsia merupakan salah satu gangguan kesehatan yang menimbulkan komplikasi kehamilan. Biasanya kondisi ini ditandai dengan peningkatan tekanan darah, bengkak-bengkak, dan peningkatan kadar protein dalam urin. Preeklamsia juga dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan kurang.

  • Mencegah anemia

    Fungsi asam folat yang lainnya yaitu dapat membantu mencegah anemia. Seperti yang Mums ketahui, anemia atau kurang darah merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami oleh ibu hamil di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. 

    Meski terlihat sepele, tetapi anemia saat hamil justru dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang berbahaya bagi kesehatan Mums dan tumbuh kembang janin dalam kandungan. Maka dari itu, ibu hamil perlu mendapatkan asupan asam folat dan zat besi yang cukup. 

  • Mencegah keguguran

    Fungsi asam folat yang tak kalah penting yaitu mampu mencegah terjadinya keguguran. Keguguran biasanya terjadi saat usia kehamilan masih tergolong muda, yaitu kurang dari 20 minggu. Selain keguguran, fungsi asam folat juga penting untuk menurunkan risiko terjadinya beberapa gangguan kehamilan lain, seperti kelahiran prematur dan gangguan pertumbuhan janin dalam kandungan. 

Selain yang telah disebutkan di atas, fungsi asam folat juga dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan jantung janin. Melansir laman resmi medicalnewstoday.com, penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang rutin mengonsumsi asam folat sejak 3 bulan sebelum kehamilan dapat mencegah terjadinya penyakit jantung bawaan pada janin. 

Dari penjelasan mengenai fungsi asam folat di atas, Mums perlu mengonsumsi suplemen atau makanan yang mengandung asam folat dengan dosis yang tepat. Biasanya memang banyak ibu hamil yang langsung mengonsumsi suplemen asam folat demi menunjang tumbuh kembang janin. 

Hal tersebut sah-sah saja ya, Mums, namun alangkah lebih baiknya jika Mums berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen asam folat. Nantinya dokter akan memberikan dosis suplemen sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan harian Mums. 

Di samping konsumsi suplemen, sebenarnya Mums bisa juga lho mendapatkan fungsi asam folat dari sumber alami yang mudah didapatkan sehari-hari. Penasaran apa saja sumber alami yang mengandung asam folat? Cari tahu rekomendasinya di bawah ini, yuk! 

Sumber Makanan yang Mengandung Asam Folat

Berikut ini beberapa sumber makanan kaya akan asam folat yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil, antara lain: 

  • Susu

    Meskipun sebagai sumber utama protein, susu yang diformulasi khusus ibu hamil dan menyusui juga biasanya diperkaya dengan kandungan asam folat yang penting bagi kesehatan. Namun, pastikan Mums memilih susu ibu hamil dan menyusui yang tepat, salah satunya adalah Frisomum Gold Dualcare+.

    Ini karena susu Frisomum Gold Dualcare+ melalui proses pengolahan satu kali (single process) sehingga nutrisi alami di dalamnya tidak rusak dan lebih mudah dicerna oleh Mums. Selain asam folat, susu Frisomum Gold Dualcare+ juga mengandung zat besi, kalsium, ALA/LA, prebiotik, probiotik, dan nukleotida yang penting bagi kesehatan Mums dan tumbuh kembang bayi sejak dalam kandungan hingga masa menyusui.

  • Hati sapi

    Fungsi asam folat juga bisa Mums dapatkan dari hati sapi yang diolah dengan cara yang tepat. Selain tinggi asam folat, hati sapi juga termasuk makanan yang kaya protein, zat besi, zinc, magnesium, selenium, vitamin A, B, D, E, dan K yang penting bagi kesehatan. Meskipun kaya nutrisi, hati sapi juga termasuk makanan yang mengandung banyak kolesterol sehingga Mums harus mengonsumsinya secara tepat dan tidak berlebihan. 

  • Telur

    Selain kaya protein, telur juga termasuk makanan yang kaya akan asam folat. Itulah sebabnya, telur bermanfaat untuk membantu menjaga fungsi sel tubuh, mencegah anemia, mencegah penyakit jantung, dan lain sebagainya. 

    Tak hanya telur, makanan yang mengandung protein hewani lainnya, seperti susu, daging sapi, daging kambing, ikan, daging ayam, daging bebek, dan daging unggas lainnya pun mengandung asam folat yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil. 

    Namun, pastikan Mums mengonsumsi makanan tersebut dalam keadaan matang sempurna karena ibu hamil dilarang mengonsumsi makanan mentah dan/atau setengah matang. 

  • Buah-buahan

    Fungsi asam folat juga bisa Mums dapatkan dari beberapa jenis buah-buahan lho, seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, jeruk bali, alpukat, tomat, buah bit, pepaya, pisang, dan melon. Selain kaya asam folat, buah-buahan juga mengandung serat yang tinggi sehingga dapat mencegah sembelit atau konstipasi pada ibu hamil. 

  • Sayuran

    Salah satu cara memenuhi kebutuhan asam folat harian yaitu dengan mengonsumsi sayuran, seperti bayam, asparagus, brokoli, lobak, kale, selada, dan lainnya. Tak hanya mendapatkan fungsi asam folat, Mums juga bisa merasakan manfaat lain berkat beragam nutrisi yang terkandung dalam sayuran tersebut. Beberapa manfaat lainnya yaitu melancarkan pencernaan, meningkatkan kesehatan mata, menjaga kesehatan jantung, dan lain sebagainya. 

  • Kacang-kacangan

    Mums juga bisa mendapatkan fungsi asam folat yang penting bagi kesehatan dari berbagai jenis kacang, mulai dari kacang merah, kacang hijau, kacang polong, hazelnut, kacang almond, dan lain-lain. Bahkan, kacang-kacangan juga kaya akan serat, zat besi, serta berbagai vitamin dan mineral lainnya yang mendukung tumbuh kembang bayi. 

Itulah beberapa makanan kaya akan asam folat yang penting bagi ibu hamil. Apapun jenis makanannya, pastikan Mums mengolahnya secara tepat. Hindari memasak atau memanaskan makanan lebih dari satu kali agar nutrisi alami di dalamnya tidak rusak, sehingga lebih mudah dicerna. Semoga artikel ini bermanfaat ya, Mums.

 

Disadur dari berbagai sumber dan ditinjau oleh: dr. Rulli P.A Situmorang