Lompat ke isi utama
Makanan Gizi

Pentingnya Makanan Gizi Seimbang untuk Tumbuh Kembang Anak

Penting bagi Mums untuk memberikan makanan gizi seimbang kepada si Kecil, yang dimulai sejak ia mendapatkan Makanan Pendamping ASI (MPASI) hingga makanan padat di usia pertumbuhan. Makanan gizi seimbang ini memiliki peran penting untuk menunjang tumbuh kembang si Kecil lebih optimal. Namun, hingga saat ini kondisi malnutrisi justru masih menjadi permasalahan kesehatan yang cukup serius di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Munculnya kondisi malnutrisi disebabkan karena kekurangan gizi maupun kelebihan gizi dalam waktu yang cukup lama. Mums pasti tidak ingin melihat si Kecil tumbuh menjadi anak yang mengalami malnutrisi, bukan? Oleh karena itu, makanan gizi seimbang harus Mums sajikan dalam setiap menu makanan harian si Kecil. Lantas, seperti apa makanan gizi seimbang yang dianjurkan?

Berbicara mengenai makanan gizi seimbang, maka perlu diketahui pula mengenai Angka Kecukupan Gizi (AKG) berdasarkan anjuran dari Kementerian Kesehatan RI. Melansir laman resmi Kemkes.go.id, berikut ini Angka Kecukupan Gizi (AKG) anak usia 1-3 tahun:

Makanan gizi seimbang dari nutrisi makro: 

  • Energi: 1350 kkal
  • Protein: 20 gram
  • Karbohidrat: 215 gram
  • Lemak: 45 gram
  • Serat: 19 gram
  • Air: 1150 ml

Makanan gizi seimbang dari nutrisi mikro:

  • Vitamin A: 400 mcg
  • Vitamin D: 15 mcg
  • Vitamin E: 6 mg
  • Vitamin K: 15 mcg
  • Kalsium: 650 gram
  • Fosfor: 500 gram
  • Magnesium: 60 mg
  • Natrium: 1000 mg
  • Zat besi: 8 mg

Dilihat dari anjuran tersebut, maka sebaiknya Mums dapat memberikan makanan gizi seimbang di setiap menu harian si Kecil. Ada berbagai jenis makanan yang bisa Mums pilih, mulai dari makanan pokok hingga camilan sehat. Namun, pastikan mengolah atau memasak makanan tersebut secara tepat ya, Mums. Hindari mengolah masakan lebih dari satu kali agar nutrisi alami di dalamnya tidak rusak. 

Cara Memenuhi Makanan Gizi Seimbang untuk Anak

Mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kementerian Kesehatan RI, maka Mums perlu memberikan si Kecil makanan gizi seimbang dengan benar. Saat ini Kemenkes RI sudah menganjurkan masyarakat untuk mengonsumsi makanan gizi seimbang dengan porsi yang tepat. Berikut ini porsi yang dianjurkan saat memberikan makanan gizi seimbang untuk si Kecil:

  • Porsi Makanan Pokok

    Makanan gizi seimbang yang penting yaitu makanan pokok. Makanan pokok ini mencakup berbagai jenis sumber karbohidrat untuk anak-anak. Sumber karbohidrat yang bisa Mums pilih bukan hanya nasi putih saja lho, ada banyak sumber karbohidrat lain yang bisa jadi pilihan, seperti nasi merah, singkong, ubi jalar, biji gandum, talas, jagung, kentang, dan hasil olahan lainnya. Dalam satu piring sekali makan, disarankan terdapat 150 gram nasi atau setara 3 centong nasi agar si Kecil mendapatkan makanan gizi seimbang.

  • Porsi Lauk pauk

    Makanan gizi seimbang selanjutnya yang harus ada dalam satu menu makan si Kecil adalah lauk pauk. Lauk pauk terdiri dari sumber protein hewani ataupun protein nabati yang meliputi susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan serta hasil olahan lainnya. Jika mengacu pada pedoman gizi seimbang Kementerian Kesehatan RI, dalam satu piring sekali makan dianjurkan mengandung protein hewani dari 75 gram daging sapi (dua potong daging ukuran sedang), setara 80 gram daging ayam tanpa kulit (dua potong), 75 gram ikan kembung, atau 1 butir telur. Untuk protein nabati, Mums bisa sajikan 100 gram tahu atau 50 gram tempe. Namun, Mums tetap harus memberikan makanan gizi seimbang secara bervariasi agar si Kecil tidak bosan mengonsumsi satu jenis makanan saja. 

  • Porsi Sayuran

    Selain karbohidrat dan protein, makanan gizi seimbang yang tak kalah penting adalah sayuran. Sebab, sayuran kaya akan berbagai vitamin, mineral, dan senyawa tumbuhan yang bermanfaat untuk kesehatan serta tumbuh kembang si Kecil. Pedoman gizi seimbang menganjurkan dalam satu piring sekali makan sebaiknya mengandung 150 gram sayuran atau setara dengan 1 mangkok ukuran sedang. Memberikan sayuran kepada si Kecil memang jadi tantangan tersendiri untuk para orang tua. Ini karena banyak anak-anak yang lebih memilih makanan yang tinggi gula dan garam. Oleh karena itu, Mums perlu membiasakan si Kecil mengonsumsi sayuran setiap harinya dengan menu yang bervariasi, sehingga ia akan terbiasa atau bahkan menyukai sayuran saat beranjak dewasa. Hindari mengolah sayuran lebih dari satu kali, agar nutrisi alami di dalamnya tidak rusak. 

  • Porsi Buah-buahan

    Buah-buahan juga harus termasuk ke dalam menu makanan gizi seimbang si Kecil. Ada banyak jenis buah yang bisa jadi pilihan, contohnya 150 gram pepaya, setara 2 buah jeruk sedang (110 gram), atau 1 buah kecil pisang ambon (sekitar 50 gram) untuk dijadikan makanan sehat untuk si Kecil. Memberikan buah-buahan juga dapat meminimalkan si Kecil mengonsumsi gula tambahan atau sukrosa dalam makanan lho, Mums. Sebab, buah-buahan mengandung gula alami yang lebih sehat. Jadi, daripada si Kecil terbiasa mengonsumsi makanan tinggi sukrosa, sebaiknya Mums sajikan buah-buahan untuk camilan sehat hariannya. 

    Baca juga: 5 Tanda Malnutrisi pada Anak, Ketahui Sebelum Terlambat Mums!

  • Penuhi Kebutuhan Cairan si Kecil

    Selain memberikan makanan yang bergizi dalam satu piring sekali makan, Mums juga perlu memenuhi kebutuhan cairan si Kecil dengan benar. Pastikan untuk memberikan si Kecil air putih agar tubuhnya terhindar dari dehidrasi. Selain itu, minum air putih juga dapat memelihara fungsi ginjal, melancarkan sistem pencernaan, menjaga kesehatan kulit, mengontrol kalori, dan mengurangi risiko kanker kandung kemih. 

Cara Lain untuk Menjalani Pola Hidup Sehat

Selain memberikan makanan gizi seimbang sesuai dengan pedoman dari Kemenkes RI, Mums juga perlu membiasakan pola hidup sehat yang meliputi: 

  • Cuci Tangan 

    Untuk menjalani pola hidup yang sehat, memberikan makanan bergizi saja tidak cukup lho. Mums juga harus membiasakan si Kecil untuk cuci tangan pakai sabun. Manfaat cuci tangan pakai sabun di air mengalir dapat mencegah penularan virus, bakteri, atau kuman berbahaya, apalagi di era pandemi saat ini. Yuk Mums, saatnya biasakan si Kecil mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, setelah dari kamar mandi dan luar rumah, memegang hewan atau barang, setelah menyentuh sampah, dan setelah menjenguk orang sakit. 

  • Rajin Berolahraga

    Mengajak si Kecil berolahraga termasuk salah satu cara untuk menjalani pola hidup sehat. Kementerian Kesehatan RI menganjurkan untuk melakukan olahraga minimal 30 menit setiap harinya. Olahraga ini bisa Mums sesuaikan dengan usia si Kecil serta kemampuannya. Pilihlah olahraga yang menyenangkan dan disukai oleh si Kecil. 

  • Memantau Berat Badan Tiap Bulan

    Satu hal yang tak kalah penting dalam memenuhi gizi seimbang adalah memantau berat badan tiap bulannya. Kementerian Kesehatan RI menyarankan para orang tua untuk melakukan hal ini agar kondisi tubuh si Kecil dapat terpantau sehingga terhindar dari gangguan kesehatan. 

Memenuhi asupan bergizi seimbang juga harus disertai dengan pemberian susu pertumbuhan yang kaya akan nutrisi. Mums bisa memberikan si Kecil susu FRISO Gold 3 yang mengandung nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. Dengan kemasan baru, susu FRISO Gold 3 tetap bernutrisi tinggi, diperkaya pula dengan kandungan prebiotik, probiotik, nukleotida, vitamin, dan mineral, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil agar membantunya kuat dari dalam.

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang