Lompat ke isi utama
Pentingnya Memperhatikan Berat Badan Si Kecil

Pentingnya Memperhatikan Berat Badan Anak

Sejak lahir, berat badan anak merupakan salah satu hal yang harus menjadi perhatian utama, karena terkait dengan kesehatan dan tumbuh kembangnya.

Sejak lahir, berat badan anak merupakan salah satu hal yang harus menjadi perhatian utama, karena terkait dengan kesehatan dan tumbuh kembangnya. Apa saja yang Mum perlu ketahui seputar berat badan anak?

Berat Badan Saat Lahir

Beberapa hari setelah lahir, berat badan anak akan menyusut. Ini normal terjadi karena ia kehilangan cairan saat dilahirkan dan asupan ASI pada hari-hari pertamanya belum maksimal. Karena itulah, berat badan bayi tidak dapat naik dengan cepat. Tapi Mum tak perlu khawatir, karena biasanya dalam 14 hari, berat badan anak akan meningkat seiring dengan bertambahnya asupan ASI.

Pertumbuhan Berat Badan Bayi yang Normal

Saat Mum membawa anak untuk kontrol atau imunisasi, dokter biasanya akan menimbang berat badan anak untuk memantau pertumbuhannya. Berat badan bayi umumnya naik 450 – 900 gram per bulan selama beberapa bulan pertama. Berikut pertumbuhan berat badan bayi yang normal dalam setahun pertama:

  • Dalam beberapa hari pertama, berat badan bayi umumnya turun 5-10 persen dan akan naik kembali dalam 2-3 minggu kemudian.
  • Pada usia 4-6 bulan, berat badan bayi meningkat dua kali lipat dari beratnya saat lahir dan menjadi tiga kali lipat ketika mencapai 12 bulan.
  • Seiring dengan peningkatan berat badan bayi, panjang badan bayi juga bertambah 1,5 kali panjang saat lahir dan lingkar kepalanya bertambah 11-11,6 cm saat ia mencapai 12 bulan.

Tips Menimbang Bayi

Proses pertambahan berat badan anak umumnya bervariasi. Mum perlu memantau berat badan anak setiap 3-4 minggu sekali. Untuk mendapatkan pengukuran berat badan bayi yang tepat, berikut beberapa tips yang bisa Mum lakukan:

  • Gunakanlah alat timbangan yang sama setiap kali menimbang. Alat timbang yang berbeda dapat membuat hasil berat badan bayi berbeda.
  • Saat menimbang, usahakan anak mengenakan pakaian yang tipis atau tanggalkan pakaiannya sebelum ditimbang.
  • Jika Anak ditimbang setelah menyusu atau diberi makan, maka hasil berat badannya dapat berbeda sekira 100-200 gram.

Grafik Pertumbuhan Berat Badan Bayi

Grafik pertumbuhan standar yang digunakan di dunia kesehatan adalah grafik yang dikeluarkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Grafik ini dibuat berdasarkan data sejumlah anak yang mendapatkan ASI di beberapa negara dan dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin dan usia. Hasil pengukuran berat badan bayi akan dipetakan pada grafik tersebut untuk menilai apakah berat badannya sesuai dengan berat badan bayi rata-rata. Di Indonesia, grafik ini dituangkan ke dalam bentuk Kartu Menuju Sehat (KMS) yang dapat Mum peroleh dari dokter atau rumah sakit.

Waspadai bila berat badan anak berada di atas atau di bawah rentang normal grafik pertumbuhan tersebut. Jangan lupa konsultasikan lebih lanjut pada dokter untuk memastikan kesehatan anak . Lalu, bagaimanakah pertumbuhan berat badan bayi Mum bisa jadi masalah?

  • Pada usia 10 hari, berat badannya terus turun dan tidak naik hingga usia 3 tiga minggu.
  • Rata-rata kenaikan berat badannya dari 100 gram per minggu selama 3 tiga bulan pertama.
  • Bila sebelum usia lima bulan, berat badannya turun dalam waktu 2-3 bulan, atau saat Mum memakaikan pakaian terlihat semakin longgar, terutama pada bagian bawah perut, panggul, dan pahanya.

Hal lain yang dapat menyebabkan berat badan bayi tetap rendah walau telah diberikan cukup ASI, yaitu adanya kondisi medis tertentu yang diderita anak, seperti infeksi, adanya kelainan bawaan pada kerongkongan atau lambung anak yang menyebabkan ia sering muntah, atau mungkin anak sensitif terhadap makanan yang dimakan Mum yang ia serap melalui ASI. Bila sekiranya berat badan bayi Mum mengalami gangguan, bawalah segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.