Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Penyebab anak menangis di malam hari

Penyebab anak menangis di malam hari

Menangis adalah cara anak untuk berkomunikasi dan mengekspresikan perasaannya. Namun terkadang tangisan anak menjadi hal yang paling dihindari oleh orang tua. Apalagi jika anak menangis di malam hari tanpa sebab. Para orang tua yang tak bisa mengenali alasan tangisan anak di malam hari pastinya merasa stress dan khawatir jika tangisan anak merupakan gejala penyakit tertentu. Mari kenali penyebabnya dan bagaimana penanganan yang tepat di dalam rumah.

Apa yang membuat anak menangis di malam hari?

Bagi bayi, menangis menjadi salah satu cara untuk berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya terutama terhadap ibunya. Pada usia yang lebih dewasa, anak menangis di malam hari bisa jadi penyebab adanya distraksi dan ketidaknyamanan pada dirinya dan juga di sekitarnya. Berikut ini beberapa penyebab anak menangis di malam hari yang harus dipahami oleh orang tua.

  1. Kurang sehat

    Anak menangis di malam hari perlu diwaspadai jika Anda menemukan gejala-gejala lainnya seperti demam, muntah, diare, atau tangisan yang melengking tak seperti biasanya. Ini merupakan tanda bahwa anak dalam keadaan kurang sehat. Kondisi tubuh yang kurang sehat akan mengganggu tidur nyenyak sehingga anak terbangun di malam hari dan menangis untuk meluapkan emosi dan kondisinya. Jika ini yang terjadi disertai dengan gejala-gejala lainnya, ada baiknya Anda segera mengambil tindakan.

  2. Lelah

    Anak yang melakukan aktivitas berat di siang hari akan merasa kelelahan berlebih dan mempengaruhi kualitas tidur. Rasa lelah yang berlebih ini akan berlanjut ke alam bawah sadar hingga membuat anak menangis di malam hari dan merasa tidak nyaman. Otak dan fisik yang mengalami kerja berat di siang hari dalam kondisi tidak siap untuk beristirahat sehingga anak menangis di malam hari.

  3. Kolik

    Kolik adalah istilah dimana bayi menangis di malam hari tanpa diketahui sebab pastinya. Biasanya kolik ini terjadi pada bayi berusia 4 hingga 6 minggu dan akan terus berkurang hingga usianya 6 minggu. Anak menangis di malam hari ini sering dikaitkan pada anak yang mencoba mengungkapkan rasa sensitif terhadap rangsangan tertentu di sekitarnya. Durasi tangisan kolik ini pun menjadi lebih panjang hingga 3 jam dalam sehari. Untuk bisa menenangkannya, Anda bisa menggendong bayi agar merasa nyaman dan tenang hingga bisa tidur kembali.

  4. Lapar

    Tidur dalam kondisi lapar bisa membuat anak terbangun di di malam hari dan menangis. Ada baiknya memberikan makan dan minum yang cukup sebelum tidur agar anak menangis di malam hari bisa dihindari. Pada bayi, gejala ini bisa dilihat dari gerakan anak memasukkan tangan ke dalam mulut atau mengisap bibir sebagai tanda lapar. Jika anak memang sering merasa lapar di tengah malam, maka orang tua bisa menyiapkan susu atau buah di sekitar tempat tidur untuk mengantisipasi anak terbangun karena rasa lapar.

  5. Suasana sepi

    Pernah merasakan terbangun di malam hari dan suasana di sekitar sangat sepi? Bisa jadi ini yang dirasakan anak sehingga anak menangis di malam hari. Anak terbangun dan merasa sepi dan takut sendiri. Alhasil menangis adalah cara paling ampuh untuk memecah keheningan dan menjadi sirine terhadap orang-orang sekitar untuk datang. Cara ini ini dianggap ampuh karena begitu anak menangis maka orang tua akan langsung datang menghampiri. Anda bisa mengidentifikasi gejala ini jika tangisan anak berhenti ketika melihat wajah orang tuanya.

  6. Gangguan pencernaan

    Anak-anak seringkali mengalami gangguan pencernaan seperti perut sembelit, makanan alergi, makanan terlalu pedas,  atau terlalu banyak gas di dalam perut. Kondisi ini juga menjadi salah satu penyebab anak menangis di malam hari. Gangguan pencernaan seperti adanya gas yang terjebak di dalam perut bisa diatasi dengan minum air hangat atau mengoleskan minyak ke bagian perut anak.

  7. Suhu ruangan panas

    Suhu ruangan yang panas akan membuat anak tidak nyaman. Jaga suhu kamar anak tetap stabil dan ideal sekitar 26 derajat celcius. Perhatikan ventilasi udara di kamar apakah terjadi masalah sirkulasi udara atau lainnya. Jika Anda menggunakan pendingin ruangan atau kipas angin, cek apakah berfungsi dengan baik.

Bagaimana Cara Mengatasi anak menangis di malam hari?

Ada banyak tanda penyebab anak menangis di malam hari dan Anda memiliki cara sendiri untuk melakukan observasi lebih pada anak Anda. Mungkin Anda harus terjaga beberapa saat untuk membuat anak yang menangis di malam hari kembali tidur pulas. Tentu ini adalah momen yang kurang mengenakkan bagi orang tua karena jam tidur juga berkurang tanpa memahami apa yang sebenarnya terjadi pada anak. Tapi ada beberapa langkah bijak yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk menghadapi anak menangis di malam hari.

Observasi berkala

Jika anak menangis di malam hari ini sering terjadi beberapa kali dalam seminggu, maka Anda bisa melakukan observasi secara berkala apa yang sebenarnya menjadi pemicunya. Bisa jadi bosan dengan posisi tidurnya sehingga membuat anak selalu menangis di malam hari, terlalu lelah di siang hari, kurang sehat, atau ada hal lain yang menjadi pemicu. Setelah memahaminya, orang tua bisa langsung memberikan solusi agar kondisi ini segera teratasi.

Ubah suasana

Mengubah suasana kamar menjadi berbeda dari biasanya termasuk salah satu cara yang cukup ampuh untuk membuat anak merasakan kenyamanan yang berbeda dari sebelumnya. Anak menangis di malam hari bisa berkurang atau bahkan hilang karena tampilan kamar yang berbeda jadi lebih nyaman dan segar.

Bantuan partner

Jika Anda menghadapi situasi ini sendirian terus menerus, bisa jadi hubungan anak dan orang tua menjadi buruk. Ada baiknya Anda meminta bantuan pasangan atau orang tua untuk membantu dalam mengatasi anak menangis dimalam hari. Biasanya anak sangat peka terhadap kehadiran orang baru sehingga memberikan suasana yang berbeda bagi kondisi anak.

Ikut tidur bersama

Jika selama ini anak menangis di malam hari dalam keadaan tidur sendiri, cobalah untuk sesekali ikut tidur bersama menemani anak. Jika tak memungkinkan untuk tidur bersama semalaman, setidaknya cobalah untuk mengantarkan anak tidur hingga terlelap dengan membacakan buku cerita tau ngobrol ringan. Suasana nyaman sebelum tidur bisa membantu anak untuk tidur nyenyak dan melupakan pemicu anak menangis di malam hari.

Sebagai orang tua, terkadang kesabaran menghadapi kondisi anak menangis di malam hari cukup berat. Orang tua harus bijak menghadapi kondisi ini dan mencari solusi terbaik untuk mengatasinya. Tetap tenang akan membuat anak ikut tenang dan tidak merasa diabaikan dan jauhi.

Memperhatikan suara tangisan yang berbeda bisa jadi sebagai petunjuk apa yang sebenarnya terjadi pada anak menangis di malam hari. Saat panik jangan menggoyang-goyangkan kepala anak karena akan mengganggu pembuluh darah di otak dan mengakibatkan kondisi lebih buruk lagi. Setiap anak memiliki pemicu yang berbeda-beda sehingga setiap anak beda pula penanganannya. Cara terbaik yang bisa Anda tempuh adalah berkonsultasi pada dokter tentang masalah anak menangis di malam hari.

Berikan juga nutrisi terbaik seperti Friso Gold 3 untuk memenuhi nutrisi harian si kecil dan menjaga kekebalan tubuhnya. Friso Gold 3 dengan teknologi Locknutri tetap menjaga kualitas alami susu karena diproses tanpa pemanasan berlebih, sehingga mudah dicerna oleh si Kecil dan membantunya kuat dari dalam.