Lompat ke isi utama
Perhatikan Contoh Rasa Empati Di Sekolah Berikut dan Tanamkan Sejak Dini

4 Contoh Empati Ini Perlu Anak Pahami, Apa Saja? [PENTING]

Yuk kenalkan contoh empati pada anak sedari dini agar tumbuh jadi anak yang peduli dengan lingkungan. Intip contohnya di sini.

Empati, satu kata yang bermakna sangat dalam untuk banyak orang. Kata ini merupakan kemampuan manusia untuk merasakan kepedulian pada orang lain. Tentu untuk orang dewasa, hal ini telah ada dan melekat. Namun untuk anak, empati perlu diajarkan dengan telaten dan sedini mungkin. Selain di lingkungan rumah, anak juga perlu memahami berbagai contoh rasa empati yang bisa ditunjukkan di sekolah.

Rasa empati perlu dimiliki oleh anak, sebagai kodratnya menjadi seorang manusia. Orang tua tentu banyak mengajarkan hal ini di rumah, sehingga ketika anak keluar atau berinteraksi dengan lingkungan lain anak bisa menunjukkan rasa empati yang telah diajarkan. Selain sebagai cerminan kepedulian, rasa empati yang dimiliki anak akan membentuk karakter baik yang akan melekat sepanjang hidupnya.

Baca Juga : Adaptasi Era New Normal, Ini Kegiatan yang Memperkuat Sistem Imun

Untuk lingkungan sekolah sendiri, merupakan lingkungan di luar keluarga yang secara rutin akan menjadi tempat anak berinteraksi. Untuk itu tentu bentuk rasa empati di lingkungan sekolah juga perlu diajarkan sejak dini di lingkungan keluarga agar anak tidak kaget ketika berada di lingkungan sekolah. Empati juga bisa membuat anak lebih mudah bergaul dan mendapatkan teman baru.

Beberapa contoh rasa empati di sekolah yang bisa diajarkan sejak dini adalah sebagai berikut.

Ucapan Terimakasih dan Maaf

Pada lingkungan baru, tentu anak harus beradaptasi dengan keadaan sekitar dan orang yang ditemuinya. Seringkali kebiasaan buruk anak di rumah ikut terbawa, seperti mengambil barang yang tergeletak atau berlaku seenaknya sendiri. Meski tidak sering, kedua hal ini ketika dilakukan di lingkungan sekolah akan membuat anak kurang disukai teman-temannya dan berpotensi menimbulkan masalah.

Ajarkan untuk mengucapkan terimakasih dan maaf kepada anak ketika melakukan sesuatu yang berhubungan dengan orang lain. Jangan lupa, ajarkan juga untuk selalu meminta ijin pada orang disekitarnya ketika menggunakan atau ingin mengambil suatu barang. Dengan begini anak akan memiliki kebiasaan untuk bertutur kata dan berperilaku sopan serta menghargai orang disekitarnya.

Baca Juga : Siap Menjadi Supermum dengan Selalu Berpikir Positif

Kosa Kata Emosi

Mengenali berbagai kosa kata emosi yang dirasakan bisa menjadi latihan empati yang baik untuk anak. Setiap orang tua pasti akrab dengan frasa ‘Mana muka sedihnya manaaa? Mana muka senangnya?’ dan sejenisnya. Sebenarnya, ini merupakan latihan bagi anak untuk mengenali emosi yang ditunjukkan orang lain atau apa yang tengah dirasakan orang lain dari ekspresi yang ditunjukkan.

Pada konteks sekolah, hal ini bisa dibilang penting. Ketika anak memahami berbagai emosi yang ditunjukkan oleh orang disekitarnya, baik teman atau guru, anak akan bisa memberikan respon yang sesuai dan menunjukkan kepeduliannya. Misal ketika anak melihat temannya murung, maka ia kemudian akan bisa merespons dengan menghibur atau sekedar memberitahukan pada guru yang sedang mengajar jika temannya murung.

Apresiasi Karya

Memberikan apresiasi atau pujian pada karya teman di sekolah juga bisa menjadi cara menunjukkan empati anak. Ketika sedang melakukan kegiatan, baik menulis, atau menggambar, atau misalnya saja membuat satu kerajinan tangan, dorongnya untuk memberikan apresiasi pada apa yang dilihatnya. Dengan begini teman-teman yang berada disekitarnya akan memberikan respon yang baik pada sikap anak tersebut.

Baca Juga : Buat anak Lebih Aktif dengan Cara Ini, Yuk!

Pembiasaan ini bisa dimulai di rumah dengan memberikan apresiaanak pada hal yang dilakukan anak sehari-hari. Lambat laun anak akan merasa bahwa apresiasi yang diberikan orang tuanya menimbulkan efek nyaman dan dipedulikan. Hal ini yang kemudian akan diteruskan anak kepada teman-temannya, sebagai bentuk kepedulian pada karya dari teman yang sedang dilihat oleh anak.

Rela Berkorban

Contoh rasa empati di sekolah juga bisa ditunjukkan dengan cara rela berkorban. Dalam konteks anak-anak, rela berkorban tidak kemudian berarti melakukan hal besar dan berefek pada banyak orang. Namun dalam skala kecil seperti mau berbagi bekal dengan teman yang kebetulan tidak membawa bekal, mau meminjamkan alat tulis, dan lain sebagainya.

Dalam hal ini orang tua harus menunjukkan secara nyata pada anak dan memberikan pengertian mengenai konsep rela berkorban. Contoh dan pemahaman ini bisa diberikan ketika anak sedang berada di lingkungan rumah, sehingga akan tertanam pada ingatannya. Orang tua perlu konsistensi yang tinggi agar anak bisa menyerap nilai ini dengan baik. Anak yang rela berkorban akan disukai temannya, sehingga lebih mudah diterima dalam pergaulan.

Rasa empati yang ditunjukkan anak di sekolah tentu merupakan bekal yang diberikan orang tua ketika anak tumbuh dan berkembang di rumah. Sebenarnya rasa empati sendiri telah melekat pada diri setiap manusia, dan menjadi kodrat dari manusia itu sendiri. Namun demikian, empati yang tidak diasah dan dirangsang perkembangannya bisa menjadi tumpul, serta menghasilkan pribadi yang cenderung tidak peduli dan tidak peka pada keadaan sekitar.

Baca Juga : Keamanan Makanan, Tanggung Jawab Orangtua

Beberapa contoh rasa empati di sekolah seperti yang ditunjukkan di atas bisa menjadi contoh untuk diajarkan pada anak secara perlahan. Tentu, untuk mendukung tumbuhnya rasa empati anak juga perlu memiliki kecerdasan emosional. Asupan nutrisi yang cukup dari sumber makanan dan minuman yang baik selalu diperlukan. Friso Gold 4, sebagai salah satu susu dengan nutrisi lengkap, bisa menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak usia 3 hingga 12 tahun. Dengan Single Process yang diterapkan dalam pengolahannya, Friso Gold 4 menjamin setiap nutrisi alami bantu anak kuat dari dalam. Mum juga bisa berkonsultasi dengan Ahli Nutrisi Alami (ANA) secara langsung, melalui fitur chat yang ada pada pojok kanan bawah halaman website Friso.