Lompat ke isi utama
Nasi Merah

Perlukah Anak Konsumsi Nasi Merah? Ini Penjelasannya

Apakah si Kecil perlu mendapatkan asupan nasi merah dibandingkan nasi putih? Jenis nasi mana yang lebih baik bagi tumbuh kembangnya?

Dibandingkan nasi putih, nasi merah sering dianggap lebih menyehatkan dan bermanfaat bagi tubuh. Namun, apakah anak-anak perlu mengonsumsi nasi merah? Atau cukup dengan mengonsumsi nasi putih sebagai sumber karbohidrat utama? Ternyata, nasi merah juga direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh anak-anak lho, Mums. Ini karena nasi merah mengandung nutrisi yang penting bagi tubuh si Kecil, seperti karbohidrat, protein, serat, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B6, vitamin B9 (asam folat), kalsium, zat besi, fosfor, natrium, kalium, magnesium, mangan, dan zinc (seng). 

Berbeda dengan beras putih, beras merah tidak melalui proses penggilingan yang panjang dan hanya lapisan kulit terluarnya saja yang mengelupas. Hal inilah yang membuat manfaat beras merah lebih baik bagi kesehatan dan tumbuh kembang si Kecil, karena pada kulitnya terkandung asam lemak, vitamin, mineral, dan serat yang lebih banyak. Oleh karena itu, Mums bisa memberikan variasi nasi merah ke dalam menu makanan harian si Kecil. Untuk lebih jelasnya, kita bahas mengenai nasi putih dan merah sebagai sumber karbohidrat si Kecil, yuk! 

Nasi Sebagai Sumber Karbohidrat si Kecil

Di Indonesia, banyak Mums yang memilih nasi sebagai sumber karbohidrat utama untuk makanan sehari-hari. Baik nasi putih maupun merah, keduanya merupakan sumber karbohidrat yang baik jika dikonsumsi sesuai batas normal. Namun, kedua jenis nasi ini memiliki perbedaan lain yang berpengaruh terhadap kesehatan tubuh si Kecil, yaitu:

  • Nasi Putih

    Nasi putih berasal dari beras yang telah dibuang sekam dan dedaknya. Meskipun proses ini memperpanjang umur penyimpanan beras, namun zat gizi penting yang terdapat di dalam sekam dan dedaknya telah hilang. 

    Proses yang dilewati nasi putih ini membuatnya mengandung lebih sedikit serat, protein, antioksidan, dan sebagian vitamin serta mineral, jika dibandingkan dengan jenis nasi lainnya. Karena kandungan serat dan proteinnya lebih rendah, maka nasi putih cenderung kurang menyehatkan dan mampu meningkatkan gula darah lebih tinggi dibandingkan nasi merah.

  • Nasi Merah

    Sementara itu, nasi merah berasal dari beras yang hanya mengalami pengelupasan lapisan kulit terluar dan tidak mengalami proses penggilingan yang panjang seperti beras putih. Itulah sebabnya, beras merah dianggap lebih bernutrisi dibandingkan beras putih. 

    Setelah matang, nasi merah juga memiliki nilai indeks glikemik lebih rendah, sehingga memiliki pengaruh yang lebih sedikit terhadap peningkatan insulin dan kadar gula darah dalam tubuh. Artinya, nasi merah lebih menyehatkan dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Selain itu, nasi merah juga mengandung antioksidan yang memiliki beragam manfaat, seperti membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, mengurangi kadar radikal bebas, dan mengurangi risiko penyakit kronis. 

Selain itu, mengacu pada jenis spesiesnya, beras putih termasuk ke dalam oryza sativa dan beras merah termasuk ke dalam oryza glaberrima. Dengan begitu, sudah jelas bahwa nasi merah memang lebih unggul dalam hal nutrisi dan manfaat bagi si Kecil. Meskipun begitu, bukan berarti nasi putih sama sekali tidak dianjurkan untuk si Kecil ya, Mums. Nasi putih tetap boleh diberikan kepada si Kecil, asalkan pemberiannya harus sesuai batas normal dan dipadukan dengan lauk pauk lain yang kaya nutrisi, seperti protein, serat, serta beragam vitamin dan mineral lainnya. 

Manfaat Nasi Merah untuk si Kecil

Berkat kandungan gizinya yang beragam, berikut ini beberapa manfaat nasi merah yang penting bagi kesehatan dan tumbuh kembang si Kecil:

  • Melancarkan saluran pencernaan

    Seperti yang Mums ketahui, nasi merah dinilai lebih unggul karena prosesnya lebih singkat, sehingga kandungan nutrisinya tidak banyak terbuang. Salah satu nutrisi yang jumlahnya tinggi dalam nasi merah adalah serat. 

    Nasi merah mengandung serat dan karbohidrat kompleks yang tinggi. Kandungan tersebut dapat mendukung keberadaan bakteri baik dalam usus dan melancarkan saluran pencernaan si Kecil. Bahkan, nasi ini bisa diolah ke dalam menu makanan si Kecil untuk mencegah atau mengatasi sembelit. 

  • Memberikan rasa kenyang lebih lama

    Karena nilai indeks glikemik pada nasi merah lebih rendah dibandingkan nasi putih, maka si Kecil tidak akan mudah merasa lapar dan energi yang diproduksi pun lebih stabil, sehingga ia tidak akan cepat kehabisan energi dan cepat kelelahan. Dengan begitu, risiko si Kecil mengonsumsi camilan tidak sehat dan terlalu sering makan pun akan berkurang karena nasi merah memberikan efek kenyang lebih lama. 

    Selain itu, kandungan protein, serat, dan karbohidrat kompleks yang tinggi pada nasi merah dapat mengontrol berat badan si Kecil dengan lebih baik. Manfaat ini menjadikan nasi merah sangat baik untuk membantu mencegah kelebihan berat badan atau obesitas pada si Kecil. 

  • Mengontrol kadar gula darah

    Nasi putih dapat meningkatkan kadar gula darah lebih tinggi dibandingkan nasi merah. Gula darah yang tinggi dan tidak terkontrol lama-kelamaan dapat menyebabkan terjadinya resistensi insulin yang memicu munculnya penyakit diabetes. Berkat kadar indeks glikemiknya yang rendah, nasi merah dapat mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2. 

  • Membantu organ berfungsi dengan baik

    Di masa pertumbuhan dan perkembangan, si Kecil membutuhkan asupan nutrisi yang optimal. Oleh karena itu, nasi merah bisa menjadi sumber karbohidrat berkualitas yang dapat membantu organ tubuh si Kecil berfungsi dengan baik. Sebab, nasi merah mengandung beragam nutrisi yang penting bagi otak dan organ tubuh lainnya, seperti protein, asam lemak, serta beragam vitamin dan mineral. 

  • Mencegah penyakit jantung

    Selain kaya akan serat, nasi merah juga mengandung antioksidan, kalium, magnesium, dan zat lignan. Kandungan nutrisi tersebut terbukti dapat mencegah penumpukan kolesterol atau lemak jahat dalam darah, mengontrol tekanan darah, dan mencegah penyumbatan di pembuluh darah. Manfaat tersebut menjadikan nasi merah sebagai makanan bergizi yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung. 

  • Mengurangi risiko kanker

    Antioksidan merupakan zat yang dapat mencegah kerusakan sel tubuh akibat paparan radikal bebas. Hal inilah yang menjadikan nasi merah bermanfaat untuk membantu mengurangi risiko penyakit kanker, seperti kanker usus besar. 

Untuk memaksimalkan berbagai manfaat di atas, Mums juga dianjurkan untuk membiasakan pola hidup sehat dengan memberikan asupan makanan bergizi seimbang, rutin melakukan aktivitas fisik, cukupi kebutuhan air putih, cukupi waktu istirahat dan tidur si Kecil, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Pastikan Mums mengolah nasi dengan tepat. Hindari memasak nasi berulang kali agar nutrisi alami di dalamnya tidak rusak, sehingga si Kecil lebih mudah mencerna nutrisi tersebut. 

Selain memberikan sumber karbohidrat, penting bagi Mums untuk memberikan si Kecil sumber protein berkualitas, salah satunya adalah susu pertumbuhan yang kaya nutrisi. Susu Friso Gold 3 bisa menjadi pilihan yang tepat karena mengandung nutrisi alami, tanpa perisa, bebas sukrosa, dan tetap memiliki rasa yang enak. Susu Friso Gold 3 juga diperkaya dengan kandungan prebiotik, probiotik, nukleotida, vitamin, dan mineral, serta didukung oleh teknologi Locknutri yang menjaga kualitas nutrisi alami susu sehingga mudah diserap tubuh si Kecil agar membantunya kuat dari dalam. 

 

Ditinjau Oleh: dr. Rulli P.A Situmorang