Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif
Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih. Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai. Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi. Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui. Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.
Proses Persalinan: Melahirkan Normal atau Operasi Caesar?

Proses Persalinan: Melahirkan Normal atau Operasi Caesar?

Menunggu kelahiran si Kecil selalu jadi saat yang mendebarkan. Mulai dari persiapan perlengkapan dan peralatan yang akan digunakan oleh si Kecil nantinya, hingga pada persiapan kamar si Kecil, semua harus dipersiapkan dengan baik. Tentu saja ini termasuk keputusan apakah akan melahirkan normal atau menggunakan cara melahirkan caesar, yang harus dipikirkan masak-masak.

Pemilihan proses kelahiran si Kecil adalah hal penting yang harus dipikirkan, karena akan membawa dampak bagi Mums dan si Kecil. Misalnya saja, sebenarnya kondisi kehamilan normal dan ideal, maka mungkin Mums tak perlu melakukan proses caesar. Namun jika kemudian terdapat kelainan atau keadaan yang mengharuskan proses caesar, tentu ada persiapan pula yang harus dilakukan.

Hal besar memerlukan pertimbangan yang matang. Mengumpulkan informasi serta berkonsultasi dengan dokter adalah hal terbaik yang bisa dilakukan. Tentu saja proses persalinan akan dilakukan di rumah sakit yang Mums percaya, sebab kelahiran bayi adalah proses yang benar-benar memerlukan tenaga profesional agar semua berjalan lancar.

Tapi sebenarnya apa bedanya melahirkan normal dan melahirkan dengan operasi caesar? Apa yang perlu dipahami sebelum memilih atau memutuskannya? Untuk membantu pertimbangan Mums apakah akan melahirkan normal atau caesar, Mums dapat melihat sedikit penjelasan berikut ini. Semoga bermanfaat ya Mums!

Proses Melahirkan Normal

Proses Persalinan: Melahirkan Normal atau Operasi Caesar?

Proses melahirkan normal bukan berarti bisa dilakukan tanpa persiapan. Sederet hal perlu diperhatikan dengan baik sehingga Mums dapat melakukan proses ini. Setidaknya ada 4 hal yang perlu diperhatikan sebelum menjalani proses melahirkan normal.

Pertama adalah faktor psikis Mums, apakah siap atau tidak untuk menghadapi proses tersebut? Di sini dukungan dari orang terdekat akan sangat diperlukan guna membantu menguatkan mental Mums. Ketika Mums merasa stres, maka otomatis otot serviks dan vagina tidak dapat bekerja optimal dalam proses ini. Jalan lahir menjadi semakin sempit, dan tentu saja menyulitkan kepala bayi keluar. Ini akan menghambat proses dan mempersulit persalinan.

Selanjutnya adalah kondisi si Kecil ketika berada di dalam kandungan. Proses melahirkan normal memiliki beberapa syarat jika dilihat dari sisi janin. Berat badan ideal (antara 2,5 sampai 4 kilogram) harus dipenuhi agar proses persalinan berjalan lancar. Berat badan di atas atau di bawah angka tersebut akan menyulitkan si Kecil keluar dan proses persalinan secara umum.

Ketiga adalah terkait kondisi tubuh Mums. Apakah ukuran panggul memungkinkan untuk melakukan prosedur normal? Memang idealnya ukuran si Kecil dan panggul Mums sudah sesuai, namun pada beberapa kondisi, hal ini perlu dipastikan terlebih dahulu agar tidak terjadi kendala ketika proses persalinan.

Terakhir adalah faktor kontraksi yang Mums rasakan sebagai tanda akan melahirkan. Nah, di sini akan sangat subjektif. Idealnya kontraksi akan terjadi sebagai tanda si Kecil akan lahir. Namun pada beberapa Mums, kontraksi yang dirasakan akan berbeda. Ada yang merasakan kontraksi kuat, ada yang kontraksinya lemah, bahkan ada pula yang tidak merasakan kontraksi. Padahal kontraksi adalah indikasi yang diberikan si Kecil bahwa ia sudah siap untuk dilahirkan. Pada kondisi dimana kontraksi tidak dirasakan, biasanya dokter akan memberikan hormon oksitosin sehingga Mums bisa merasakan kontraksi yang wajar.

Operasi Caesar

Proses Persalinan: Melahirkan Normal atau Operasi Caesar?

Untuk prosedur operasi caesar, faktor yang dipertimbangkan dan harus diperhatikan juga tidak dapat dikatakan sedikit. Prosedur ini biasanya akan disarankan ketika kondisi kandungan Mums mengalami gangguan, misalnya saja, tak lagi kuat menopang janin, gangguan serius yang beresiko tinggi, hingga kondisi janin yang tak lagi mungkin tumbuh di dalam kandungan Mums.

Prosedur caesar akan disarankan ketika kondisi janin terlilit oleh tali pusar lebih dari 3 lilitan. Kondisi ini dikenal sebagai kondisi sungsang sehingga justru akan sangat beresiko jika dipaksa menggunakan prosedur melahirkan normal.

Prosedur caesar juga biasanya akan digunakan ketika terjadi kondisi Plasenta Previa, yakni kondisi dimana plasenta berada di posisi yang menghambat terjadinya proses melahirkan secara normal sehingga harus dilakukan prosedur lain.

Setiap prosedur ini harus dilakukan berdasarkan pertimbangan dan konsultasi dengan dokter ahli, sehingga didapatkan keputusan yang benar-benar sesuai dengan kondisi Mums. Jangan ragu untuk melakukan kontrol kandungan rutin untuk terus memantau kondisi si Kecil. Pemahaman pada kondisi si Kecil akan membantu Mums memutuskan prosedur mana yang paling sesuai untuk menyambutnya ke dunia.

Mungkin Mums banyak mendengar cerita atau kabar bahwa tidak sedikit pula yang memutuskan prosedur persalinan pada ‘menit-menit’ terakhir. Hal ini sebenarnya kurang direkomendasikan karena pertimbangan yang dibuat tidak akan benar-benar komprehensif. Sangat disarankan untuk melakukan pertimbangan jauh-jauh hari agar Mums tidak terburu-buru dan mengambil keputusan yang kurang tepat.

Mana yang Lebih Baik?

Proses Persalinan: Melahirkan Normal atau Operasi Caesar?

Jika melihat kedua penjelasan singkat di atas, pertanyaan yang mungkin muncul selanjutnya adalah : prosedur mana yang lebih baik digunakan?

Well, untuk menjawab pertanyaan tersebut sebenarnya akan sangat tergantung pada kondisi Mums dan si Kecil yang berada di dalam kandungan. Pada kondisi normal dan kehamilan berjalan ideal, maka prosedur caesar seharusnya tidak perlu masuk dalam pertimbangan. Mums bisa menjalani prosedur melahirkan normal dan menyambut si Kecil dengan gembira.

Namun pada kondisi yang tidak memungkinkan untuk melahirkan normal, maka prosedur caesar adalah jalan terbaik yang bisa digunakan. Prosedur ini akan disarankan oleh dokter dengan mempertimbangkan keselamatan Mums dan si Kecil, sehingga bisa didapatkan hasil terbaik untuk keduanya. Tentu saja dalam memutuskan prosedur yang akan dipilih ada baiknya juga untuk meminta pertimbangan dari orang terdekat guna memberikan semangat dan dukungan moral.

Pertimbangan lain yang harus dilakukan adalah terkait dengan biaya persalinan. Pada prosedur normal idealnya biaya akan cenderung lebih rendah, sehingga tidak akan memberatkan Mums dan keluarga. Prosedur caesar akan memerlukan biaya yang lebih besar, sehingga perlu dipikirkan masak-masak.

Pada beberapa kasus dimana prosedur caesar dipilih bukan karena kondisi kandungan melainkan karena alasan lain, tetap harus mempertimbangkan saran dan rekomendasi dari dokter kepercayaan Mums. Jangan sampai keputusan ini diambil sepihak tanpa pertimbangan ahli, karena bisa jadi berpotensi menimbulkan resiko yang lebih besar di kemudian hari.

Jadi intinya dalam mempertimbangkan prosedur kelahiran, Mums harus benar-benar berkonsultasi dengan dokter kepercayaan Mums. Bagaimanapun juga, dokter memiliki keahlian di bidangnya sehingga dapat memberikan masukan dan saran terbaik, mengacu pada kondisi kehamilan yang Mums alami.

Jadi Prosedur Mana yang Mums Pilih?

Nah, setelah memahami secara singkat pertimbangan apa yang harus dilakukan ketika akan menjalani persalinan, apakah Mums sudah memiliki bayangan akan memilih prosedur yang mana? Atau justru artikel ini menjadi pemantik agar Mums melakukan konsultasi ke dokter kepercayaan Mums untuk menentukan pilihan? Selalu pastikan untuk melakukan kontrol kehamilan secara berkala agar Mums paham benar kondisi yang dimiliki ya.

Untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil dan kesehatan Mums selama masa kehamilan, Mums wajib mengkonsumsi makanan dan minuman yang benar-benar bernutrisi. Tambahkan juga konsumsi susu khusus ibu hamil untuk menopang pemenuhan nutrisi harian yang diperlukan oleh tubuh Mums dan tumbuh kembang janin.

Asupan nutrisi yang cukup juga sangat diperlukan menjelang proses persalinan. Tentu, pada saat-saat terakhir, misalnya memasuki minggu ke 36 sampai minggu ke 40, persiapan akan mulai difokuskan untuk menghadapi persalinan. Mums dapat meminta rekomendasi dokter untuk menyusun menu makanan terbaik agar tubuh siap menjalani proses besar ini.

Selain persiapan fisik, hal yang tak boleh dilewatkan juga adalah persiapan mental Mums. Seperti mungkin Mums sudah pahami bawah proses persalinan adalah prosedur besar dengan resiko yang cukup tinggi. Kesiapan mental dan psikis akan benar-benar membantu tubuh Mums menjadi lebih stabil, sehingga proses persalinan yang akan dihadapi bisa berjalan dengan baik.

Keputusan Besar untuk Mums dan si Kecil

Lepas dari segala pertimbangan mengenai melahirkan normal atau caesar, hal utama yang harus dilakukan adalah kontrol kehamilan dengan rutin dan persiapan mental dan fisik yang baik. Dengan tiga hal tersebut, sepertinya Mums sudah akan memiliki bekal yang baik menghadapi prosedur tersebut. Mums bisa banyak berkomunikasi dengan orang terdekat untuk membantu menyiapkan mental dan fisik.

Salah satu kegiatan yang dapat menunjang kesiapan mental dan fisik mungkin adalah senam ibu hamil atau aktivitas yoga. Dua aktivitas ini tak hanya akan membantu menyiapkan fisik, namun juga dapat melatih ketenangan dan kekuatan mental Mums untuk menghadapi persalinan.

Kombinasi kesiapan mental dan fisik merupakan modal utama dalam menjalankan proses persalinan. Konsultasi intensif, dukungan moril dari orang terdekat, serta terus menjaga kesehatan tubuh, mungkin hal-hal tersebut yang akan selalu diingatkan dan perlu dilakukan oleh Mums.

Asupan Nutrisi Harian Selama Masa Kehamilan

Melahirkan normal atau dengan prosedur caesar pada akhirnya menjadi pilihan Mums. Untuk membantu menjaga kesehatan dan pemenuhan nutrisi selama masa kehamilan, Mums dapat mengkonsumsi Frisomum Gold Dualcare+. Dengan nutrisi yang khusus diformulasikan untuk masa kehamilan dan menyusui, Friso Gold Dualcare+ akan menjadi partner yang tepat dalam mempersiapkan tubuh menjalani proses persalinan nantinya.