Lompat ke isi utama
Saatnya si Kecil Belajar Menulis, Ini Trik Sederhananya!

Saatnya Anak Belajar Menulis, Ini Trik Sederhananya!

Belajar menulis jadi tantangan tersendiri untuk anak. Selalu dampingi proses belajarnya, dan simak trik-trik sederhana berikut ini!

Bagaimana cara Mums ketika kecil dulu untuk belajar menulis? Apakah dengan menjiplak? Atau dengan mengikuti titik-titik hingga membentuk sebuah huruf? Mungkin Mums sendiri sudah lupa karena hal ini dilakukan jauh ketika usia Mums masih anak-anak. Tapi kini, saatnya Mums membantu anak untuk belajar menulis agar ia dapat menguasai kemampuan motorik halus yang satu ini.

Panduan cara mengajari anak menulis dapat Mums temukan dengan mudah di berbagai sumber. Namun demikian, biasanya panduan ini juga akan menggunakan cara ‘klasik’ yang sama seperti ketika dahulu Mums belajar menulis. Jika mungkin Mums sudah lupa bagaimana cara belajar menulis, Mums dapat melihat beberapa cara sederhana berikut untuk anak.

Trace the Dot, Ikuti Titik-Titiknya

Saatnya anak Belajar Menulis, Ini Trik Sederhananya!

Metode pertama yang cukup efektif untuk mengajak anak belajar menulis adalah trace the dot. Metode ini digunakan dengan cara meminta anak membuat garis mengikuti titik yang sudah disediakan, hingga membentuk satu huruf tertentu. Bila diperlukan, Mums bisa menambahkan tanda panah sehingga anak dapat membuat garis dengan lebih berurutan.

Mums dapat dengan mudah membuat media belajar ini dengan selembar kertas yang dicetak dengan printer atau membuat titik-titik huruf dengan tangan Mums sendiri. Jika kesulitan, berbagai template dapat dengan mudah ditemukan untuk titik-titik huruf yang digunakan dalam trace the dot ini. Ingat Mums, kesabaran menjadi kunci utama, dampingi anak secara perlahan, dan berikan arahan dengan bertahap.

Menebalkan Garis Huruf

Saatnya anak Belajar Menulis, Ini Trik Sederhananya!

Cara ini sebenarnya serupa dengan trace the dots, hanya saja media yang digunakan adalah huruf dengan garis yang lebih tipis. Jadi nanti di kertas yang ada di hadapan anak akan disajikan beberapa huruf, hal ini tergantung keinginan Mums, yang memiliki garis tipis. Anak kemudian akan menebalkan garis tersebut hingga membuat huruf yang diberikan terlihat dengan lebih jelas.

Pada percobaan awal Mums akan menemui garis yang dibuat anak tidak rapi dan banyak berbelok. Hal ini karena anak juga tengah mengembangkan kemampuan memegang alat tulis serta mengkoordinasikan gerak tangan dengan penglihatannya. Jangan cemas, dengan pengulangan beberapa kali Mums dapat membantu anak untuk menguasai cara memegang dan menggerakkan alat tulis dengan mahir.

Menjiplak dengan Kertas Tipis

Saatnya anak Belajar Menulis, Ini Trik Sederhananya!

Cara ketiga dalam belajar menulis dapat dilakukan dengan menggunakan bantuan kertas tipis dan kertas yang sudah dicetak beberapa huruf. Letakkan kertas tipis pada bagian atas kertas yang sudah dicetak huruf, dan minta anak untuk membuat garis berdasarkan huruf yang terlihat. Pastikan kertas tipis yang digunakan cukup kuat ya Mums, agar kertas tidak robek ketika ditulisi oleh anak.

Cara ini selain dapat membantu anak belajar menulis juga dapat membantu anak mengasah ketajaman penglihatan. Pada saat yang sama, tangan anak akan bergerak menurut apa yang dilihatnya. Hal ini akan membantunya memiliki koordinasi tangan dan mata dengan baik. Mulai dengan huruf-huruf yang mudah dibuat, lalu lanjutkan dengan huruf yang lebih kompleks.

Belajar Menulis Huruf Tunggal

Saatnya anak Belajar Menulis, Ini Trik Sederhananya!

Ketika anak sudah mulai terbiasa dengan tiga metode belajar menulis di atas, Mums dapat mencoba metode keempat ini, yakni dengan meminta anak belajar menulis huruf tunggal. Anak diminta menulis tanpa mengikuti titik, menebalkan huruf, atau menjiplak, jadi ia murni menulis huruf pada kertas kosong dan berdasarkan apa yang dilihatnya pada contoh yang diberikan saja.

Cara ini dapat membantu anak meningkatkan koordinasi mata dan tangannya, sehingga ia dapat menguasai kemampuan motorik halus menulis dengan lebih cepat. Berikan satu contoh pada bagian awal, dan minta anak menuliskan huruf yang sama secara berjajar ke samping. Pada baris selanjutnya, berikan contoh huruf lain, dan ulangi prosesnya hingga anak mahir.

Sebenarnya, kemampuan menulis anak juga dapat dikuasai dengan sendirinya dengan rangsangan ideal yang diberikan setiap hari. Namun demikian, terkadang Mums ingin anak lekas dapat menulis dengan baik pada usia TK, sehingga Mums dapat mencoba beberapa cara yang sudah disampaikan di atas. Ingat Mums, kunci dalam mengajari anak adalah kesabaran dan kasih sayang. Jangan sampai ketika belajar anak justru merasa tertekan dan kurang menikmati prosesnya.

Belajar menulis untuk anak adalah hal yang cukup sulit mengingat penguasaannya pada gerakan tangan dan mata juga belum terbentuk sempurna. Selalu berikan rangsangan yang cocok untuk anak, dan buat proses belajar menjadi kegiatan yang menyenangkan. Jangan lupa untuk senantiasa memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak agar rangsangan yang diterimanya dapat benar-benar diserap dengan baik. Berikan pula susu pertumbuhan berkualitas, Friso Gold 4 untuk membantu Mums memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak. Friso dengan teknologi Locknutri, kualitas nutrisi alami akan terjaga sehingga lebih mudah diserap tubuh anak dan membantunya kuat dari dalam!