Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Seberapa Penting Food Safety untuk Konsumsi Makanan Di Rumah?

Seberapa Penting Food Safety untuk Konsumsi Makanan Di Rumah?

Dalam dunia pangan dan nutrisi, pernahkah Mums mendengar istilah food safety? Istilah ini sangat umum digunakan terkait pengamatan, kontrol dan peninjauan kualitas makanan yang beredar di pasaran. Food safety sendiri bisa Mums pahami sebagai suatu proses atau konsep keamanan pangan yang dijalankan untuk menjaga kualitas produk dan standar keamanan produk makanan tersebut.

Pada konteks nutrisi dan makanan untuk si Kecil, tentu food safety menjadi penting karena si Kecil memerlukan asupan makanan yang tidak hanya kaya nutrisi agar dapat menunjang proses tumbuh kembangnya, tetapi juga aman untuk dikonsumsi. Jika makanan yang diberikan tidak memenuhi standar food safety, bagaimana ia akan tumbuh optimal bukan? Nah,  selanjutnya mari kita simak poin-poin berikut.

Tahukah Mums Apa Itu Food Safety?

Secara umum, food safety dapat diartikan sebagai suatu ilmu yang melakukan kajian dan bahasan mengenai persiapan, penanganan, hingga penyimpanan makanan atau minuman agar tidak terkontaminasi oleh bahan yang tidak diinginkan masuk ke dalam produk tersebut, baik bahan kimia, bahan fisik atau bahan biologis.

Jika membaca pengertian di atas, Mums dapat memahami bahwa food safety penting untuk diperhatikan agar setiap makanan atau minuman yang dikonsumsi si Kecil, baik itu berupa makanan dalam kemasan dan bahan yang sehari-hari Mums gunakan untuk memasak dan sebagainya, aman dan layak untuk dikonsumsi. Dengan memahami dan memastikan setiap produk makanan dan minuman yang dikonsumsi telah memiliki standar keamanan pangan yang baik, setidaknya Mums sudah dapat memastikan higienitas makanan tersebut.

Lalu Apa Manfaat Memahami Konsep Ini?

Lalu apa sebenarnya tujuan atau manfaat mengetahui food safety ini sendiri bagi Mums dan si Kecil? Untuk mendalami lebih lanjut,  Mums perlu mengetahui beberapa jenis kontaminasi yang mungkin terjadi pada produk makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari.

Kontaminasi Fisik, artinya adalah masuknya benda asing yang tidak diinginkan- ke dalam makanan atau minuman. Kontaminasi fisik yang paling sering terjadi adalah masuknya benda seperti rambut, kerikil, logam, plastik dan sebagainya.

Kontaminasi Biologis, adalah masuknya zat yang diproduksi atau berasal dari tubuh makhluk hidup yang mencemari bahan pangan. Bentuknya beragam, seperti masuknya hama ke dalam bahan pangan dalam kemasan dan sebagainya.

Kontaminasi Kimia, Kontaminasi kimia bisa berasal dari herbisida, pestisida, obat hewan, dan sebagainya. Bahkan bahan pangan bisa terkontaminasi akibat keadaan udara atau air yang tercemar di sekitar pengolahan bahan pangan tersebut atau pada proses pengolahannya.

Manfaat utama dalam memahami food safety adalah untuk memastikan bahwa bahan pangan, baik yang berada dalam kemasan atau yang Mums masak sendiri, tidak mengalami kontaminasi yang disebutkan di atas. Kontaminasi tak hanya berdampak jangka pendek seperti gangguan kesehatan, namun juga dapat berefek jangka panjang pada anak-anak bahkan orang dewasa sekalipun. Seperti pada kasus keracunan makanan beberapa waktu lalu di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, dimana warga mengalami keracunan rujak akibat menu berbuka puasa yang disajikan ternyata tidak higienis.

Apa yang Mums Bisa Lakukan di Rumah?

Nah, untuk langsung mempraktekkan food safety di rumah, Mums dapat melihat beberapa hal berikut ini. Bisa jadi  Mums sudah menerapkan food safety sejak jauh hari. Namun jika belum, beberapa hal berikut dapat membantu Mums menyajikan makanan yang higienis untuk si Kecil di rumah. Check this out!

Bahan Makanan, selalu pilih bahan makanan yang berasal dari sumber yang jelas dan sebisa mungkin lakukan kontrol higienitas sedini mungkin, seperti sejak awal pembelian bahan makanan.

Penyimpanan Makanan, setelah berbelanja dan mendapatkan semua bahan makanan, pastikan menyimpan bahan makanan tersebut dengan baik. Tempatkan masing-masing bahan sesuai posisinya, dan jangan campurkan berbagai makanan dalam satu tempat secara asal-asalan.

Pengolahan Makanan, ketika akan dimasak, pastikan makanan untuk dicuci bersih terlebih dahulu untuk mengurangi risiko kontaminasi yang ada ketika masa penyimpanan makanan. Perhatikan peralatan pengolahan dan pastikan juga kebersihannya. Selain itu, masak makanan hingga matang untuk menjamin bakteri jahat atau virus yang menempel telah mati selama proses pemasakan.

Penyajian, dalam tahap ini Mums sepertinya sudah cukup ahli, karena Mums sudah terbiasa menyajikan makanan pada piring saji atau tempat yang bersih dan higienis. Hal ini akan membantu si Kecil terhindar dari risiko kontaminasi makanan.

Food safety adalah satu hal yang wajib dipastikan sebelum memberikan makanan apapun pada anggota keluarga, khususnya si Kecil. Dalam rangka mendukung proses tumbuh kembang dan kesehatan setiap anggota keluarga, hal ini sangat penting agar setiap makanan yang dikonsumsi tidak mengandung kontaminan berbahaya. Memastikan bahan makanan higienis pada setiap prosesnya hingga sampai ke meja makan di rumah adalah upaya paling sederhana yang dapat Mums lakukan untuk memastikan faktor food safety terpenuhi dengan baik