Lompat ke isi utama
ASI Eksklusif

Pemberian ASI merupakan nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan cara optimal untuk memberi makan kepada bayi. Setelah itu bayi harus menerima makanan pelengkap dengan terus menyusu hingga dua tahun atau lebih.

Nutrisi ibu yang baik membantu mempertahankan persediaan dan kualitas ASI yang memadai.

Pengenalan pemberian susu botol secara tidak benar, sebagian atau seluruhnya, atau makanan dan minuman pelengkap lainnya dapat memberikan dampak negatif pada proses menyusui, yang mungkin tidak dapat dipulihkan lagi.

Konsultasikan dengan dokter Anda dan pertimbangkan implikasi sosial dan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan pengganti ASI atau jika Anda mengalami kesulitan dalam menyusui.

Ikuti petunjuk penggunaan, persiapan dan penyimpanan pengganti ASI atau makanan dan minuman komplementer lainnya dengan hati-hati karena penggunaan yang tidak tepat atau tidak diperlukan dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Serba Serbi Zat Besi untuk Tumbuh Kembang si Kecil

Serba Serbi Zat Besi untuk Tumbuh Kembang si Kecil

Tumbuh kembang si Kecil tidak akan berjalan optimal jika kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi. Hal ini merupakan pengetahuan umum yang telah lama dipahami masyarakat. Salah satu nutrisi yang penting untuk mendukung tumbuh kembangnya adalah Zat Besi. Ya, nutrisi yang awam terdapat pada daging merah, sayuran hijau serta kacang-kacangan ini harus dicukupi kebutuhan hariannya agar si Kecil dapat melalui fase tumbuh kembang dengan baik.

Secara umum Zat Besi memiliki peran dalam produksi sel darah merah yang baru dan menyusun hemoglobin. Tentu, keberadaan sel darah merah dan hemoglobin penting sebagai alat transportasi oksigen ke seluruh tubuh. Oksigen nantinya akan diperlukan dalam produksi sel baru, menjaga kinerja sel yang sudah ada, dan menjaga kinerja organ penting di dalam tubuh si Kecil.

Melihat sedikit pengantar di atas, mari Mums, kita teruskan pembahasan mengenai serba-serbi pentingnya Zat Besi untuk tumbuh kembang si Kecil. Simak penjelasannya ya!

Kebutuhan Zat Besi pada Usia Tertentu, Apakah Berbeda?

Setiap masa tumbuh kembang si Kecil biasanya digolongkan ke dalam batasan rentang usia tertentu. Misalnya usia 0 hingga 6 bulan, lalu selanjutnya 7 hingga 12 bulan, 1 hingga 3 tahun dan sebagainya. Seperti yang Mums perkirakan, jumlah kebutuhan si Kecil pada setiap tahap usia tumbuh kembangnya juga berbeda.

Pada usia 0 hingga 6 bulan, kebutuhan si Kecil jumlahnya sebesar 0,3 miligram per hari. Kebutuhan ini dapat dipenuhi dari asupan ASI eksklusif yang Mums berikan untuk si Kecil. Ya, pada usia ini, hampir setiap nutrisi yang diperlukan si Kecil untuk tumbuh dan berkembang bisa didapatkan dari asupan ASI eksklusif. Ini mengapa ASI menjadi makanan paling direkomendasikan untuk usia 0 hingga 6 bulan pertama.

Pada usia 1 hingga 3 tahun, kebutuhan Zat Besi meningkat pada jumlah 7 miligram per hari. Pada usia ini kebutuhan nutrisi dapat dipenuhi dari konsumsi makanan padat dan cair yang bisa Mums berikan. Ragam dan varian makanan juga cukup banyak, sehingga Mums dapat berkreasi dengan bahan makanan untuk membuat masakan lezat sekaligus bernutrisi dan higienis untuk memberikan dukungan penuh pada tumbuh kembang si Kecil.

Makanan yang mengandung Zat Besi tinggi diantaranya daging (baik merah atau putih), hati ayam atau sapi, telur, bayam, brokoli, kacang merah, kedelai dan olahan kedelai berupa susu, tahu atau tempe. Setiap makanan ini dapat diberikan sesuai dengan usia si Kecil, artinya diolah sedemikian rupa agar mudah dicerna oleh si Kecil dan nutrisinya dapat terpenuhi.

Mums Harus Bersiap Menghadapi Resiko Berikut Jika…

Jika kebutuhan nutrisi Zat Besi tidak terpenuhi dalam jangka waktu panjang, terdapat beberapa resiko yang harus Mums hadapi. Dalam hal ini, kekurangan nutrisi Zat Besi ini tidak hanya dikarenakan asupan nutrisi yang kurang, namun juga beberapa sebab lain seperti gangguan penyerapan Zat Besi, anemia yang dialami Mums, si Kecil lahir prematur dan sebagainya.

Secara umum resiko yang harus dihadapi adalah resiko anemia atau kekurangan sel darah merah. Hal ini dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan karena tubuh tidak mendapatkan asupan oksigen yang cukup di setiap bagiannya. Terlebih, hal ini juga dapat mengganggu proses tumbuh kembang si Kecil secara keseluruhan, baik fisik maupun kecerdasannya.

Begini Cara Memenuhi Kebutuhan Zat Besinya Mums

Untuk menghindari resiko tersebut, ada beberapa hal yang dapat Mums lakukan. Beberapa hal berikut cukup sederhana dan tidak sulit dilakukan lho Mums, jadi kebutuhan Zat Besinya dapat benar-benar terpenuhi dan terserap optimal.

Memberikan makanan dengan kandungan Zat Besi tidak bersamaan dengan susu biasa, hal ini disebabkan karena kandungan Kalsium dalam susu dapat menghambat penyerapan Zat Besi yang masuk sehingga harus diberikan jarak beberapa saat jika ingin memberikan susu pada si kecil setelah konsumsi makanan dengan Zat Besi.

Makanan dengan Vitamin C, Vitamin C merupakan salah satu nutrisi yang berperan besar dalam membantu tubuh menyerap Zat Besi yang masuk ke dalam tubuh. Dengan konsumsi makanan kaya Vitamin C, maka idealnya Zat Besi yang masuk ke dalam tubuh dapat diserap dengan sempurna.

Pastikan susu yang Mums berikan memiliki kandungan Zat Besi, dengan memastikan hal ini, setidaknya Mums dapat memberikan asupan nutrisi Zat Besi dalam jumlah yang tidak kurang untuk mendampingi makanan padat yang lain.

Salah satu susu yang mengandung Zat Besi adalah Friso Gold 3. Zat Besi yang terkandung telah terukur dengan cermat, sehingga sangat ideal untuk mendampingi makanan padat lain dalam mencukupi kebutuhan nutrisi hariannya. Tentu saja, karena nutrisi alami yang terkandung terjaga kualitasnya berkat teknologi Locknutri, setiap nutrisi yang ada sepert Zat Besi, Kalsium, Vitamin A, Vitamin C, Vitamin E dan masih banyak lagi dapat lebih mudah diserap tubuh si Kecil dan mendukungnya tumbuh sehat serta kuat dari dalam.

Selamat! Mums berkesempatan mendapatkan Free Sample dari Friso!

Daftar Sekarang